Monday, 1 September 2014

1 September 2014 - Rencana Tuhan: “Hidup Berkelimpahan”

Kejadian 1:29, “Berfirmanlah Allah: 'Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.'” Ayat 30: “Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.' Dan jadilah demikian.”



Sadarkah kita bahwa kita punya Tuhan yang luar biasa, yang mempunyai kemampuan besar & rindu memberkati umatNya, DIA mendesain hidup kita untuk mengalami berkatNya yang berkelimpahan. Semangat & percayalah kita punya Tuhan yang sanggup mencurahkan berkatNya, kuasaNya & KejayaanNya! Amin.


Respon 1 :
Renungan Pagi. Senin, 01 September 2014. Bahan: Yehezkiel 1-4. Nats: Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan (Roma 5:3). MELIHATNYA DALAM GELAP. Bacaan: Roma 5:1-6. Suatu malam, sebuah gereja di desa mengadakan kebaktian penyegaran iman dan mereka mengundang seorang pendeta untuk berkhotbah. Desa tersebut baru saja mendapat sambungan aliran listrik sehingga ruang kebaktian gereja mendapat penerangan dari lampu pijar. Ketika sang pendeta tengah berkhotbah, tiba-tiba listrik mati. Ruangan ibadah pun menjadi gelap gulita. Sang pendeta bingung; harus terus berkhotbah atau menunggu listrik menyala. Tiba-tiba seorang anggota majelis berbisik, “Teruslah berkhot-bah, Pak Pendeta. Kami masih bisa melihat Yesus di dalam gelap.” Hidup bisa tiba-tiba menjadi  gelap  saat  kita menghadapi kesengsaraan; kehilangan orang terkasih, sakit-penyakit, kegagalan bisnis. Semua itu membuat hari-hari tampak suram. Ibarat mati lampu, keadaan di sekeliling menjadi tampak gelap. Namun, orang yang beriman pada Kristus dapat tetap berdiri, bahkan bermegah. Mengapa? Sebab ada pengharapan. Kita yakin, di tengah gelapnya hidup, Yesus beserta. Kita bisa melihat Dia dalam gelap. Oleh sebab itu, kesengsaraan tidak perlu menjatuhkan iman, tetapi menguji iman kita untuk naik setingkat lebih tinggi. Pengalaman membuktikan, hari-hari gelap justru merupakan saat di mana Tuhan mendekat; saat di mana kita merasakan pertolongan dan kuasa-Nya secara istimewa. Apakah jalan di depan Anda tampak gelap? Jangan takut, apalagi sampai kehilangan kegembiraan hidup. Percayalah, semakin sulit jalan hidup Anda, semakin nyata Tuhan menyertai Anda. Seperti orangtua yang memberi perhatian khusus saat anaknya sakit, Tuhan pun begitu. Di topan gelap, Anda didekap. GELAPNYA JALAN TAK PERLU MENGHENTIKAN LANGKAH SELAMA PELITA ANDA TETAP MENYALA. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2
Kejadian 1:29, “Berfirmanlah Allah: 'Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buah-nya berbiji; itulah akan menjadi makanan-mu.'” Ayat 30: “'Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.' Dan jadilah demikian.” Tuhan memperhatikan kebutuhan kita. Manusia butuh makan dan Tuhan sejak awal penciptaan, Dia sudah menyediakannya. Tuhan tahu apa yang kita butuhkan saat ini dan Dia Tuhan yang selalu rindu untuk memberkati kita. Percayai DIA... Tuhan pemenang ada bersama kami Tuhan pemenang yang menyertai kami Pasukan Surga ada di belakangku Tuhan pemenang bersamaku...
Respon 3 :
Sedang laut bergelora karena angin kencang. Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka ketakutanlah mereka. Tetapi Ia berkata kepada mereka: 'Aku ini, jangan takut!' (Yohanes 6:18-20). Jangan takut... ada Yesus!
Respon 4 :
Renungan hari ini: “Bukan sebuah kebetulan bila Tuhan mempertemukan kita dengan orang-orang yang belum percaya. Mereka membutuhkan Tuhan, dan Tuhan memberi diri-Nya kepada mereka melalui kita. Ucapan kita yang selama ini tertahan, mungkin akan menyelamatkan  hidup  mereka  selama-lamanya. Jadi, jangan bungkam. Ekspresi kasih yang paling dalam kepada sesama adalah dengan mengenalkan Yesus kepada mereka.” (Kis 8:29). Shalom, TUHAN Memberkati. Jbu.

JESUS BLESS

No comments:

Post a Comment