23 Mei 2013
Gunakan WAKTU dengan Bijaksana. WAKTU adalah modal utama bahkan
lebih dari UANG. Dengan WAKTU kita bisa menghasilkan UANG, tetapi UANG tidak
dapat membeli WAKTU. WAKTU dapat membuat saudara kaya yaitu dengan bekerja atau
membangun usaha dan WAKTU pun dapat membuat saudara BIJAKSANA! Juga WAKTU untuk
BEKERJA & BERISTIRAHAT harus BALANCE, supaya kondisi kita tetap SEHAT dan
semuanya untuk kemuliaan Tuhan. 1 Korintus 3:16-17, “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah
diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah
akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah
kamu.” 1Korintus 10:31, “Aku
menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan
sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”
Respon 1
Semua perlu keseimbangan, agar
kita lebih bersyukur menjalani kehidupan ini.
Respon 2
Di zaman yang penuh dengan
kekerasan dan tidak menentu. Mereka bingung, gelisah, kuatir, takut, kecewa,
marah, sakit hati, pahit. Tidak tahu ke mana harus pergi untuk mendapatkan
ketenangan dan keamanan. Inilah jawaban bagi semuanya itu: Hanya dekat Allah
saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. (Mazmur 62:1). Be blessed!
Respon 3
RENUNGAN PAGI. Kamis, 23 Mei
2013. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib
apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14). Ya,
hanya bila kita menyadarinya, hanya bila jiwa kita menyadarinya. Bahwa kejadian
kita ajaib, bahwa kejadian kita dahsyat, bahwa kita “istimewa” di mataNya. Maka
kita tahu apa yang kita lakukan atas tubuh kita. Kita tahu apa yang kita
lakukan untuk mengisi hidup kita dan ucapan syukur itu akan mengalir tulus
keluar dari diri kita. Jadi sudahkah jiwa kita benar-benar menyadari betapa
dahsyat dan ajaibnya kejadian kita? Matius 14:23, beristirahat adalah salah
satu cara untuk memperbaharui diri, tubuh, pikiran, dan semangat seseorang.
“Bapa, berikan kami hikmat agar kami dapat menjaga hidup kami dengan bijaksana.
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin!” Tuhan Yesus memberkati.
Respon 4
Ya amin! Wahyu 22:4. Orang banyak
akan melihat wajah Kristus dalam wajah kita. Wajah kita merupakan gambaran
kemuliaan Allah. Karena itu kita harus percaya bahwa ketika waktunya tiba,
orang banyak akan melihat wajah kita dipenuhi kemuliaan Allah. Namun menjadi
masa kemenangan dan sukacita bagi orang-orang benar, karena itu kita perlu
terus membuka hati dan mengijinkan Tuhan membentuk dan mendandani kita sampai
kita betul-betul menjadi serupa dengan Dia dalam kemuliaanNya! Amin! Tetap
semangat berkarya dalam Tuhan. Amin. JBU.
Respon 5
JANGAN MEREMEHKAN ORANG LAIN.
Seekor semut mungkin terlihat tidak berdaya, tapi bisa merepotkan jika masuk ke
dalam telingamu. Sebuah duri kecil tidak berbahaya, tapi jika tertancap ke
dalam daging dan tidak bisa dikeluarkan pasti akan sangat menyakitimu.
Begitulah dengan manusia, Anda sering meremehkan orang lain berdasarkan sesuatu
yang mungkin kecil da terlihat simple. Coba bayangkan, sebuah gedung mall yang
megah, jika tidak ada Cleaning Service. Apakah Anda merasa nyaman? Jika tidak
ada bawahan, tidak mungkin ada atasan? Jika tidak ada karyawan, tidak akan ada
yang jadi Boss? Jika tidak bisa menghargai, bagaimana mungkin bisa mendidik
anak-anak Anda dan menerapkan nilai-nilai kebaikan pada diri sendiri? Ingat,
jangan meremehkan orang lain! Sebuah pohon besar bermula dari benih bibit
kecil. Tidak ada manusia yang terlahir langsung bisa berlari tanpa belajar
merangkak dan berdiri. Hargai dan hormati semua orang, tidak ada yang pantas
disombongkan. Harta adalah pinjaman, kerupawanan tidak bertahan lama, ketenaran
hanya sesaat, kekuasaan dapat ditumbangkan dan semuanya pinjaman semata-mata dari
TUHAN. “Berpeganglah pada didikan, janganlah melepaskannya, peliharalah dia,
karena dialah hidupmu.” (Amsal 4:13). Orang lain bisa menghakimi anda tanpa
mereka peduli faktanya. Orang lain bisa menilai negative tentang anda tanpa
mereka peduli alasannya. Orang lain bisa membenci anda seakan-akan mereka orang
paling benar tanpa salah. Tapi JANGAN PERNAH membalasnya, biarlah Tuhan yang
membela perkaramu, karena pembalasan itu bagian Tuhan, bukan bagian kita. Sebab
otak mengalahkan otot dan hikmat kebijaksanaan menghapus kebodohan.
No comments:
Post a Comment