Bilangan
14:11, “TUHAN berfirman kepada Musa: 'Berapa lama lagi bangsa ini menista
Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepada- Ku, sekalipun sudah
ada segala tanda mujizat yang Kulakukan di tengah-tengah mereka!'”
Seberapa
sering kita sebagai anak-anak Tuhan kita masih suka mengeluh, mengomel bahkan
komplain kepada Tuhan?? Dimata Tuhan ketika kita mengeluh / mengomel itu
artinya kita sama dengan menolak Tuhan bahkan me-lawan Tuhan. Sadarkah kita
bahwa mengeluh
atau suka komplain itu dosa? Menggerutu / mengomel / protes
/ komplain adalah bentuk pemberontakan kita atas Kehendak Tuhan?? Berhenti
komplain, ucapkanlah syukur senantiasa dalam segala hal... (1 Tes 5:18) Amin.
Respon 1 :
SAAT TEDUH. Senin, 15
September 2014. KEKUATAN CINTA. Kasih itu… tidak pe-marah dan tidak menyimpan
kesalahan orang lain. (1 Korintus 13:5b) Tom Riddle, salah satu tokoh jahat
dalam serial Harry Potter, sebenarnya adalah pribadi yang rapuh. Ia sangat
jahat karena memendam kepahitan sejak masa kanak-kanak. Ia dendam pada sang
ayah yang meninggalkannya sewaktu masih dalam kandungan ibunya. Didorong oleh
den-dam kesumat itu, ia mencari tahu keberadaan ayahnya dan, sewaktu
menemukannya, tak segan membunuhnya. Ia tidak memiliki cinta untuk mengalahkan dendam dan kebencian yang terus membara di dalam hatinya. Kejahatan dan kekejian
menyelubunginya sampai
ia tewas dalam ambisinya untuk menguasai dunia. Kita lebih mudah menyim-pan
dendam membara akibat perlakuan orang yang kita anggap tidak adil. Sebaliknya,
kita sulit mengingat kebaikan yang pernah orang berikan bagi kita. Beribu
kebaikan serasa tak berarti lagi gara-gara suatu pelanggaran yang terjadi. Satu
kesalahan bisa menghancurkan segalanya, menjerat kita dalam kekejian. Tetapi,
jika kita memiliki kasih yang Tuhan karuniakan kepada orang percaya, kita bisa
mengalahkan sakit hati dan kepahitan yang menghampiri kita. Nas hari ini
mengatakan bahwa kasih itu tidak pemarah. Artinya, orang yang memiliki kasih
tidak akan mudah naik darah. Kasih juga tidak menyimpan kesalahan orang lain. Kita
berusaha menyelesaikan masalah secepat mungkin dan melupakan ke-salahan orang
lain. Bukan dengan kekerasan, melainkan dengan
kelemahlembutan dan pengampunan. Kalaupun orang itu belum menyadari kesalahannya
dan meminta maaf, kita sudah lebih dulu mengampuninya. TIDAK ADA ORANG YANG
TERLALU MISKIN SEHINGGA TIDAK MAMPU MEMBERIKAN CINTA. Happy Monday. Selamat
Pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2 :
1 Pet 5:7, Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-NYA, sebab
IA yang memeliharamu! Kenapa harus kuatir.? Percayalah YESUS sangat mampu
menolong n memberkati kita.! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 3 :
Bilangan 14:11, “TUHAN
berfirman kepada Musa: 'Berapa lama lagi bangsa ini menista Aku, dan berapa
lama lagi mereka tidak mau percaya kepada-Ku, sekalipun sudah ada segala tanda
mujizat yang Kulakukan di tengah-tengah mereka!'” Dari mulut
yang
sama kita bisa bersyukur saat semua terasa baik, dan kita
bisa mengeluh bersungut-sungut ketika semua nggak seperti yang kita harapkan.
Ngaku nggak ngaku kita semua seperti itu. Aku kalau stres, ketika dengar alarm
pagi bunyi... Yang ada di pikiranku bukan bersyukur pada Tuhan karena masih
diijinkan menikmati hari yang baru tapi aku selalu ngomong gini, “aduh Tuhan...
Kok aku bangun lagi sih... Seandainya aku bisa tidur terus dan nggak usah
bangun lagi pasti itu lebih enak.” Itu juga salah satu bentuk komplain,
mengeluh, bersungut-sungut. Aku harus bertobat dan berubah. Thanks God... Sudah
mengingatkan aku lagi.
Respon 4 :
“Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh
kepercayaan kepada TUHAN. Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang
rendah para lawannya. Ia mem-bagi-bagikan,
ia memberikan kepada
orang
miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya
meninggi dalam kemuliaan” (Mzm 112:7-9). Have a blessed week.
No comments:
Post a Comment