Thursday, 11 September 2014

11 September 2014 - Terus Berkarya

1 Kor 15:58, “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”

Sudahkah kita mengembangkan talenta / bakat kita untuk saling memberkati sesama kita?? Teruslah berkarya / meningkatkan kapasitas diri agar talenta yang berasal dari Tuhan tidak terbuang sia-sia, tetapi bisa meningkat lebih lagi!
Respon 1 :
1 Kor 15:58, Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. Tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil dan hina dihadapan Tuhan. Apapun yang dapat dijangkau  oleh  tanganmu, kerjakanlah semua itu dengan sekuat tenaga dan bersungguh-sungguh. Kalau kita setia dengan yang kecil, maka Tuhan akan memberi tanggung jawab yang lebih besar. Semangat pagi...
Respon 2 :
SAAT TEDUH. Kamis, 11 September 2014. TIRAM MENTAH. “Jangan melihat kepada anggur, kalau merah menarik warnanya, dan mengilau dalam cawan, yang mengalir masuk dengan nikmat, tetapi kemudian memagut seperti ular, dan menyemburkan bisa seperti beludak.” (Amsal 23:31-32) Ketika mengun-jungi Alberta, Kanada, kami sekeluarga mam-pir ke Oyster Bar, restoran khusus tiram. Saya penggemar tiram mentah dikucuri lemon, sedangkan istri saya memilih hidangan matang. Sayangnya, ketika pesanan tersaji di meja, saya merasa kurang berselera menikma-tinya karena teringat dua hal. Pertama, ter-ingat adegan film Mr. Bean ketika ia telanjur menelan  tiram basi sampai terbawa ke dalam mimpi. Kedua, teringat  akan  kadar  kolesterol  tiram  mentah  yang  terlalu
tinggi. Bicara soal makanan, ada seorang sahabat yang bergurau, “Saya bingung. Mengapa makanan yang enak-enak kok justru berbahaya bagi tubuh? Bukan hanya itu, sebagian makanan yang lezat itu malah dilarang di Perjanjian Lama!” Tentu saja yang mendengar tertawa terbahak-bahak. Jika disimpulkan, ada bahaya mengintai di setiap kudapan dan minuman yang indah di mata dan lezat di mulut. Firman Tuhan hari ini mengajar kita untuk menikmati berkat Tuhan tanpa menjadi terikat olehnya. “Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun. Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah” (1 Kor. 6:12-13). Anggur pun demikian. Rasul Paulus memang menganjurkan kita untuk minum  “sedikit anggur”.  Itu  pun untuk pencernaan yang sedang terganggu. Namun, jika kita minumnya berlebihan, justru maut yang menjemput. Kita perlu pengendalian diri—eh mulut—dalam hal ini. SAYA MENJADI ORANG YANG LEBIH BAIK JIKA HANYA ADA SEDIKIT MAKANAN DI PIRING SAYA.—Elizabeth Gilbert. Selamat pagi. Tuhan Yesus cinta saya. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 3 :
Maz 108:13-14 Pertolongan manusia itu sia-sia, tapi dengan TUHAN kita akan melakukan perbuatan2 yang gagah perkasa! Pertolongan-MU begitu AJAIB... Yukk alami sendiri! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 4 :
Syalom. Amin... “Menaburlah bagimu sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia! Bukalah bagimu tanah baru, sebab su-dah  waktunya  untuk mencari TUHAN, sampai Ia datang dan menghujani kamu dengan keadilan.” (Hosea 10:12). Terima kasih Ibu Siu, selamat berakitivitas, TUHAN member-kati.

JESUS BLESS


No comments:

Post a Comment