14 Mei 2013
Membahagiakan Orang Tua. Efesus 6:1-3, “Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah
demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu — ini adalah suatu perintah
yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan
panjang umurmu di bumi.” Kita diperintahkan TAAT atau menghormati orang tua
sebagai wakil dari Tuhan di dunia, kalau kita tidak bisa menghormati apa yang kelihatan, maka akan sangat
sulit untuk dapat menghormati Tuhan yang
tidak kelihatan! Hormat kepada Tuhan berarti “menghargai, mengakui
seseorang bernilai tinggi, menunjukkan kebaikan, kesopanan” yaitu:
- Mendengarkan nasihat mereka. Amsal 1:8-9, “Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu.”
- Memperhatikan, bahkan saat ditegur. Amsal 15:5, “Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa mengindahkan teguran adalah bijak.”
- Berterima kasih atas apa yang mereka lakukan. Amsal 30:11, “Ada keturunan yang mengutuki ayahnya dan tidak memberkati ibunya.”
- Tidak mencemooh atau tidak memandang rendah. Amsal 30:17, “Mata yang mengolok-olok ayah, dan enggan mendengarkan ibu akan dipatuk gagak lembah dan dimakan anak rajawali.”
- Memelihara dan merawat mereka saat usia lanjut. Matius 5:4-6, “Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati. Tetapi kamu berkata: Barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: Apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk persembahan kepada Allah, orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri.”
Mari kita mau men’TAAT’I orang
tua kita bukan untuk menyenangkan orang tua saja, tetapi karena hal itu
menyenangkan HATI Tuhan. Amin!
Respon 1
“If you’re going through hell,
keep going.” (Winston Churchill). Menyerah pada keadaan membuat engkau tidak
memiliki apapun, selain hanya memberikanmu rasa kecewa. Apabila melintasi
lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan
pada awal musim menyelubunginya dengan berkat. (Mazmur 84:7). Don’t stop, go
ahead!
Respon 2
Thank you, makasih Cik buat
renungannya. Sangat memberkati. Gbu.
Respon 3
RENUNGAN PAGI. Selasa, 14 Mei
2013. Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan
bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Mereka
keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.
(Kejadian 2:24-25). Mereka keduanya telanjang tetapi tidak merasa malu. Ada
keterbukaan, ada kepercayaan luar biasa, tak ada lagi rahasia, tak ada yang
ditutupinya. Saling percaya, adakah itu sekarang masih ada? Keterbukaan kita
dengan pasangan kita? Atau mulai banyak yang kita sembunyikan? Karena kita
mulai tidak percayakah atau tidak bisa percaya? Tuhan Yesus memberkati.
Respon 4
PENYERTAAN TUHAN. Siapa
memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang
percaya kepada TUHAN. (Amsal 16:20). NUH belum tau banjir akan datang ketika ia
membuat kapal dan ditertawai kaumnya. ABRAHAM belum tau akan tersedia domba
ketika pisau nyaris memenggal buah hatinya. MUSA belum tau laut terbelah saat
dia diperintah memukulkan tongkatnya. Yang mereka tahu adalah bahwa mereka
harus patuh pada perintah ALLAH dan tanpa berhenti berharap yang terbaik.
Ternyata di balik keTIDAKTAHUan kita, TUHAN telah menyiapkan kejutan!! BIASANYA
tangan Tuhan bekerja di detik-detik terakhir usaha hambaNya. Kalopun hasil yang
kita usahakan jauh dari harapan bahkan menyakitkan, jangan berkecil hati.
Karena kadang Tuhan mencintai kita dengan cara-cara yang tidak kita suka. Tuhan
memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan! Lakukan
bagianmu saja, dan TUHAN akan mengerjakan bagianNya. “Segala tulisan yang
diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan,
untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2
Timotius 3:16). Biarlah kekuatan SIMSON, kebijakan SALOMO, kesabaran AYUB, iman
ABRAHAM, inspirasi DANIEL, ketulusan ESTER, keberanian DAUD, kesalehan HENOKH,
kelembutan MUSA, ketaatan YOSUA, kesetiaan RUT, sukacita HABAKUK menjadi bagian
dalam pribadi kita! Tetaplah percaya (Matius 21:21). Tetaplah berdoa (Markus 9:23).
Tetaplah Setia (Matius 25:21). Tetaplah cari kerajaan Allah (Matius 6:22). Dan
tetap semangat, apapun keadaan hati kita saat ini, amin…
No comments:
Post a Comment