Sunday, 28 September 2014

28 September 2014 - BERIBADAH

1 Timotius 6:6-8, “Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa- apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.”
Sudahkah kita merasa CUKUP dengan apa yang kita miliki saat ini?? Sehingga ketika kita “BERIBADAH” (hidup keseharian kita) yaitu TETAP PERCAYA, tetap setia, tetap taat maka Tuhan pasti memberi KEUNTUNGAN BESAR... Amin!
Respon 1 :
SAAT TEDUH. Minggu, 28 September 2014. Tetap Fokus Berusaha. Tetapi kami terus membangun tembok sampai setengah tinggi dan sampai ujung-ujungnya bertemu, karena seluruh bangsa bekerja dengan segenap hati (Nehemia 4: 6). Lionel Messi pernah ditolak klub besar Argentina River Plate karena tinggi badannya. Teman-temannya mengejek, ia tidak akan pernah menjadi pesepakbola profesional. Bukannya patah semangat, ia terpacu untuk terus berlatih. Akhirnya seorang pencari bakat dari tim Barcelona melihat kecakapannya dan mengajaknya berlatih di Akademi Barcelona. Hingga saat ini, bersama tim Barcelona, Messi memegang rekor meraih Ballon d’Or, penghargaan pemain sepakbola terbaik paling bergengsi di Eropa, sebanyak empat kali berturut-turut. Untuk diketahui, tinggi badan Lionel Messi hanya 169 cm. Bangsa Yahudi juga diejek ketika mulai membangun    kembali    tembok   Yerusalem. Pada zaman itu, batu yang digunakan adalah batu lunak, yang akan hancur jadi debu ketika dibakar karena cairan yang terkandung di dalamnya menguap. Hal itulah yang dijadikan bahan ejekan oleh Sanbalat. Sungguh suatu serangan mental yang berat. Namun, Nehemia menghadapinya dengan doa. Dengan keteguhan hati, ia tetap fokus membangun karena ia yakin Allah akan membuat usahanya berhasil. Keberhasilan itulah yang akan membungkam semua ejekan yang ditujukan kepada mereka. Ketika menghadapi cemoohan orang lain, tak perlu kita mem-balasnya. Saat berbagai kesulitan mengham-bat pekerjaan dan pelayanan, tetaplah fokus melakukan tugas kita. Seperti Nehemia, hendaklah kita membawanya dalam doa kepada Allah dan tetap tekun berusaha. Jangan pernah meragukan penyertaan Allah dan yakinlah bahwa Dia akan membawa kita pada keberha-silan.—SETIAP BATU YANG DILEMPARKAN  DAPAT  KITA  GUNAKAN  UNTUK MEMPERKOKOH PEMBANGUNAN PEKERJAAN ALLAH. Selamat beribadah. Selamat melayani. Happy Sunday. Tuhan Yesus memberkati.

Respon 2 :
Minggu, 28 September 2014. Bacaan: Mazmur 121:1-8. Setahun: Zakharia 1-7. Nats: Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel (Mazmur 121:4). SEKALI UNTUK SELAMANYA. Di London dalam Perang Dunia II, seorang wanita menghilang setelah serangan bom dari udara. Para tetangga mengira ia meninggalkan kota atau bahkan sudah meninggal. Beberapa hari kemudian, mereka bertemu dengannya di jalan raya dan bertanya ke mana saja ia selama ini. Ia menjawab tidak pergi ke mana-mana. “Tapi apa yang kauperbuat selama pengeboman?” tanya mereka. “Saya tidur saja,” jawabnya. “Apa kamu tidak merasa takut?”    “Tidak.    Setelah    saya   membaca Alkitab yang mengatakan Allah itu tidak tertidur, saya memutuskan bahwa tidak perlu kami berdua berjaga.” 1 Petrus 5:7 terjemahan Amplified mengatakan, “Serahkanlah seluruh kekhawatiranmu (seluruh kecemasanmu, selu-ruh keresahanmu, seluruh keprihatinanmu, sekali untuk selama-lamanya) kepada Dia, sebab Dia memelihara kamu dengan penuh kasih sayang dan menjaga kamu dengan penuh perhatian.” Biasanya ketika kita cemas, kita akan berdoa dan mengatakan kepada Allah bahwa kita menyerahkan segala keta-kutan kita kepada-Nya. Namun yang sering terjadi adalah kita mengutarakan kekhawa-tiran kita bukan satu kali, tapi berulang kali. Itu seperti kita meminta seseorang untuk menjaga rumah selagi kita tidur, tetapi karena tidak yakin bahwa ia tidak akan tertidur, kita lalu bangun berkali-kali untuk memastikan-nya? Sungguh hal yang menyusahkan diri sendiri. Mari belajar menyatakan setiap ke-galauan  kita satu kali untuk selama-lamanya. Mudah? Tidak. Tetapi, kalau kita tidak mau mencobanya, pada akhirnya kitalah yang paling menderita. --Imelda Saputra. UNTUK MELIHAT APAKAH ANDA BISA MEMPERCAYAI ORANG LAIN, BERILAH KEPERCAYAAN KEPADA MEREKA.

JESUS BLESS






No comments:

Post a Comment