Tuesday, 21 June 2016

21 Juni 2016

I AM BLESSED




Mengapa Harus Ibadah? Komsel dan Melayani? Manusia akan menemukan arti hidupnya saat ia MELAKUKAN SESUATU (BERFUNGSI) diluar dirinya sendiri yang berdampak bagi orang lain. Kita semua adalah tubuh Kristus & kamu masing-masing adalah anggotanya (1 Kor 12:27). Setiap kita itu punya peranan & berfungsi. Kalau kita adalah Tubuh Kristus, maka kita harus LENGKET (nempel) satu dengan lainnya/terhubung satu dengan lainnya. Untuk LENGKET dibutuhkan semen & apa yang membuat kita semua bisa LENGKET? KOMITMEN. Dan kita tidak pernah tahu/you never know, dampak apa yang bisa terjadi kalau kita semua mengerti: Setiap kita itu punya Fungsi (berguna), kita harus lengket & punya komitmen jika kita ini adalah anggota Tubuh Kristus . Ada dampak yang positif yang bisa kita berikan untuk orang-orang di generasi dibawah kita/generasi selanjutnya, terutama untuk “anak-anak” kita. Amin.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Ams 17:22 – HATI yang GEMBIRA adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang! Wow... Jangan susah, apalagi putus asa. Ayoo bersukacita, pasti SEHAT, KUAT! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Xavier Quentin Pranata
Salah satu sikap untuk bisa menikmati hidup adalah rasa cukup.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 21 Juni 2016. Mencari KTP. Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu dirham, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? (Lukas 15:8). Saya memiliki Ibu yang sudah tua dan tidak mampu beraktivitas maksimal sehingga untuk urusan yang cukup berat dibantu anak-anaknya. Suatu hari untuk urusan kependudukan, saya membutuhkan KTP Ibu. Karena teledor, saya lupa tempat menyimpannya. Saya mencarinya secermat mungkin, membongkar lemari, memeriksa satu per satu laci yang ada. Akhirnya KTP itu ketemu, terselip di lembaran fotokopi surat tanah. Saya sangat bersukacita telah menemukannya. Ada hal-hal tertentu yang kita anggap sangat penting sehingga saat hilang kita berupaya keras mencarinya sampai ketemu. Bagi Tuhan, nyawa orang berdosa sangat berharga. Untuk memperjelas hal ini, Yesus menceritakan perumpamaan tentang dirham yang hilang. Seorang perempuan yang memiliki 10 dirham, kalau ia kehilangan satu saja di antaranya, akan mencarinya dengan cermat. Ia akan menyalakan pelita dan menyapu rumahnya (ay. 8). Kalau ia sudah menemukannya, ia akan bersukacita dan memberitahukannya pada para sahabat dan tetangganya (ay. 9). Hati Tuhan pun sangat senang melihat ada orang berdosa bertobat dan mengikuti-Nya. Karena itu, kita patut bersukacita dan bersemangat kalau gereja kita membaptis jiwa baru, yang kita tahu dulu hidupnya bejat dan jahat, bukannya memusuhi dan mengucilkannya. Satu orang berdosa bertobat, malaikat-malaikat Tuhan bersukacita. Oleh karena itu, mari kita giat mencari jiwa baru untuk Tuhan. Kalau kita bisa giat mencari barang berharga yang hilang, kiranya kita juga dimampukan mencari “domba” Allah yang hilang —RTG. MARI KITA GIAT MENCARI JIWA-JIWA BARU UNTUK TUHAN AGAR MEREKA BERTOBAT DAN DISELAMATKAN. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment