Wednesday, 1 March 2017

KATA PENGANTAR

SURVIVAL VS REVIVAL




KATA PENGANTAR


Rencana Tuhan dalam hidup kita bukan hanya sekedar bertahan (survive) tapi agar semua dari kita mengalami kemenangan (revival) di dalam Dia. Ketika tema ini diangkat, saya teringat cerita Elia dan Janda Sarfat (1 Raja-Raja 17:7-16).

Yang saya pelajari, janda tersebut memiliki mental SURVIVE (bertahan) dan Tuhan ingin mengubah pola pikir wanita ini menjadi mental REVIVAL. Di saat susah-susahnya di negeri itu (kekeringan melanda), datanglah Elia meminta air dan minta dibikinkan roti. Yang diminta Elia sebenarnya sulit. Pada pada masa itu air sangatlah berharga karena kekeringan. Dan yang kedua, bahan makanan Janda Sarfat menipis tapi ia dituntut untuk memberi! Sekalipun ada di antara kita berada di “padang gurun” (the wilderness), Tuhan ingin kita percaya kepadaNya sama seperti ketika kita berada dalam kondisi yang baik-baik saja. Semustahil apapun itu, segelap apapun masa depan yang Anda lihat, percayalah kepadaNya.

Janda Sarfat berpikir ketika dia memberi, dia dan anaknya akan mati, tapi Elia membantahnya dan menuntut ketaatan janda tersebut. Sewaktu ia taat, mujizat terjadi! “Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itu pun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi” (1 Raja-Raja 17:14). Tuhan Allah Israel yang hidup menjamin hidupnya sampai hujan turun!

Apakah Anda mengenal Allah Abraham, Ishak dan Yakub secara pribadi dan bukan dari kata pendeta saja? “Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit” (Lukas 12:7).

-- Kwee Siu Siang

No comments:

Post a Comment