Amsal 27:20, “Dunia orang mati dan kebinasaan tak akan
puas, demikianlah mata manusia tak akan puas.”
Bila ketidakpuasan dikaitan
dengan Kematian / Kebinasaan, sangat mengerikan tentunya. Miliki HATI yang luas
agar sanggup melihat Kebaikan & Anugerah Tuhan besar dalam setiap hidup
kita, sehingga dimampukan untuk memiliki “Kepuasan”. Amin J
Respon 1 :
Sangat memberkati... Terima kasih Ayi....
Respon 2 :
“Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus
Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan
memandang muka.” (Yakobus 2:1) Marilah kita mengasihi semua saudara kita dalam
Kristus dengan tulus dan tanpa memandang rupa, suku, kekayaan dan jabatan. Dan
tidak memperlakukan yang satu lebih istimewa dari yang lain. Sebab... God does
not show favoritism...
Respon 3 :
Syalom. Amin... “Angkatlah tanganmu ke tempat kudus dan
pujilah TUHAN! Kiranya TUHAN yang menjadikan langit dan bumi, memberkati engkau
dari Sion.” (Mazmur 134:2-3). Terima kasih Ibu Siu, selamat siang. TUHAN
memberkati.
Respon 4 :
Kemarahan belum tentu salah. Ia menjadi salah jika kita mengekspresikannya dengan cara yang tidak
pantas atau merusak (Rick Warren). Amsal 19:11, “Akal budi membuat seseorang
panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran.” Jika kita
tidak bisa menjaga hati kita, maka tidak akan ada orang lain yang dapat
menjaganya bagi kita. Untuk mengendalikan emosi dibutuhkan kontrol diri yang
ketat, sehingga ketika marah ekspresi kita tidak merusak hubungan dengan orang
yang kita marahi, tetapi mengajak orang itu untuk menyadari kesalahannya. Tidak
ada kata terlambat untuk mengubah tata krama hidup kita, bila begitu sulitnya,
berdoalah dengan sungguh sungguh kepadaNya agar Roh Kudus membantu segala
kelemahan kita, agar kita semakin hari semakin berkenan kepada Tuhan dan sesama
manusia. Efesus 5:15-16, “Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana
kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah
waktu yang ada, karena
hari-hari ini adalah jahat.” Selamat Pagi.
No comments:
Post a Comment