Thursday, 30 March 2017

30 Maret 2017

SURVIVAL VS REVIVAL




Survival x Revival Day 30 – BANGKIT: You Build More Than You See. Efesus 4:12-13, 12untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi PEMBANGUNAN tubuh Kristus, 13sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.” Amin. Ketika Paulus membuat daftar yang berisi sejumlah Karunia yang Allah berikan bagi gereja dalam Efesus 4:11 ia tidak bermaksud membuat karunia-karunia yang terdengar hebat. Seluruh bagian yang ada dibutuhkan agar tubuh Kristus dapat berfungsi dengan baik. Tidak ada satu bagian yang lebih baik dari pada bagian lainnya. Semua karunia diberikan untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan bagi pembangunan tubuh Kristus. Sampai kita mencapai tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus. Karunia penting, tetapi yang terpenting adalah saling membangun/menguatkan iman saudara-saudara kita berdasarkan standard yang diberikan oleh Alkitab. Didorong oleh kasih kita kepada Tuhan mari kita melayani saudara-saudara seiman untuk meneguhkan iman mereka dan membiarkan Tuhan yang memberikan “kemuliaan” kelak di surga (Matius 25:21). Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SurvivalXRevivalSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Hakim Hakim 9 dan 10
PB: Kisah Para Rasul 26
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Ibu Caroline – Bandung
Kamis, 30 Maret 2017. Bacaan: Mazmur 88. Setahun: Hakim-Hakim 20-21. Nas: Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu (Mazmur 88:14). Tanpa Persembahan. Suatu hari saya melihat liputan di televisi tentang seorang pejabat yang membuka kantornya untuk semua kalangan yang ingin bertemu dengannya. Maka berbondong-bondong warga berdatangan. Mereka yang datang ada yang berpakaian bagus tetapi tidak sedikit yang datang dengan pakaian seadanya. Bukan karena mereka tidak menghormati pejabat itu tapi karena mereka adalah warga kurang mampu. Semuanya diterima dengan baik oleh sang pejabat tanpa ada perbedaan perlakuan. Melihat hal ini saya diingatkan bahwa Tuhan juga menerima kita apa adanya. Apapun keadaan kita ketika datang kepada-Nya. Sering kali kita berpikir bila datang kepada Tuhan harus membawa “persembahan”. Memang bukan dalam bentuk materi tapi dalam bentuk ucapan syukur, pujian, pengagungan. Tapi bagaimana ketika kita hendak datang kepada-Nya, kita tidak punya apa pun yang bisa dipersembahkan? Dalam arti saat kita hendak datang pada-Nya hati kita sedang dalam keadaan tidak enak. Alih-alih bersyukur atau memuji, yang ada malah ingin marah-marah, kesal, “meledak”. Apakah kita tidak bisa datang kepada-Nya? Kita bisa selalu datang kepada Tuhan bahkan dalam keadaan hati yang tidak menentu sekalipun. Walau kita tidak bisa mempersembahkan apa-apa pada-Nya, Dia tidak akan menolak kita. Jadilah seperti anak bungsu di kisah anak yang hilang (Luk. 15:11-24). Ia tetap datang kepada bapanya walau secara kondisi sangat tidak layak untuk kembali ke rumah ayahnya. Tetapi ayahnya tetap menerimanya bagaimana pun kondisinya saat itu. Itulah gambaran saat kita datang kepada Tuhan dengan keadaan yang tidak “baik” --DP. DATANGLAH PADA TUHAN WALAU KITA TIDAK BISA MEMPERSEMBAHKAN APA-APA.

Ibu Caroline – Bandung
Biarlah ambil waktu pribadi dengan Tuhan, dalam doa, aturlah agenda untuk hidup Anda. Let your time alone with God, in prayer, set the agenda for your life (Henry Blackaby).

Bp. Anto – Citraland
Kita tidak mendapatkan karakter yang baik hanya dengan berangan-angan atau bermimpi. Kita akan memiliki karakter yang baik jika kita mengijinkan hidup kita diproses dan ditempa --James A. Froude. ...kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan --Roma 5:3-4. Jangan marah jika Tuhan menghadirkan keadaan yang sulit dalam hidup kita karena itu merupakan proses yang dapat membuat kita menjadi orang yang lebih baik / lebih dewasa.

No comments:

Post a Comment