Friday, 12 September 2014

12 September 2014 - Bersyukur itu Perlu

“Sebab DIA BAIK bahwasa-nya untuk selama-lamanya Kasih SetiaNya.” (Maz 118:1)


Bagaimanapun kondisi kita, saat ini... Sudahkah kita bersyukur kepada Tuhan?? “Sebab DIA BAIK bahwasa-nya untuk selama-lamanya Kasih SetiaNya.” (Maz 118:1) Bersyukur itu PERLU sebab DIA SETIA, DIA berjanji untuk selalu hadir dan memperhatikan serta memelihara anak-anakNya. Bersyukurlah sebab untuk selama-lamanya kasih setiaNya bagi kita. Amin!


Respon 1 :
Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan (Amsal 15:33). Humility comes before honor.

Respon 2 :
Maz 86:17, “Lakukanlah kepadaku suatu tanda KEBAIKAN, supaya orang-orang yang membenci aku jadi malu sebab ENGKAU telah menolong dan menghiburkan aku.” Terima kasih TUHANku... ENGKAU Penolong yang SEJATI... Sip puol! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 3 :
SAAT TEDUH. Jumat, 12 September 2014. MENJAGA LIDAH. Siapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia orang yang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya (Yakobus 3:2). Charles Spurgeon dan istrinya suatu saat menjual telur ayam peliharaan mereka. Mereka benar-benar menjualnya, tidak memberikan secara cuma-cuma, bahkan kepada saudara atau kerabat dekat. Beberapa orang menganggap mereka pelit. Suami-istri itu membiarkan saja berita itu  beredar tanpa  berusaha   membela   diri. Akhirnya, terkuaklah apa  yang  sebenarnya  terjadi.  Ternyata  hasil
penjualan telur itu digunakan Spurgeon dan istrinya untuk menyokong hidup dua janda lanjut usia. Mereka bersepakat untuk menolong tanpa diketahui orang lain. Kita hidup di tengah dunia yang begitu mudah membicarakan masalah dan keburukan orang lain. Lihat saja tayangan televisi atau ambillah lembaran koran, kita akan mendapati banyak liputan gosip tak sedap. Tanpa sadar kita jadi mulai terbiasa dan ikut terseret dalam arus kebiasaan itu. Betapa sering kita menilai seseorang sebatas apa yang kita lihat dan kita ketahui. Alih-alih mencari fakta yang sebenarnya, mendoakan, dan menjaga nama baik orang itu, kita cenderung mempergunjingkannya. Alkitab mengajarkan pentingnya mengendali-kan lidah. Salah satu caranya dengan tidak menyebarluaskan atau membicarakan masalah seseorang pada orang lain yang tak perlu mengetahuinya.  Jika saudara kita berbuat salah, kita diminta untuk menegurnya dengan kasih, bukan mempergunjingkannya. Nah, sebagai anak Allah, kita sepatutnya belajar menggunakan lidah untuk mengasihi, bukan untuk menyakiti satu sama lain.—HS. LIDAH YANG TAK TERKENDALI MENDA-TANGKAN KEMATIAN. LIDAH YANG TERKENDALI MEMBUAHKAN KEHIDU-PAN. Selamat Pagi... Tuhan Yesus member-kati.
Respon 4 :
Ketaatan kepada Tuhan adalah ungkapan kasih kita kepadaNya (1 Yohanes 5:3) - Rev. John Hartman.

 

JESUS BLESS




No comments:

Post a Comment