Monday, 13 May 2013

13 Mei 2013



13 Mei 2013
Saat ROH KUDUS Bekerja. (1 Kor 12:7-11). Ketika para murid YESUS dipenuhi oleh ROH KUDUS, orang banyak yang melihat mereka menuduh mereka telah mabuk oleh anggur (Kis 2:13-15). Hal ini menggambarkan bahwa ketika seseorang dipenuhi oleh ROH KUDUS ada SUKACITA yang luar biasa mengalir, dan orang lain akan merasakan SUKACITA itu, karena mereka DIBERKATI, karya ROH KUDUS di dalam dan melalui kita akan berhenti bila ada kesombongan dalam diri kita. Sudahkah saudara PENUH dengan ROH KUDUS? Amin!

Respon 1
Tq Cik, kebetulan kami kemarin ibadah kaum wanita dan saya membawa ayat ini juga tentang Roh Kudus. Luar biasa banyak wanita-wanita diberkati. Doakan pelayanan saya ya Cik. Saya saat ini sebagai ketua kaum wanita saya rindu membawa wanita-wanita yang ada di daerah saya menjadi yang berpengaruh. Dan mengenal Tuhan secara pribadi dan menjadi penolong bagi pasangannya, amin. Terima kasih Cik buat sms-nya yang sangat memberkati akmi. Sms-nya sudah saya kirimkan juga buat yang lain. Tuhan memberkati.

Tanggapan Saya untuk Respon 1
Amazing ya… Kesaksian yang menguatkan dan meneguhkan apa yang kita lakukan hanya menabur menyiram Tuhan yang memberi pertumbuhan ya, amin.
Shalom Erna puji Tuhan, puji Tuhan, Erna! Luar biasa ya, Erna pasti diurapi dan dipakai lebih lagi ya! Kami tetap doakan untuk kalian ya! Kasih kabar bila ada banyak kesaksian ya! Tq, Jbu.

Respon 2
Pasti Cik, Roh Kudus yang memampukan saya untuk berani bersaksi dan bertindak dan memberitakan siapa Yesus yang saya sembah.

Respon 3
Di zaman ketika umat Tuhan hidup dalam masa kegelapan, mereka ditawan dan dianiaya. Firman Tuhan datang: Sebagai ganti bahwa kamu mendapat malu dua kali lipat, dan sebagai ganti noda dan ludah yang menjadi bagianmu, kamu akan mendapat warisan dua kali lipat di negerimu dan sukacita abadi akan menjadi kepunyaanmu. (Yesaya 61:7). Firman yang sama bagi saudara yang hari ini sedang dalam masa kegelapan. Firman Tuhan tidak pernah kembali dengan sia-sia!

Respon 4
RENUNGAN PAGI. Senin, 13 Mei 2013. Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi. (1 Korintus 4:14). Mengapa kadang kita tak bisa tulus dalam menegor? Mengapa kadang terselip satu dua keinginan lain di dalamnya? Mengapa kadang kita tak bisa bedakan antara menegor dan marah? Mengapa kadang kita kehilangan tujuan mula-mula? Bukan lagi supaya mereka berbalik dari kesalahannya namun supaya mereka malu? Adakah kita sedang menegor? Adakah kita sedang memberi nasihat? Ataukah sedang mempermalukan? Doa: Tuhan tolong jaga mulut dan lidah kami, agar apa yang keluar dari mulut kami adalah kata-kata yang benar, berguna, dan dapat membangun orang lain. Kiranya umpatan, keluhan dan kata-kata kotor tidak keluar dari mulut kami. Amin. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment