Thursday, 18 September 2014

18 September 2014 - Persembahan Sukarela

1 Korintus 16:1, “Tentang pengumpulan uang bagi orang- orang kudus, hendaklah kamu berbuat sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang kuberikan kepada  jemaat-jemaat  di  Galatia.”  Ayat  2: “Pada hari pertama dari tiap-tiap minggu hendaklah kamu masing-masing-- sesuai dengan apa yang kamu peroleh-- menyisihkan sesuatu dan menyimpannya di rumah, supaya jangan pengumpulan itu baru diadakan, kalau aku datang.”
Apabila kita memberi persembahan apakah kita sudah memberi dengan sukarela? Atau memberi dengan Kasih / tanpa beban?? Tuhan melihat kesungguhan & ketulusan hati kita... Dan Tuhan sudah menyediakan berkat-berkatNya saat kita memberi dengan sukarela, penuh kasih! Berusahalah untuk selalu memberi yang terbaik kepada Tuhan.
Respon 1:
“God always meets us at the point of our obedience.” (Tuhan selalu menemui kita pada titik ketaatan kita). Ibrani 13:17, “Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu,  sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.” Apa arti ketaatan? Ketika sesuatu keputusan yang turun dari pemimpin yang kita tidak setujui lalu kita tetap mau melakukannya, itulah ketaatan! Kenapa manusia sulit untuk taat terhadap firman Tuhan? Karena sangat berseberangan dengan kedagingannya, tetapi ketika kita mau belajar taat maka hari lepas hari segala kedagingan kita akan dikikis habis oleh Roh Kudus sehingga kita menjadi manusia baru. Latihlah ketaatan kita mulai dari pemimpin yang kelihatan agar menjadi representasi ketaatan kita kepada Tuhan, pemimpin yang tidak kelihatan. Ketaatan mendatangkan perkenanan Tuhan, yang melipatgandakan kasih dan anugerahNya menjadi bertambah tambah setiap hari. GBU.
Respon 2 :
Yeremia 32:27, “Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; ADAKAH SESUATU APA PUN yang mustahil untuk-Ku?”
Respon 3 :
SAAT TEDUH. Kamis, 18 September 2014. GEMAR MEMBACA. “Jika engkau kemari bawa juga jubah yang kutinggalkan di Troas di rumah Karpus dan juga kitab-kitabku, terutama yang terbuat dari kulit.” (2 Timotius 4:13) Taman Bacaan Cantrik (Tabatrik), yang digagas oleh Sanggar Cantrik Yayasan Sahabat Gloria, mempunyai tujuan utama yang mulia, yaitu mendekatkan anak-anak pada buku. Segala aktivitas yang berhubungan dengan buku dilayani Tabatrik, yang juga menyediakan ratusan buku yang dapat dipinjam secara gratis. Gerakan cinta buku dan membaca digagas karena mereka   rindu   untuk    turut   mencerdaskan   anak   bangsa.  Di penjara, Paulus  terus  rindu   untuk

membaca sebagai sarana pembelajaran. Selain jubah, Timotius diperintahkannya untuk membawa kitab-kitabnya. Dingin dan gelapnya ruang penjara tidak mematahkan semangatnya untuk terus membaca. Paulus memang tidak menulis buku atau menerbitkannya, tetapi suratnya kepada jemaat-jemaat yang dilayaninya membuktikan bahwa ia gemar membaca untuk menambah pengetahuan. Dalam era digital sekarang, banyak bacaan bermutu yang tersebar secara gratis. Banyak buku yang dapat diunduh secara bebas dari dunia maya. Bagaimanapun, kita perlu bijak dalam memilah dan memilih bacaan yang bagus dan inspiratif. Pepatah ‘Buku adalah jendela dunia’, sangat tepat untuk menggambarkan fungsi utama buku. Dan, fungsi itu baru kita rasakan ketika kita membacanya, baik dalam format buku cetak maupun ebook. Menelada-ni semangat Tabatrik dan rasul Paulus dalam membaca, mari kita meluangkan waktu setiap hari untuk membaca, dengan menjadikan buku Kabar Baik (Alkitab) sebagai bacaan utama sebelum membaca buku yang lain. Kiranya kita menjadi orang percaya yang gemar membaca. MEMBACA SAMA DENGAN BELAJAR,TIDAK MENGENAL USIA DAN WAKTU. PAGI... Tuhan Yesus memberkati.
Respon 4 :
Maz 139:23-24, Selidiki dan ujilah aku, ya ALLAH, kenallah hatiku dan pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong dan tuntunlah aku di jalan yang kekal. Woow sip tenan! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.

JESUS BLESS

No comments:

Post a Comment