Thursday, 30 June 2016

FLY

I AM BLESSED




FLY
-I Am Blessed #8-
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elisha Soetopo
June 19th 2016


Intro:
Minggu lalu media sosial Indonesia diributkan oleh adanya penggusuran warung seorang Ibu di Serang, Banten, karena dia berjualan selama bulan puasa. Banyak orang membicarakan, mem-post di sosial media, dan mengekspresikan kegeraman mereka atas apa yang terjadi.

Luar biasanya, orang tidak hanya sekedar membicarakan, tapi beberapa orang langsung BERGERAK dan mengumpulkan dana sumbangan untuk ibu ini. Total ibu ini mendapatkan Rp 260 juta untuk membantu kehidupannya. Wow! Ternyata, ada sebuah dampak yang nyata, yang terjadi saat manusia bergerak bersama-sama.

Minggu lalu kita diajarkan “KITA lebih baik dari gue” – bersama-sama lebih baik daripada satu orang saja. Dan kenyataan ini menunjukkan kepada kita, bahwa sebenarnya, dalam diri manusia, ada keinginan untuk terlibat dalam sesuatu di luar kepentingan dirinya sendiri.

Maslow’s Hierarchy of Needs. Morality, Creativity, Spontaneity, Problem Solving (moralitas, kreativitas, spontanitas, kemampuan menyelesaikan masalah/memberi solusi) – ada di puncak kebutuhan manusia. Artinya, manusia menemukan arti hidup saat dia melakukan sesuatu di luar dirinya sendiri, yang berdampak bagi orang lain. Siapapun kita hari ini, ternyata dalam setiap manusia, ada kebutuhan untuk melakukan sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri.

Efesus 2:10

We are so BLESSED! Kita diberi Tuhan kesempatan untuk terlibat dalam projek-Nya, yang lebih besar dari diri kita sendiri.
Di konteks gereja, kita menyebut hal ini (yaitu melakukan sesuatu sesuai talenta kita, untuk kepentingan orang lain/bersama), dengan kata-kata ini: MELAYANI.
It’s very simple: Melakukan sesuatu sesuai talenta kita, untuk kepentingan orang lain/kepentingan bersama.

1 Korintus 12:27
Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.”

  1. Melayani adalah FUNGSI (Service Others)
A team works best when everyone has a role and functioning.” (Sebuah tim bekerja dengan baik saat setiap anggotanya punya peranan dan berfungsi). Contoh: mata melihat, kaki berjalan. Tugas atau fungsi? FUNGSI. Melayani adalah BERFUNGSI. Sebuah tim bekerja dengan baik saat SETIAP anggotanya punya peranan dan berfungsi. Anda semua punya peranan, dan kesatuan ini butuh fungsi anda. WE need YOU! Karena melayani adalah ber-Fungsi. Sebagai anggota tubuh, kita harus berfungsi.

  1. LENGKET
Bicara tentang kesatuan tubuh, bisakah anggota-anggota tubuh kita ini berfungsi dan berjalan sendirian? Tentunya tidak. Kalau kita adalah kesatuan tubuh, untuk melayani, kita harus saling LENGKET satu dengan yang lainnya. Terhubung satu dengan yang lainnya.
Supaya fungsi bisa berjalan dengan baik. 1 Petrus 2:5. Saat Anda jadi bata, membangun rumah. Anda akan menahan beban dari bata-bata yang di atas Anda; juga akan “memberi tekanan” bata-bata yang di bawah Anda. Dan bata-bata ini, kalau hanya sekedar disusun, begitu disenggol sedikit, jatuh! Karena itu, dibutuhkan SEMEN untuk bisa meLENGKETkan bata-bata ini antara satu dengan yang lain, dan menjadi sesuatu yang berguna. Apa yang bisa membuat kita LENGKET??? KOMITMEN!!!

  1. YOU NEVER KNOW
(Story). Suatu hari ada satu grup tour orang Indonesia, berlibur ke Jerman. Di Jerman, dipimpin oleh tour guide yang agak sedikit aneh. Saat mereka sedang dalam perjalanan di dalam bus, tour guide ini berkata “Ayo kita lakukan percobaan.” Tour guide ini minta supir bus untuk menepi dan meminta semua anggota tour keluar, berdiri di pinggir jalan dan memandang ke atas, ke langit kosong. “Pandanglah langit, seolah-olah Anda melihat sesuatu yang luar biasa di sana. Mumpung Anda tidak bisa bahasa Jerman, jadi Anda tidak perlu peduli apa yang dikatakan orang nanti” kata si tour guide.
Jadi itu yang mereka lakukan. Tidak lama kemudian, satu mobil berhenti di dekat bus itu. Pengemudinya turun, berjalan ke arah kelompok tour ini, sambil melihat ke atas. Setelah itu, beberapa mobil berturut-turut berhenti dan pengemudi (bahkan beserta penumpangnya) melakukan yang sama. Orang-orang yang berjalan kaki juga ikut melakukan hal yang sama. Sebagian dari mereka bertanya-tanya ada apa. Setelah kira-kira 20 mobil berhenti, tour guide itu lalu mengajak semua anggotanya masuk ke dalam bus. “Ayo, ayo, masuk lagi, kita ke destinasi yang berikutnya.” Jadi mereka meninggalkan kerumunan orang-orang yang keheranan itu, melanjutkan tour mereka sambil tertawa-tawa melihat kelakukan orang-orang itu.
Ketika kemudian mereka melewati jalan itu lagi dalam perjalanan pulang, sudah ada antrean mobil yang panjang dan jumlah orang yang menatap ke langit makin banyak, bahkan tidak sedikit yang membawa kamera (dari kamera handphone sampai kamera SLR yang canggih), memotret langit! Haha! Dari apa? Sekelompok orang, yang melakukan suatu hal, bersama-sama, dalam jangka waktu tertentu! Sesuatu yang sangat silly, sangat konyol, tapi you never know… Anda tidak pernah tahu dampak yang bisa dibuat dari hal itu! #AmosCahyadiStory; Djohan Handojo Story.

AOC, You never know! Anda tidak pernah tahu, dampak yang Anda bisa lakukan… Anda tidak pernah tahu, siapa yang tersentuh dan terberkati oleh apa yang Anda lakukan. Anda tidak pernah tahu, orang seperti apa yang akan Tuhan pakai, karena dampak dari anda berFungsi, dan Lengket kepada satu dengan yang lain! We are so blessed, Tuhan mengajak kita dan memberi kita kesempatan untuk MELAYANI. Let’s do it well

No comments:

Post a Comment