Matius
25:23, “Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia,
engkau telah setia memikul tang-gung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan
memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan
turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” Amin. Sudahkah kita bahagia &
menikmati talenta yang sudah kita miliki saat ini?? Bersyukulah dengan apa yang
telah kita miliki bahkan kembangkan terus setiap kemampuan yang ada pada diri
kita! Niscaya Tuhan akan mempercayakan banyak hal didalam hidup kita ya J.
Semangat...!
Respon 1 :
Nama TUHAN adalah menara yang kuat, kesanalah orang benar
berlari dan ia menjadi selamat. (Amsal 18:10) Dan namaNya adalah Yesus.
Respon 2 :
Ams 16:32, “Orang yang
SABAR melebihi
seorang pahlawan, Orang yang MENGUASAI DIRInya, melebihi
orang yang merebut kota!” Sabar, sabar... Ya,sabar... Pasti HEBAT! Samuel
Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 3 :
Tuhan tahu talenta apa yang sesuai dengan kita, jadi apapun
talenta kita syukuri dan kembangkan. Tidak perlu melihat talenta orang lain
yang mungkin lebih banyak dari kita. Dengan kita bersyukur buat apa yang sudah
dipercayakan Tuhan pada kita, kita akan bisa mengembangkannya dengan maksimal.
Respon 4 :
Kepuasan adalah menyadari bahwa Tuhan telah memberikan
kepada kita semua yang kita butuhkan (1 Timotius 6:6-8) - Rev. John Hartman.
Respon 5 :
Dulu... Aku sangat KAGUM
pada manusia cerdas, kaya & yang berhasil dalam karir. Hidup sukses &
hebat dalam dunianya. Sekarang... Aku memilih untuk mengganti kriteria
kekagumanku. Aku kagum dengan manusia yang hebat di mataNYA. Sekalipun kadang
penampilannya begitu biasa & bersahaja. Dulu... Aku memilih MARAH кetika
merasa harga diriku dijatuhkan oleh orang lain yang berlaku kasar padaku &
menyakitiku dengan kalimat-kalimat sindiran. Sekarang... Aku memilih untuk
BANYAK BERSABAR & MEMAAFKAN. Karena aku yakin ada hikmah lain yang datang dari
mereka ketika aku mampu untuk memaafkan & bersabar. Dulu... Aku memilih
MENGE-JAR dunia & menumpuknya sebisaku. Ter-nyata aku sadari kebutuhanku
hanyalah ma-kan & minum untuk hari ini. Sekarang... Aku memilih untuk
BERSYUKUR & BERSYU-KUR dengan apa yang
ada & memikirkanbagaimana
aku bisa mengisi waktuku hari ini, dengan apa yang bisa aku lakukan/perbuat
& bermanfaat untuk sesamaku. Dulu... Aku berpikir bahwa aku bisa MEMBAHAGIA-KAN
orang tua, saudara & teman-temanku jika aku berhasil dengan duniaku.
Ternyata yang membuat mereka bahagia bukan itu melainkan ucapan, sikap, tingkah
& sapaanku kepada mereka. Sekarang... Aku memilih untuk membuat mereka
bahagia dengan apa yang ada padaku. Dulu... Fokus pikiranku adalah membuat
RENCANA-RENCANA dahsyat untuk duniaku. Ternyata aku men-jumpai teman &
saudara-saudaraku begitu cepat menghadap kepadaNYA... Sekarang yang menjadi
fokus pikiran & rencanaku adalah bagaimana agar hidupku dapat berkenan di
mata-Nya dan sesama jika suatu saat diriku dipanggil oleh-NYA. Τak ada yang
dapat menjamin bahwa aku dapat menikmati teriknya matahari besok. Τak ada yang
bisa memberikan jaminan bahwa aku masih bisa menghirup
nafas esok hari. Kalau hari ini & esok hari aku bisa hidup, itu adalah
kehendak Tuhan Yesus semata...
No comments:
Post a Comment