Thursday, 30 May 2013

30 Mei 2013



30 Mei 2013
Jangan Simpan Dendam. Acap kali pengalaman buruk yang dialami seseorang membentuk karakternya menjadi buruk! Jika tidak dibereskan akan menjadikan hati seseorang menjadi pahit. Serahkan kepahitan itu kepada YESUS dan biarkan IA membalut luka hati saudara, niscaya hidup saudara diliputi kasih dan pengampunan akan memenuhi hati saudara! Amin. Apakah saudara masih menyimpan kepahitan terhadap saudaramu yang lain? Jangan simpan dendam atau kepahitan itu, akhiri hari ini juga, niscaya hidup saudara lebih tenang dan sukacita penuh damai sejahtera, amin. Ibrani 12:15, “Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.” Roma 12:17-19a, “Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah.”

Respon 1
Ibrani 12:15; Roma 12:17-19a. Hanya karena kamu tengah mengalami hari yang buruk, tak berarti kamu harus merusak harinya orang lain. “Tuhan, hanya Engkau yang sanggup membalut semua luka hati kami, mampukan kami untuk terus bangkit dan pulih sehingga hati kami diliputi oleh kasihMu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin!”

Respon 2
Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur. (Mazmur 107:19-20) Pendengaran akan firman Kristus membuat iman timbul, iman percaya kita membuat tidak ada yang mustahil. Firman atau Yesus adalah jawaban akan kesesakan dan kecemasan kita. More than a conqueror!

Respon 3
Shalom Siu Siang, cara berpikir kita seringkali berbeda dengan cara berpikir Tuhan. Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu (Yes 55:8-9). Apakah rancangan Tuhan? Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yer 29:11). Agar kita berani berpikir besar, mari kita belajar dari kata BESAR itu sendiri, mari bebaskan diri kita dari kotak pemikiran sempit, amin. Dan lebih semangat lagi berkarya bersama Tuhan, Jbu.

No comments:

Post a Comment