SURVIVAL
VS REVIVAL
Survival
x Revival Day 30 – BANGKIT: You Build More Than You See.
Efesus 4:12-13, “12untuk
memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi
PEMBANGUNAN tubuh Kristus, 13sampai
kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar
tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang
sesuai dengan kepenuhan Kristus.”
Amin. Ketika Paulus membuat daftar yang berisi sejumlah Karunia yang
Allah berikan bagi gereja dalam Efesus 4:11 ia tidak bermaksud
membuat karunia-karunia yang terdengar hebat. Seluruh bagian yang ada
dibutuhkan agar tubuh Kristus dapat berfungsi dengan baik. Tidak ada
satu bagian yang lebih baik dari pada bagian lainnya. Semua karunia
diberikan untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan
pelayanan bagi pembangunan tubuh Kristus. Sampai kita mencapai
tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus. Karunia
penting, tetapi yang terpenting adalah saling membangun/menguatkan
iman saudara-saudara kita berdasarkan standard yang diberikan oleh
Alkitab. Didorong oleh kasih kita kepada Tuhan mari kita melayani
saudara-saudara seiman untuk meneguhkan iman mereka dan membiarkan
Tuhan yang memberikan “kemuliaan” kelak di surga (Matius 25:21).
Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SurvivalXRevivalSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Hakim Hakim 9 dan 10
PB:
Kisah Para Rasul 26
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Ibu
Caroline – Bandung
Kamis,
30 Maret 2017. Bacaan: Mazmur 88. Setahun: Hakim-Hakim 20-21. Nas:
Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan
pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu (Mazmur 88:14). Tanpa
Persembahan. Suatu hari saya melihat liputan di televisi tentang
seorang pejabat yang membuka kantornya untuk semua kalangan yang
ingin bertemu dengannya. Maka berbondong-bondong warga berdatangan.
Mereka yang datang ada yang berpakaian bagus tetapi tidak sedikit
yang datang dengan pakaian seadanya. Bukan karena mereka tidak
menghormati pejabat itu tapi karena mereka adalah warga kurang mampu.
Semuanya diterima dengan baik oleh sang pejabat tanpa ada perbedaan
perlakuan. Melihat hal ini saya diingatkan bahwa Tuhan juga menerima
kita apa adanya. Apapun keadaan kita ketika datang kepada-Nya. Sering
kali kita berpikir bila datang kepada Tuhan harus membawa
“persembahan”. Memang bukan dalam bentuk materi tapi dalam bentuk
ucapan syukur, pujian, pengagungan. Tapi bagaimana ketika kita hendak
datang kepada-Nya, kita tidak punya apa pun yang bisa dipersembahkan?
Dalam arti saat kita hendak datang pada-Nya hati kita sedang dalam
keadaan tidak enak. Alih-alih bersyukur atau memuji, yang ada malah
ingin marah-marah, kesal, “meledak”. Apakah kita tidak bisa
datang kepada-Nya? Kita bisa selalu datang kepada Tuhan bahkan dalam
keadaan hati yang tidak menentu sekalipun. Walau kita tidak bisa
mempersembahkan apa-apa pada-Nya, Dia tidak akan menolak kita.
Jadilah seperti anak bungsu di kisah anak yang hilang (Luk.
15:11-24). Ia tetap datang kepada bapanya walau secara kondisi sangat
tidak layak untuk kembali ke rumah ayahnya. Tetapi ayahnya tetap
menerimanya bagaimana pun kondisinya saat itu. Itulah gambaran saat
kita datang kepada Tuhan dengan keadaan yang tidak “baik” --DP.
DATANGLAH PADA TUHAN WALAU KITA TIDAK BISA MEMPERSEMBAHKAN APA-APA.
Ibu
Caroline – Bandung
Biarlah
ambil waktu pribadi dengan Tuhan, dalam doa, aturlah agenda untuk
hidup Anda. Let your time alone with God, in prayer, set the agenda
for your life (Henry Blackaby).
Bp.
Anto – Citraland
Kita
tidak mendapatkan karakter yang baik hanya dengan berangan-angan atau
bermimpi. Kita akan memiliki karakter yang baik jika kita mengijinkan
hidup kita diproses dan ditempa --James A. Froude. ...kita tahu,
bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan
menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan --Roma
5:3-4. Jangan marah jika Tuhan menghadirkan keadaan yang sulit dalam
hidup kita karena itu merupakan proses yang dapat membuat kita
menjadi orang yang lebih baik / lebih dewasa.

No comments:
Post a Comment