16 Mei 2013
Ditentukan untuk MENANG. 1 Samuel 23:26-28, “Saul berjalan dari sisi gunung sebelah sini dan Daud dengan
orang-orangnya dari sisi gunung sebelah sana. Daud cepat-cepat mengelakkan
Saul; tetapi Saul dengan orang-orangnya sudah hampir mengepung Daud serta
orang-orangnya untuk menangkap mereka, ketika seorang suruhan datang kepada
Saul dengan pesan: "Segeralah undur, sebab orang Filistin telah menyerbu
negeri." Maka berhentilah Saul mengejar Daud dan pergi menghadapi orang
Filistin. Itulah sebabnya orang menyebut tempat itu: Gunung Batu Keluputan.”
Untuk dapat Live Full Lives, kita
perlu KUAT di dalam Tuhan, karena
Kristus telah memegang peperangan ini saat IA berada di kayu salib dan berkata:
“it’s finished”. Memang benar banyak tantangan di luar kemampuan kita
tetapi tidak pernah di luar kemampuan Tuhan. Peperangan adalah milik Tuhan
tetapi KEMENANGAN telah diberikan kepada kita. Amin.
Respon 1
Ketika Tuhan mengijinkan sebuah
persoalan, maka sesungguhnya Dia sudah punya jawaban untuk persoalan tersebut.
Tuhan tidak pernah membiarkan kita mengalami persoalan yang tak terpecahkan
atau masalah yang tidak ada jalan keluarnya. Karena Tuhan mencintai dan
mengasihi anak-anakNya. 1 Korintus 10:13, “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami
ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab
Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui
kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar,
sehingga kamu dapat menanggungnya.”
Respon 2
RENUNGAN PAGI. Roma 12:15, “Bersukacitalah
dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!” TAK
TAHAN MELIHAT ORANG LAIN SUKSES. Hati-hati dengan perasaan tak nyaman bila
melihat orang lain mampu melakukan lebih dari apa yang kita lakukan dan
berhasil meraih sukses. Perasaan itu jika dibiarkan akan membuat kita melakukan
tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. “Hati yang tenang
menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.” (Amsal 14:30). Firman
Tuhan di atas mengingatkan bahwa sikap iri hati dapat membusukkan tulang,
artinya membawa dampak kerusakan bagi tubuh yang paling kuat sekalipun.
Sebaliknya, hati yang tenang, yang tidak mudah marah atas keberhasilan orang,
yang selalu mengucap syukur akan membawa dampak bagi tubuh, yakni tubuh yang
segar. Banyak orang merasa tidak nyaman dengan keberhasilan orang lain. Itulah
benih-benih iri hati!! Iri hati mungkin naluri alamiah, namun membahayakan, dan
kita harus mengatasinya. Bersyukur dan ikut merayakan keberhasilan orang lain
justru lebih baik. Belajar dari kesuksesan orang lain jauh lebih berguna
daripada membencinya (ADS). Shalom dan selamat pagi para sahabat, Jesus loves
and God bless you all.
Respon 3
Amin, terima kasih buat firman
TUHAN hari ini memberkai saya untuk tetap kuat dalam menghadapi persoalan hidup
saya.
Respon 4
Ya amin! Yesaya 55:11. Demikianlah
firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan
sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil
dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. Matius 18:18-20. Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang
kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. Dan lagi Aku berkata
kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga,
permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana
dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah
mereka. Bawa satu jiwa Tuhan senang, bawa dua jiwa. Tuhan lebih senang, bawa
tiga jiwa, Tuhan sangat senang. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa
murid-Ku. Amin! Semangat berkarya dalam Tuhan, amin! JBU.
No comments:
Post a Comment