I
AM BLESSED
Mazmur
92:1-15. Ayat 13: “mereka
yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.”
Ayat 14: “Pada masa tua
pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar.”
Ayat 15: “untuk
memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak
ada kecurangan pada-Nya.”
Mazmur 92 ini mengingatkan kita bahwa berapapun usia kita ,
kita dapat memiliki kehidupan yang segar dan berbuah .
Pria ataupun wanita, besar/kecil mereka yang telah DITANAM
di tanah yang subur dalam “Kebun Allah” akan terus BERBUAHmenjadi
gemuk dan segar (15). Barangsiapa tinggal di dalam AKU & AKU di
dalam DIA, akan terus “berbuah banyak” (Yoh 15:5). Mungkin
kehidupan jasmani kita akan semakin merosot, bahkan mungkin tubuh
kita mulai nyeri dll, namun manusia BATINIAH kita dapat diperbaharui
dari sehari ke sehari (2 Kor 4:16) .
Amin. Sudahkah kita BERBUAH?
Segar & Gemuk? (tertanam, bertumbuh & berkomitmen) sehingga
BUAH-Nya menjadi berkat dan memberkati sesama?)
Xavier
Quentin Pranata
“Anak
buah yang hanya bisa menuntut tanpa mau jadi pengikut adalah karyawan
pengecut.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Rabu, 29 Juni 2016. Bukan Manusia Super. Ia akan diolok-olok,
diludahi, dicambuk dan dibunuh, tetapi sesudah tiga hari Ia akan
bangkit (Markus 10:34). Manusia cenderung menyukai yang serbasuper,
serbahebat, serbadahsyat. Tokoh-tokoh pahlawan dalam komik dan film
digambarkan demikian. Semboyan Olimpiade “lebih cepat, lebih kuat,
lebih tinggi” secara tersirat mengajak kita bernyanyi, ”Jadilah
manusia super!” Manusia beranggapan bahwa di tengah kehidupan yang
penuh persaingan ini, mereka yang kuatlah yang akan selamat. Tuhan
Yesus menyebut diri-Nya “Anak Manusia.” Artinya, Mesias yang taat
sepenuhnya pada Bapa, termasuk menanggung penderitaan di kayu salib,
demi menyelamatkan umat manusia. Dia bukan Mesias yang memakai
kekerasan dan kekuatan, melainkan Mesias yang lemah lembut dan rendah
hati, bahkan jatuh ke tangan musuh untuk disiksa dan mati. Para murid
Tuhan Yesus pada waktu itu sulit menerima sosok Mesias yang seperti
itu. Sebagian orang pada masa kini pun berpendapat demikian. Tetapi,
apa artinya menolak Mesias yang seperti itu? Itu berarti menolak
karya keselamatan Allah dalam diri Kristus Yesus. Itu berarti
melanggengkan jalan kekuatan dan kekerasan. Itu berarti kehilangan
hakikat hidup sebagai manusia. Ketika kita menyambut karya
keselamatan-Nya, Tuhan Yesus menyediakan kehidupan baru bagi kita.
Hidup baru ini tidak selalu nyaman. Ada saatnya kita ditantang untuk
berkurban pula, direndahkan dan dihina, demi ketaatan kepada Tuhan
dan dalam rangka pelaksanaan tugas dan panggilan sebagai pewarta
keselamatan Allah. Syukurlah, Tuhan Yesus akan menyertai dan
menguatkan kita menghadapi tantangan tersebut —HPG. TUHAN TIDAK
MEMERLUKAN MANUSIA YANG HEBAT, MELAINKAN MANUSIA YANG RELA UNTUK
MENJALANKAN MISI-NYA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Kej
39:21 – TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-NYA
kepadanya dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu!
Bersama YESUS selalu ada jalan. Kalau DIA buka jalan. Tidak ada yang
bisa menutupnya. Yes. Ok. Pasti! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

No comments:
Post a Comment