Monday, 15 September 2014

15 September 2014 - Stop Complaining

Bilangan 14:11, “TUHAN berfirman kepada Musa: 'Berapa lama lagi bangsa ini menista Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepada- Ku, sekalipun sudah ada segala tanda mujizat yang Kulakukan di tengah-tengah mereka!'”

Seberapa sering kita sebagai anak-anak Tuhan kita masih suka mengeluh, mengomel bahkan komplain kepada Tuhan?? Dimata Tuhan ketika kita mengeluh / mengomel itu artinya kita sama dengan menolak Tuhan bahkan me-lawan Tuhan. Sadarkah kita bahwa mengeluh atau suka komplain itu dosa? Menggerutu / mengomel / protes / komplain adalah bentuk pemberontakan kita atas Kehendak Tuhan?? Berhenti komplain, ucapkanlah syukur senantiasa dalam segala hal... (1 Tes 5:18) Amin.
Respon 1 :
SAAT TEDUH. Senin, 15 September 2014. KEKUATAN CINTA. Kasih itu… tidak pe-marah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. (1 Korintus 13:5b) Tom Riddle, salah satu tokoh jahat dalam serial Harry Potter, sebenarnya adalah pribadi yang rapuh. Ia sangat jahat karena memendam kepahitan sejak masa kanak-kanak. Ia dendam pada sang ayah yang meninggalkannya sewaktu masih dalam kandungan ibunya. Didorong oleh den-dam kesumat itu, ia mencari tahu keberadaan ayahnya dan, sewaktu menemukannya, tak segan membunuhnya. Ia tidak memiliki cinta untuk  mengalahkan dendam    dan    kebencian    yang    terus   membara   di   dalam   hatinya.  Kejahatan   dan   kekejian
menyelubunginya  sampai ia tewas dalam ambisinya untuk menguasai dunia. Kita lebih mudah menyim-pan dendam membara akibat perlakuan orang yang kita anggap tidak adil. Sebaliknya, kita sulit mengingat kebaikan yang pernah orang berikan bagi kita. Beribu kebaikan serasa tak berarti lagi gara-gara suatu pelanggaran yang terjadi. Satu kesalahan bisa menghancurkan segalanya, menjerat kita dalam kekejian. Tetapi, jika kita memiliki kasih yang Tuhan karuniakan kepada orang percaya, kita bisa mengalahkan sakit hati dan kepahitan yang menghampiri kita. Nas hari ini mengatakan bahwa kasih itu tidak pemarah. Artinya, orang yang memiliki kasih tidak akan mudah naik darah. Kasih juga tidak menyimpan kesalahan orang lain. Kita berusaha menyelesaikan masalah secepat mungkin dan melupakan ke-salahan orang lain. Bukan dengan kekerasan, melainkan  dengan kelemahlembutan dan pengampunan. Kalaupun orang itu belum menyadari kesalahannya dan meminta maaf, kita sudah lebih dulu mengampuninya. TIDAK ADA ORANG YANG TERLALU MISKIN SEHINGGA TIDAK MAMPU MEMBERIKAN CINTA. Happy Monday. Selamat Pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2 :
1 Pet 5:7, Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-NYA, sebab IA yang memeliharamu! Kenapa harus kuatir.? Percayalah YESUS sangat mampu menolong n memberkati kita.! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 3 :
Bilangan 14:11, “TUHAN berfirman kepada Musa: 'Berapa lama lagi bangsa ini menista Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepada-Ku, sekalipun sudah ada segala tanda mujizat yang Kulakukan di tengah-tengah   mereka!'”   Dari   mulut  yang sama kita bisa bersyukur saat semua terasa baik, dan kita bisa mengeluh bersungut-sungut ketika semua nggak seperti yang kita harapkan. Ngaku nggak ngaku kita semua seperti itu. Aku kalau stres, ketika dengar alarm pagi bunyi... Yang ada di pikiranku bukan bersyukur pada Tuhan karena masih diijinkan menikmati hari yang baru tapi aku selalu ngomong gini, “aduh Tuhan... Kok aku bangun lagi sih... Seandainya aku bisa tidur terus dan nggak usah bangun lagi pasti itu lebih enak.” Itu juga salah satu bentuk komplain, mengeluh, bersungut-sungut. Aku harus bertobat dan berubah. Thanks God... Sudah mengingatkan aku lagi.
Respon 4 :
“Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN. Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya. Ia mem-bagi-bagikan,  ia  memberikan  kepada  orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan” (Mzm 112:7-9). Have a blessed week.

JESUS BLESS


No comments:

Post a Comment