Wednesday, 29 June 2016

29 Juni 2016

I AM BLESSED




Mazmur 92:1-15. Ayat 13: “mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.” Ayat 14: “Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar.” Ayat 15: “untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.” Mazmur 92 ini mengingatkan kita bahwa berapapun usia kita , kita dapat memiliki kehidupan yang segar dan berbuah . Pria ataupun wanita, besar/kecil mereka yang telah DITANAM di tanah yang subur dalam “Kebun Allah” akan terus BERBUAHmenjadi gemuk dan segar (15). Barangsiapa tinggal di dalam AKU & AKU di dalam DIA, akan terus “berbuah banyak” (Yoh 15:5). Mungkin kehidupan jasmani kita akan semakin merosot, bahkan mungkin tubuh kita mulai nyeri dll, namun manusia BATINIAH kita dapat diperbaharui dari sehari ke sehari (2 Kor 4:16) . Amin. Sudahkah kita BERBUAH? Segar & Gemuk? (tertanam, bertumbuh & berkomitmen) sehingga BUAH-Nya menjadi berkat dan memberkati sesama?)

Xavier Quentin Pranata
Anak buah yang hanya bisa menuntut tanpa mau jadi pengikut adalah karyawan pengecut.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 29 Juni 2016. Bukan Manusia Super. Ia akan diolok-olok, diludahi, dicambuk dan dibunuh, tetapi sesudah tiga hari Ia akan bangkit (Markus 10:34). Manusia cenderung menyukai yang serbasuper, serbahebat, serbadahsyat. Tokoh-tokoh pahlawan dalam komik dan film digambarkan demikian. Semboyan Olimpiade “lebih cepat, lebih kuat, lebih tinggi” secara tersirat mengajak kita bernyanyi, ”Jadilah manusia super!” Manusia beranggapan bahwa di tengah kehidupan yang penuh persaingan ini, mereka yang kuatlah yang akan selamat. Tuhan Yesus menyebut diri-Nya “Anak Manusia.” Artinya, Mesias yang taat sepenuhnya pada Bapa, termasuk menanggung penderitaan di kayu salib, demi menyelamatkan umat manusia. Dia bukan Mesias yang memakai kekerasan dan kekuatan, melainkan Mesias yang lemah lembut dan rendah hati, bahkan jatuh ke tangan musuh untuk disiksa dan mati. Para murid Tuhan Yesus pada waktu itu sulit menerima sosok Mesias yang seperti itu. Sebagian orang pada masa kini pun berpendapat demikian. Tetapi, apa artinya menolak Mesias yang seperti itu? Itu berarti menolak karya keselamatan Allah dalam diri Kristus Yesus. Itu berarti melanggengkan jalan kekuatan dan kekerasan. Itu berarti kehilangan hakikat hidup sebagai manusia. Ketika kita menyambut karya keselamatan-Nya, Tuhan Yesus menyediakan kehidupan baru bagi kita. Hidup baru ini tidak selalu nyaman. Ada saatnya kita ditantang untuk berkurban pula, direndahkan dan dihina, demi ketaatan kepada Tuhan dan dalam rangka pelaksanaan tugas dan panggilan sebagai pewarta keselamatan Allah. Syukurlah, Tuhan Yesus akan menyertai dan menguatkan kita menghadapi tantangan tersebut —HPG. TUHAN TIDAK MEMERLUKAN MANUSIA YANG HEBAT, MELAINKAN MANUSIA YANG RELA UNTUK MENJALANKAN MISI-NYA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Kej 39:21 – TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-NYA kepadanya dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu! Bersama YESUS selalu ada jalan. Kalau DIA buka jalan. Tidak ada yang bisa menutupnya. Yes. Ok. Pasti! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

No comments:

Post a Comment