Thursday, 30 June 2016

MELAYANI

I AM BLESSED




MELAYANI
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Lukas Soetopo
June 26th 2016



Intro:
Perbedaan budaya barat dan timur.

POINT:
Hal ini terlihat sederhana, tapi “tanpa kita sadari, itu mempengaruhi cara pandang kita terhadap TUHAN.” Manusia melihat atau mengukur dari kacamata budaya.

Untuk pekerjaan pelayanan Rumah Tuhan di awal-awal jaman perjanjian Lama, ketika sebutannya Kemah Tabernakel.
Bilangan 3:6, “Lalu Musa mencatat mereka sesuai dengan titah Tuhan, seperti yang diperintahkannya.”
Berarti detail area pelayanan, siapa-siapa yang bisa melayani di area itu, semuanya diperhatikan Tuhan, bahkan harus sesuai dengan perintah Tuhan.

Ayat 25
Yang harus dipelihara bani Gerson dalam Kemah Pertemuan ialah Kemah Suci dan Kemah dengan tudungnya (hari ini atapnya), tirai pintu Kemah Pertemuan.
Ayat 26
Layar pelataran (halamannya) dan tirai pintu pelataran yang ada di sekeliling Kemah Suci dan mezbah dan talinya, termasuk segala pekerjaan yang berhubungan dengan semuanya itu.
Ayat 27
Puak Kehat terdiri dari Kaum Amram, kaum Yizhar, kaum Hebron dan Kaum Uziel; itulah kaum-kaum Kehat. Barang kudus adalah perkakas yang ada di ruang Maha Kudus.

Pelihara” artinya membersihkan, maintenance.

Detail area pelayanan, siapa-siapa yang bisa melayani di area itu, semuanya diperhatikan Tuhan, bahkan harus sesuai dengan perintah Tuhan.”

Kalau kita mau tahu betapa pentingnya ini dan sangat seriusnya ini di hadapan Tuhan, ayat 10 menceritakan: “Tetapi Harun dan anak-anaknya haruslah kau tugaskan untuk memegang jabatannya sebagai imam, sedang orang awam yang mendekat harus dihukum mati.”

Detail area pelayanan, siapa-siapa yang bisa melayani di area itu, semuanya diperhatikan Tuhan, bahkan harus sesuai dengan perintah Tuhan.”

Melayani Tuhan bukan dengan kacamata budaya timur atau barat, TAPI melayani Tuhan memakai kacamata Tuhan.

SEMUA PELAYANAN DI MATA TUHAN ADALAH PENTING.

Hal terkecil yang Anda lakukan buat Tuhan, itu berharga di mata Tuhan. Hal-hal yang Anda pandang rendah untuk Anda lakukan, itu berharga di mata Tuhan. “Jangan biarkan (budaya) itu mempengaruhi cara pandang kita terhadap Tuhan.”

Tuhan tidak pandang posisi Anda, yang Tuhan pandang hati Anda.”

Lukas 22:27 – Siapa yang lebih penting: orang yang makan atau orang yang melayani dia?

Melayani Tuhan bukan tentang rendah/tinggi perbuatan kita, tapi kehormatan kita kepada Tuhan.

WHAT CAN I DO? APA YANG HARUS AKU LAKUKAN?
  1. Melayani bukan tentang Aku
Paulus – Kisah 20:19 dengan segala rendah hati aku melayani Tuhan. Kerendahan hati artinya: bukan tentang aku (posisiku, penghasilanku, dll), tapi tentang Tuhan. Tuhan tidak pandang posisi Anda, yang Tuhan pandang hati Anda.
  1. Melayani Tuhan tanpa Gangguan (dengan Kemurnian)
1 Korintus 7:35 melayani Tuhan tanpa gangguan. Jangan biarkan reputasimu mengganggu ketulusanmu.
  1. Melayani Tuhan dengan Rela
Efesus 6:7 – dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia. Rela = I will don anything for God (tanpa pamrih).

Kesimpulan:
Melayani TUHAN bukan tentang rendah/tinggi perbuatan kita, tapi kehormatan kita kepada TUHAN.

No comments:

Post a Comment