10 Mei 2013
DI DALAM SETIAP KESEMPATAN. 1Tes 5:16-18, “Bersukacitalah senantiasa (ay. 16). Tetaplah berdoa (ay. 17). Mengucap
syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam
Kristus Yesus bagi kamu (ay. 18).” Bukan Benar atau Salah tetapi RESPON. Salah satu MOTTO yang saya dapatkan dari Kelas Pemuridan J
Luar biasa ya kalau setiap kita punya SIKAP HATI yaitu RESPON yang benar
terhadap suatu masalah.
- Happy moments, praise God (saat bahagia, pujilah Tuhan).
- Diffucult moments, seek God (saat kesulitan, carilah Tuhan).
- Quiet moments, worship God (saat tenang, sembahlah Tuhan).
- Painful moments, trust God (saat kesakitan, percayalah Tuhan).
- Every moments, thank God (setiap saat bersyukurlah pada Tuhan).
Sikap yang BENAR di dalam
meresponi keadaan adalah CIRI khas orang yang PERCAYA kepada Tuhan, amin.
Respon 1
“Be thankful for each new
challenge because it will build your strength and character.” (Marelisa
Fabrega). Bersyukurlah untuk setiap tantangan karena itu akan membangun
kekuatan dan talenta anda (Marelisa Fabrega). 2 Tawarikh 20:3, “Yosafat menjadi
takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada
seluruh Yehuda supaya berpuasa.” Sebesar apapun tantangan tergantung kita
menyikapinya, hanya sebetulnya tantangan itu adalah hal yang normal dan wajar.
Bila kita melihat tantangan seperti raksasa yang tidak terkalahkan, iman kita
akan menjadi ciut dan keos. Ketika rasa takut mencengkram hati kita, datanglah
kepada Tuhan, bangun iman dan pengharapan kita kepadaNya. Bersyukurlah kepada
Tuhan, karena kita memiliki DIA sebagai tempat berlindung dan sumber kasih
karunia dan anugerahNya yang luar biasa. Percayalah Tuhan tidak pernah
sekalipun meninggalkan kita yang berseru dan berharap kepadaNya.
Respon 2
Namun Engkau, ya Allah adalah
Rajaku dari zaman purbakala, yang melakukan penyelamatan di atas bumi. (Mazmur
74:12). Allah bukan Allah hari ini atau kemarin. Allah adalah Allah yang sama
dulu, sekarang sampai selamanya. Sejak dari zaman purbakala DIA melakukan
penyelamatan di atas bumi. Sampai hari ini dan seterusnya penyelamatan dari
padaNya masih terus berlangsung. Lihatlah keselamatan yang dari padaNYA!
Halleluyah.
Respon 3
Ya amin. Wahyu 12 “seluruhnya”.
Kita tidak usah lihat di luar sana tapi lihat apa yang menjadi dimensi Roh
dalam gereja seharusnya dan sewajarnya ada sesuatu bisa Dia lanjutkan ada
realita Roh Tuhan bisa dengan leluasa memberikan realita RohNya asal pasang
dirimu di tengah rel untuk menabrak kuasa Allah, posisikan dirimu sehingga Roh
Tuhan masuk dalam dirimu. Pada masa itulah kuasa Roh dapat mengubah hidupmu,
emosimu, dapat meluap-luap penuh pengharapan bersemangat. Amin! Ini adalah
manifestasi di dalam ibadah dapat dijamah oleh kuasaNya. Jalani hidup ini
dengan realita kuasaNya kita berseru: Tuhan nyatakan perjanjianmu persiapkan
setiap kami setiap hari, amin! Selamat berkarya, Jbu.
Respon 4
RENUNGAN PAGI. Jumat, 10 Mei
2013. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan
kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan
sampai ke ujung bumi. (Kisah Rasul 1:8). Entah sudah berapa kali kita peringati
dan kita tunggu pencurahan Roh Kudus. Entah sudah berapa kali pula kita mengaku
mendapat pencurahan Roh Kudus. Tetapi benarkah kita sudah menjadi saksi? Atau
kita salah berharap? Kita berharap pencurahan Roh Kudus itu seperti “sulap”
yang seketika mengubah kita menjadi saksi Kristus. Betulkah? Mungkin benar,
kuasa itu dicurahkan pada kita. Tapi buat apa? Apa gunanya? Buat apa kalau
hanya kita simpan, berhenti pada sekedar punya kuasa, tapi tak mau melangkah?
Memang benar Tuhan berikan kuasa itu tetapi masalah kemauan, tetapi masalah
hati, bukankah itu tetap menjadi milik kita? Bukankah kita yang tentukan apakah
kita mau melangkah gunakan kuasa itu atau diam di tempat. Tak beda dengan
mereka yang tak punya kuasa? 1Tes 5:16-18. Sikap yang benar di dalam meresponi
setiap keadaan adalah ciri khas orang yang percaya kepada Tuhan. “Tuhan, beri
kami hikmat dan kekuatan sehingga bisa meresponi secara positif setiap keadaan
yang kami alami. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami mohon. Amin.” Tuhan Yesus
memberkati.
Respon 5
Jadilah kehendakMu di bumi
seperti di dalam sorga (Matius 6:10). Untuk bisa mendoakan doa ini “jadilah
kehendakMu” kita perlu percaya dan mengakui firman ini: Yesaya 64:8, “Tetapi
sekarang, ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang
membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu.” Langit dan bumi
beserta isinya, termasuk hidup kita adalah buatan tanganNya seperti hasil
keramik adalah buatan sang penjunan. Dia berkuasa penuh atas kehidupan di dunia
ini. Juga atas kehidupan kita. Satu hal Dia menghendaki semua manusia
diselamatkan melalui iman kepada Tuhan Yesus, dan atas kehidupan pribadi kita
Dia mempunyai rancangan special dan terbaik untuk kita masing-masing. Maukah
kita berdoa: jadilah kehendakMu di bumi seperti di dalam sorga? Bila kita mau
konsekuensinya kita juga bertindak dalam iman: melakukan kehendak Bapa agar
semua manusia agar bisa diselamatkan oleh iman kepada Tuhan Yesus dan yang ke
2, berserah penuh pada rancanganNya atas hidup pribadi kita. Tidak ada yang
kebetulan di dalam Dia, semua yang terjadi dalam hidup kita sudah ditakar
baik-baik dengan hikmatNya, semua sempurna dan semua baik! Amin.
No comments:
Post a Comment