Tuesday, 15 August 2017

15 Agustus 2017

MY NEIGHBOUR






My Neighbour –  Influence To Do (1). Bacaan: Yohanes 9:1-7. Tuhan ingin kita melihat dengan jelas apa yang harus kita lakukan! Tuhan mau kita mempunyai kejelasan akan tujuan kita! Bagaimana kita bisa melihat tujuan hidup kita? Ada beberapa aspek yang ada dalam hidup kita agar kita dapat seimbang. Ingat PIZA kehidupan kita yang meliputi: Spritual, Personally, Financially, Vactionally, Relationally dan Evangelically. Yang harus kita lakukan:
1) Sadari Tuhan PEDULI dengan siapa saya dari pada apa yang saya lakukan!
2) Sadari untuk jadi kita YANG LEBiH BAIK supaya bisa berdampak lebih baik.
Mengasihi diri sendiri dengan memperhatikan setiap area Piza kehidupan kita. Maka kita bisa mengasihi orang lain. Gereja yang sehat/kita semua bukan hanya berbicara tentang: kita diberkati, bertumbuh, tetapi sudah kah kita berdampak/berbuah/menjangkau saudara-saudara kita untuk selangkah lebih dekat datang kepada Tuhan. Tuhan ingin kita memikirkan Keselamatan jiwa-jiwa lebih dari pada keinginan kita sendiri! Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#MyNeighbour

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Mazmur 91-93
PB: Lukas 5:1-16

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

(Sumber: Bahan dari Warta Komsel AOC 13 Agustus 2017)


Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 15 Agustus 2017. SURAT YANG TAHAN LAMA. Bacaan: 2 Korintus 3:1-5. Kamulah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami, yang dikenal dan dapat dibaca oleh semua orang (2 Korintus 3:2). Saat bersih-bersih rumah, saya menemukan surat yang dikirim oleh teman SMP sekitar sepuluh tahun sebelumnya. Saya terkejut melihat bahwa kertas surat tersebut masih dalam kondisi baik. Tulisan dalam surat itu pun masih belum berubah warna, kabur, atau luntur karena berlalunya waktu. Saya pun segera larut dalam kenangan masa lalu bersama si pengirim surat ketika kami masih menempuh pendidikan di sekolah yang sama. Ketika mengamati kondisi surat tersebut, saya teringat dengan pernyataan Paulus mengenai kehidupan umat Tuhan yang disamakan dengan sebuah surat. Bagi Paulus, umat Tuhan yang sangat dikasihinya itu ibarat surat pujian yang tertulis dalam hati, dikenal, dan dibaca oleh semua orang. Tentu Paulus tidak berharap umat Tuhan menampilkan isi surat yang negatif, sehingga memperburuk pandangan orang lain tentang Kristus. Melalui sikap, perkataan, maupun tindakan dalam kehidupan sehari-hari, Paulus menghendaki agar kehidupan umat Tuhan menampilkan “isi surat” yang dapat menjadi berkat dan pujian yang positif, supaya orang lain tertarik untuk mengenal Pribadi Kristus. Memang tidak mudah menjalani hidup secara konsisten untuk menjadi berkat dan kesaksian bagi sekeliling kita. Itulah sebabnya, kita memerlukan anugerah Tuhan supaya kita dimampukan untuk konsisten menampilkan kehidupan yang mencerminkan Kristus dalam keseharian kita. Kiranya kita dimampukan untuk menjadi surat terbuka yang “tahan lama”, dengan harapan agar melalui teladan hidup kita, orang-orang tertarik untuk mengenal Dia. SURAT SEBAGUS APA PUN, TETAPI ISINYA TIDAK BISA DIBACA AKAN PERCUMA. Selamat pagi. Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Mazmur 91-93 dan Lukas 5:1-16.

No comments:

Post a Comment