26 Mei 2013
KARYA yang BERMANFAAT. 2Tesalonika 3:10-11, “Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan
ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. Kami
katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan
tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.” Tidak
bekerja = jangan makan. Rajin bekerja = menghasilkan karya-karya yang BERGUNA.
Adakah kita anak-anak Tuhan yang rajin bekerja? Mulai sekarang jadilah pribadi
yang rajin bekerja dan berdaya guna, hasilkan karya-karya yang indah dan
brilliant serta bermanfaat bagi sesama. Amin.
Respon
Ya amin! Firman Tuhan jelas
mendesak kita untuk menjadi pelaku firman dan bukan sekedar pendengar firman.
Surat Yakobus lebih keras lagi: Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui
sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong? (Yakobus 2:20).
Panas, hangat, dingin. Kita bukan hanya diminta untuk melakukannya dengan
sungguh-sungguh. Kita tidak bisa memilih antara “panas”, “hangat”, atau
“dingin”seperti yang tersedia pada dispenser. Kita harus memilih “panas” atau
“dingin”. Tidak ada “hangat” atau suam-suam kuku dalam mengikut Tuhan. Setiap
pekerjaan kita akan dinilai: “Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin
dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena
engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau
dari mulut-Ku.” Perasaan ku suam-suam kuku adalah plin-plan kita mudah terbawa
arus. Amin. Marilah kita dengan tekad yang sungguh-sungguh antusias mentaati
firmanNya dan melakukan dengan hati yang ikhlas, amin!
No comments:
Post a Comment