Thursday, 30 June 2016

Tidak Aneh Lagi

I AM BLESSED




Tidak Aneh Lagi
-I Am Blessed #6-
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Lukas Soetopo
June 05th 2016


Intro:
Apa karakteristik sebuah kota yang baik? Baik kota besar atau kecil, kota dengan perumahan lebih lengang atau kota dengan perumahan lebih berdempetan. Apa yang menyebabkan sebuah kota menjadi sebuah kota yang baik? Kota dimana orang bisa merasakan:
  1. Sense of belonging = unique identity (sense of place) – dimana orang bisa merasa terterima, terakomodir.
  2. Comfortable place to live, visit and do business (nyaman ditinggali, dikunjungi dan bekerja)
  3. Strong community = resilient (memberi ketahanan, mendukung orang yang ada disana)
  4. Healthy people! (bukan hanya sehat secara fisik, tapi ekonomi, emosi dan rohani yang sehat)

Komunitas yang sehat dan hidup adalah tempat yang menyediakan kesempatan, sumber, dan lingkungan buat anak, pemuda, orang dewasa untuk menghasilkan/membuahkan kehidupan yang maksimal.

Pikirkan/bayangkan bagaimana orang jadi lebih baik dalam mengatur waktu, hidup pribadinya, kesehatan fisiknya, keuangannya, emosinya, cara menghadapi tantangannya, termasuk kesehatan rohaninya – ini membuat orang mengalami Maximize their life outcomes!

Tidak terkecuali, semua orang, di setiap keluarganya, pekerjaannya, team worknya, gereja, komsel, selalu akan melihat tantangan, dan ternyata jawaban dari semua tantangan yang ada adalah : KITA!! Setiap orang berperan menjadi jawaban yang TUHAN mau!

BAGAIMANA MEMBANGUN HUBUNGAN KOMUNITAS YANG SEHAT??
BACA: GALATIA 5:9-10; Galatia 5:13-16 ; Galatia 5:9-26
Apa yang Paulus ucapkan dari sejak dulu, sudah bicara soal bagaimana setiap orang belajar memberi kontribusi yang baik dalam komunitas. Bukan merusak, bukan semaunya, bukan selalu berpikir saya dapat apa, bukan seenaknya, bukan memecah belah, tapi memberi kontribusi yang baik, saling melayani dan mengalami buah-buah roh.

Supaya kita dan orang lain bisa menemukan:
enjadi sebuah kota yang baik? Kota dimana orang bisa merasakan:
  1. Sense of belonging = unique identity (sense of place) – dimana orang bisa merasa terterima, terakomodir.
  2. Comfortable place to live, visit and do business (nyaman ditinggali, dikunjungi dan bekerja)
  3. Strong community = resilient (memberi ketahanan, mendukung orang yang ada disana)
  4. Healthy people! (bukan hanya sehat secara fisik, tapi ekonomi, emosi dan rohani yang sehat)

MENGAPA PAULUS MENJELASKAN INI:
Karena sebuah keluarga, sebuah tim, sebuah komunitas bisa menjadi tempat belonging, menjadi tempat yang comfortable to live and visit, menjadi tempat yang strong community dan tempatnya healthy people, ketika orang-orangnya menjadi TERPREDIKSI, KONSISTEN dan BERKOMITMEN.

APA YANG HARUS KITA LAKUKAN UNTUK MENCIPTAKAN INI SEMUA?
  1. Tetapkan DISIPLIN waktu
  2. Jangan BERHUTANG
  3. Jangan MEMBUKA CELA (antar lawan jenis)
  4. Jangan OVER TIME
  5. Jangan MEMBOSANKAN
  6. Jangan berpusat pada DIRI SENDIRI, tapi pada KITA
  7. Jangan hanya DILAYANI, tapi kita ada untuk MELAYANI
Kalau kita melihat 7 hal ini di dalam keluarga, di dalam pekerjaan, team atau komsel kita, maka Anda sedang melakukan GALATIA 5:9-26 dalam praktek kehidupan!

Ingat bahwa PEOPLE ARE BETTER TOGETHER. Orang India berkata: Unkiye, artinya: we are better together! Sebab, siasat adu domba terus dilemparkan kepada kelompok orang India. Bangsa modern yang mau menjajah dan merampas tanah mereka, ingin merusak kesatuan mereka, kekompakan mereka. Oleh karena itu, semboyan ini yang dimiliki oleh beberapa leader yang tidak mau diadu domba, mereka berkata:

We are better together!
People are Better Together

Komunitas “TIDAK ANEH LAGI” bagi kita! Tapi justru komunitas tempat yang membangun bagi kita! Dimana semua orang dimaksimalkan! Dimana semua orang memberi kontribusi! Komunitas yang sehat adalah tempat regenerasi dan tempat support bagi banyak orang. Mari menjadi bagian dan memberi kontribusi untuk membangun komunitas yang sehat. 

No comments:

Post a Comment