18 Mei 2013
PUAS dalam SEGALA HAL. “Ucaplah
syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus
kepada Allah dan Bapa kita.” (Efesus 5:20). Salah satu TANDA dipenuhi oleh
Roh Kudus adalah orang tersebut PENUH dengan SUKACITA & UCAPAN SYUKUR.
Bahkan dalam segala keadaan, baik maupun buruk, orang tersebut dapat MENGUCAP
SYUKUR, karena ada Roh Kudus dalam hidupnya dan memampukannya untuk mengatasi
segala sesuatu! RASA PUAS membuat “orang miskin” menjadi “kaya”. RASA TIDAK
PUAS membuat “orang kaya” menjadi “miskin”. Amin.
Respon 1
Hidup itu tidak akan lengkap
tanpa masalah, sebab masalahlah yang membuat kita dewasa dan belajar menghargai
hidup. Hidup itu tidak akan indah kalau kita tidak mengalami yang namanya di
bawah dan gagal, sebab orang yang tidak pernah merasakan hidup di bawah tidak
akan pernah tahu apa artinya bersyukur dan tidak akan pernah tahu artinya
bangkit dan sukses! Hidup itu kalau tidak pernah merasakan sakit dan terluka
tidak akan pernah tahu gimana cara mengobatinya dan membalut luka itu! Hidup
itu kalau tidak pernah merasa kehilangan, kita tidak akan pernah tahu artinya
menjaga apa yang telah Tuhan berikan, dan hidup itu adalah proses pembelajaran
menuju kebaikan!! Walaupun proses hidup itu sakit, tetaplah bersyukur dan
andalkan TUHAN di dalam hidup ini dan RASAKAN KASIH dan DAMAI yang TUHAN
SEDIAKAN untuk kita semua. GBU all.
Respon 2
“Dan janganlah membawa kami ke
dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.” (Matius 6:13).
Doa ini berbicara tentang jiwa kita (pikiran, perasaan dan kehendak) yang
selalu menjadi medan peperangan yang hendak dikuasai Iblis. Pencobaan akan
terjadi bila posisi kita “lepas” atau “terbuka” dari hadirat Tuhan atau
firmanNya. Seperti Hawa yang mendengar dan mengikuti suara ular dan akhirnya
jatuh ke dalam dosa. Kita lepas dari si jahat, bila kita melekat pada Firman
dan bernaung dalam hadiratNya, kita masuk dalam perangkap si jahat bila kita
lepas dari hadirat Tuhan. Doa ini mengajar dan mengajak diri kita senantiasa
sepanjang hari melekat pada kuasa Firman, dan bernaung dalam hadiratNya. Maukah
kita berdoa setiap hari demikian? Amin.
Respon 3
Shalom. Tq ya cik benar dengan
bersyukur kita bisa merasakan damai sejahtera, sukacita dan penuh dengan
kebahagiaan. Amin. Sekali lagi tq ya Cik. Tolong doa’in besok saya pulang
Kediri. Yhbu, Jlu n fam.
Respon 4
RENUNGAN PAGI. Sabtu, 18 Mei
2013. Mengenai aku, jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan
berhenti mendoakan kamu; aku akan mengajarkan kepadamu jalan yang baik dan
lurus. (1Sam 12:23). Adakah perasaan itu ada pada kita? Rasa bersalah, rasa
berdosa, bila tidak mendoakan orang lain? Masihkah kita ingat sesama kita saat
kita berdoa? Kapan terakhir kali kita berdoa untuk orang lain? Orang lain yang
bukan saudara? Mungkin ada baiknya pagi ini kita mulai katakan: jauhlah dari
padaku untuk berdosa kepada TUHAN… dengan berhenti mendoakan sesama. Efesus
5:20, Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus
Kristus kepada Allah dan Bapa kita. “Tuhan, kami bersyukur untuk kesehatan dan
juga keluarga serta teman-teman yang masih menyayangi kami. Dalam nama Tuhan
Yesus Kristus kami berdoa. Amin!” Tuhan Yesus memberkati.
Respon 5
Ya amin! Sadari panggilan Tuhan
dalam hidupmu. Dengan demikian oleh karena selama sekian waktu lamanya kita
tidak pernah dapat menikmati apa yang Tuhan janjikan, secara pelan tapi pasti
kita pun mulai menganggap bahwa kehidupan yang penuh pergumulan ini adalah
sesuatu yang wajar. Hak 6:1-2. Padahal sesungguhnya, Bapa telah menyediakan
sebuah posisi rohani yang dapat membuat kita menikmati suatu jenis kehidupan
yang sama sekali berbeda dari yang dijalani oleh orang-orang tidak percaya
lainnya. (Ef 1:3-14; Ibr 12:28). Dengan demikian, sekarang giliran kita sebagai
umatNya yang hidup mulai menyelaraskan hidup kita dengan apa yang IA
rencanakan. Amin! Bagi setiap orang percaya, Tuhan sudah menetapkan mereka
semua untuk dapat melakukan pekerjaan baik yang dipersiapkan Allah sebelumnya
(Ef 2:10). Amin. Semangat berkarya bersama Tuhan. JBU.
No comments:
Post a Comment