1
Tesalonika 5:18, “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang
dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” Bila keadaan tidak
menyenangkan bahkan merugikan kita? Apakah kita bisa mengucap syukur?? Apabila
Tuhan ijinkan masalah datang, dapatkah kita menerima secara
positif bahwa Tuhan punya rencana dalam setiap hal yang terjadi dalam hidup
kita? Miliki Hati yang Bersyukur maka segala sesuatu akan nampak indah
bahkan kita akan melihat maksud & tujuan Allah dalam hidup kita. Amin.
Respon :
SAAT TEDUH. Minggu,14
September 2014. HARGA PSIKOLOGIS. Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua
orang. Tuhan sudah dekat! (Filipi 4:5) Begitu keluar dari Mall of Asia di
Manila, sebuah taksi menghampiri kami sekeluarga. Sopirnya, yang berusia cukup
lanjut, dengan sigap membukakan pintu sambil tersenyum ramah. Kami masuk ke
taksi dan duduk dengan nyaman. Saya merasakan damai sejahtera, terlebih saat
melihat di dashboard mobil ada salib dan Alkitab kecil berbahasa Tagalog. Pak
sopir mengajak saya berbicara. Ia bukan hanya menanyakan tujuan kami,
tetapi juga menyaran-kan tempat-tempat lain untuk kami kunjungi.
Pembicaraan bahkan sampai kepada masalah keluarga. Dengan penuh ucapan syukur
dia berkata bahwa meskipun sudah cukup tua, ia tidak mau pensiun. “Saya bahagia
bisa tetap bekerja,” ujarnya. Akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan
taksinya sepanjang hari itu. Harga yang dia tawarkan, meskipun lebih mahal dari
harga normal, saya setujui dengan senang hati. Kami terpikat oleh keramahan dan
pelayanannya yang memuaskan. Sebagai orang yang sudah ditebus dengan kasih yang
begitu besar dari Tuhan kita Yesus Kristus, kebaikan hidup kita sudah
seharusnya me-mancar dan memberkati orang-orang yang kita temui. Dengan penuh
sukacita, kita mene-ruskan kebaikan yang Tuhan limpahkan da-lam hidup kita
kepada mereka. Jika kita mem-punyai tujuan yang jelas tentang keberadaan kita
di muka bumi, yaitu menjadi saksi-Nya, kita akan melakukan
apa saja dengan
hati
yang gembira dan tidak bersungut-sungut. Dan, hati kita akan
dipenuhi sukacita tersebut jika mata kita senantiasa memandang Bapa yang
mengasihi kita. LAKUKAN YANG TERBAIK. APA YANG ENGKAU TABUR AKAN ENGKAU
TUAI.—Og Mandino. Selamat Hari Minggu. Selamat beribadah, Tuhan Yesus
memberkati.
No comments:
Post a Comment