Wednesday, 24 September 2014

24 September 2014 - CUKUP = BERSYUKUR


1 Tim 6:6-8, “Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.  Asal  ada makanan dan pakaian, cukuplah.”
Sudahkah kita bersyukur dengan semua yang sudah Tuhan berikan dalam hidup ini? Apakah kita sudah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan?? Mari belajar mensyukuri apa yang sudah Tuhan berikan dalam setiap kehidupan kita masing-masing!
Respon 1 :
Syalom. Amin... “Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.” (Mazmur 16:7). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas. TUHAN memberkati.
Respon 2 :
God allows tests to let us succeed, not fail. God never shuts one door without opening another. (Tuhan membiarkan ujian untuk membuat kita berhasil, bukan gagal. Tuhan tidak pernah menutup satu pintu tanpa membuka yang lainnya). 1 Korintus 10:13, 'Pencobaan pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.' U​kuran 'ujian' dalam pergumulan, tantangan, kesulitan hidup kita adalah besarnya ukuran keyakinan Tuhan atas kemampuan kita menaklukkannya. Itulah sebabnya Tuhan tidak pernah memberikan seorang 'kurcaci' tetapi seorang 'raksasa' kepada Daud untuk menjadi 'musuhnya'. Jadi bangkitlah dan berdiri teguh, Ingatlah ukuran 'musuh' yang kita taklukkan hari ini menjadi ukuran dari masa depan kita, mengucap syukurlah kepadaNya, karena semakin besar ujiannya, semakin besar berkat yang akan kita terima. GBU.
Respon 3 :
1 Raja-Raja 21, cerita tentang Raja Ahab yang serakah. Serakah membuat orang tidak pernah puas dengan pencapaiannya. Dan itu membuat dia menghalalkan segala cara yang menjerumuskan dalam dosa. Rasa cukup membuat kita bisa bersyukur buat apa yang kita miliki saat ini. Meski saat ini nggak ada yang rasanya bisa kita syukuri... Tetaplah bersyukur karena 'hidup itu lebih penting daripada makanan dan Tubuh itu lebih penting dari pada pakaian' bukankah kita sudah mempunyai hidup? Bukankah kita sudah mempunyai tubuh? Bersyukurlah untuk hal-hal itu. Serakah membuat kita jatuh dalam dosa.
Respon 4 :
SAAT TEDUH. Rabu, 24 September 2014. Mengenal ALLAH. “Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!” (Mazmur 34:9). Rasanya bukanlah hal sulit untuk berkata: “Saya mengenal Allah!” Namun, pengenalan itu perlu diuji. Mengenal Allah bu-kan hanya suatu pernyataan yang berdasarkan akal budi. Kita mengenal Allah dengan proses kira-kira seperti mengenal seseorang sebagai sahabat kita. Dalam buku Knowing God, J.I. Parker menjelaskan, mengenal Allah adalah soal keterlibatan pribadi, keterlibatan pikiran, kehendak, dan perasaan. Jika hubungan kita tidak memenuhi unsur-unsur ini, hubungan itu bukanlah hubungan yang benar-benar pribadi. Seperti ketika kita ingin mengenal seseorang, kita perlu terus-menerus menyediakan waktu baginya dan bagi kepentingannya serta siap untuk turut merasakan bebannya. Jika kita mengenal Allah, “Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu!” menjadi hal yang tidak terpisah-kan dari hidup kita. Apa sebenarnya arti me-ngecap? Mengecap berarti 'mencoba' sesuap dari suatu hidangan dengan maksud mencicipi citarasanya. Seorang juru masak tentu me-nganggap masakannya lezat, sedangkan orang lain perlu mengecap atau mencicipinya, baru kemudian memberikan penilaian akan kelezatan masakan itu. Allah adalah sahabat kita. Dengan sahabat, kita berbagi cara berpikir dan minat. Karena itu, untuk dapat mengenal, mengecap, dan melihat kebaikan Allah, tentu saja kita perlu meluangkan lebih banyak waktu untuk bersekutu dalam firman dan dalam doa pribadi kita. Semakin sering kita bersekutu dengan-Nya, semakin banyak kita mengecap kebaikan-Nya, mengenal pribadi-Nya yang mengasihi kita. SEMAKIN KITA MENGENAL ALLAH, SEMAKIN MAMPU KITA MENGECAP SEGALA KEBAIKAN-NYA. Selamat Pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 5 :
Bila langkah kita tidak dijaga sesuai dengan firman Tuhan, cepat atau lambat kita akan takluk kepada penggoda (Mazmur 119:9) - Rev. John Hartman.

JESUS BLESS



No comments:

Post a Comment