Friday, 17 March 2017

17 Maret 2017

SURVIVAL VS REVIVAL




Survival x Revival Day 17 – To Experience Revival: Bangkit dan Menjadi TERANG (2). Efesus 5:10-14, ayat 11: “Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.” Menyatakan / menelanjangi perbuatan kegelapan berarti menyebutkan dosa seperti apa adanya. Terang menyatakan apa yang tidak terlihat dalam kegelapan, berarti dengan berbuat apa yang benar, kita hidup dalam kebenaran. Hal ini menjelaskan mengapa orang yang berbuat dosa & kejahatan menjauhi firmanNya. Karena mereka tidak ingin perbuatan mereka yang gelap terlihat. Yohanes 3:20-21, 20Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; 21tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.” Amin. Tuhan mau agar kita bangkit dan menjadi terangNya. Tidak sekedar menjadi anak-anak Tuhan yang biasa-biasa saja, tetapi menjadi TERANG dan berSINAR dimanapun kita berada, nama Tuhan dimuliakan melalui hidup kita . Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SurvivalXRevivalSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Ulangan 30, 31
PB: Kisah Para Rasul 17:16-34
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Ibu Caroline – Bandung
Kita berdoa waktu tidak ada lagi yang kita bisa lakukan, tapi Tuhan ingin kita berdoa sebelum kita melakukan segala sesuatu. We pray when there's nothing else we can do, but God wants us to pray before we do anything at all (Oswald Chambers).

Madam Ossy
Jumat, 17 Maret 2017. Bacaan: 1 Raja-Raja 17:7-24. Setahun: Yosua 11-13. Nas: “Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan” (1 Raja-Raja 17:9). Jehovah Jireh. Ketika saya membutuhkan biaya besar untuk berobat dan cuci darah di tahun 2014, hadir BPJS program pemerintah sebagai asuransi kesehatan yang murah bagi rakyat Indonesia. Bagi saya, itu bukan cuma keberuntungan, tetapi Allah menyediakan (Jehovah Jireh). Jika tanpa BPJS kemungkinan saya tidak tertolong karena tidak mampu membayar biaya cuci darah. Seperti janda di Sarfat, jika bukan pertolongan Tuhan, dia akan mati karena makanan kebutuhan hidupnya telah habis. Imannya sungguh mengherankan. Dalam kemiskinannya dia tidak mementingkan diri sendiri, tetapi bersedia dipakai Tuhan untuk memberi makan Elia. Ia tidak mengeluh, malah ia taat kepada firman Tuhan yang disampaikan nabi Elia. Ketaatannya membuat ia mengalami mujizat dan pemeliharaan Tuhan. Sedikit tepung dan minyak yang dimilikinya tidak berkurang, serta anak perempuannya yang mati, dapat hidup kembali. Jika saja janda di Sarfat tidak menuruti firman Tuhan, kemungkinan dia tidak menerima berkat spesial itu dari Tuhan. Saya merenungkan ini dan menjadi sadar, berapa banyak berkat Tuhan yang saya pakai hanya menuruti keinginan diri sendiri, yang mungkin tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Seringkali orang merasakan kekurangan berkat sehingga berkeluh kesah, padahal Tuhan tidak kurang memberkati. Kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, bukan saja berkat-berkat umum, tetapi juga diberi-Nya berkat-berkat khusus. Namun seringkali berkat-berkat Tuhan terbuang karena salah dalam penggunaannya, bukan untuk kebutuhan hidup tetapi untuk memuaskan keinginan –JAP. BERKAT TUHAN TIDAK PERNAH KURANG TETAPI SERINGKALI KITA SALAH MENGGUNAKANNYA.

Bp. Anto – Citraland
Dosa yang paling parah adalah jika seseorang tidak BERDOA - P.T. Forsyth. Mengenai aku, jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan kamu... --1 Sam 12:23. Banyak orang memerlukan doa kita dan Tuhan belum pensiun untuk menjawab doa-doa kita... Jadi berdoalah lebih lagi...

GNCC
Ketika engkau galau atau hidup tidak tenang alkitab berkata di Mazmur 62:2, “HANYA DEKAT ALLAH SAJA AKU TENANG, dari pada-Nyalah keselamatanku.” Sekarang engkau tahu kemana harus berada bukan? Tuhan Yesus baik! #gncc

Ibu Evie – Probolinggo
INGAT & TOLONGLAH orang-orang MISKIN. Hanya kami harus tetap mengingat orang-orang miskin & memang itulah yang sungguh-sungguh kuusahakan melakukannya (Gal 2:10). Mengapa Allah membiarkan begitu banyak anak-anak-Nya miskin? Dia bisa membuat mereka semua kaya jika Dia berkenan; Dia bisa menaruh kantong-kantong emas di pintu mereka; Dia bisa mengirimkan mereka penghasilan tahunan yang besar; atau menebarkan kelimpahan persediaan kebutuhan hidup didalam rumah mereka, seperti saat Dia membuat burung puyuh berbaring bertumpuk-tumpuk di seputar perkemahan orang Israel & menghujankan roti dari surga untuk memberi makan pagi hari. Mereka tidak harus miskin, kecuali kalau Dia melihat itu adalah yang terbaik. Sebab segala yang ada di dalam dunia ini adalah milik Tuhan (Maz 24:1). Dia sanggup memenuhi kebutuhan mereka; Dia bisa membuat orang terkaya, terbesar & terkuat membawa semua kuasa & kekayaan mereka ke kaki anak-anak-Nya, karena hati semua orang berada dalam kuasa tangan-Nya (Ams 21:1). Tapi Dia tidak memilih untuk melakukannya; Dia mengizinkan mereka untuk menderita kekurangan, mengizinkan mereka untuk merana didalam kemelaratan & ketidakjelasan. Mengapa begini? Ada banyak alasan: salah satunya ialah untuk memberi kita, yang beruntung & diberkati Tuhan dengan kecukupan, jadi sebuah kesempatan untuk menunjukkan kasih kita kepada Yesus. Kita menunjukkan kasih kita kepada Kristus ketika kita melihat ada orang lain yang membutuhkan pertolongan dari kita, ini sebagai bukti bahwa kasih kita kepada Tuhan yang tidak nampak (1 Yoh 3:17), dengan melayani dalam bersedekah kepada saudara kita yang miskin itu seperti kita memberi kepada Tuhan (Mat 25:40) & kita sendiri tidak sampai kekurangan (Ams 28:27). Jadi cinta kita kepada Tuhan bukan hanya sekedar dalam tutur kata, tetapi dalam perbuatan yang sesuai dengan kebenaran (1 Yoh 3:18). Inilah buktinya jika kita benar-benar mengasihi Kristus, kita akan peduli terhadap mereka yang dicintai & disayangi-Nya yang dalam keadaan miskin, kita mengasihi mereka juga. Marilah kita memandang hal itu bukan sebagai kewajiban yang memberatkan, sehingga membuat kita sendiri jadi tambah kekurangan, tetapi pandanglah sebagai penaburan, justru membuat kita sendiri tidak sampai kekurangan, bahkan tambah limpah (Ams 11:24-25) & sambil meringankan kemiskinan saudara-saudara kita seiman (2 Kor 8:15), sambil mengingat perkataan Tuhan Yesus yang pasti, jadi asal percaya & dilakukan (Kis 20:35). Adalah lebih keberkatan memberi daripada menerima. JANGAN TAKUT KEKURANGAN karena MEMBERI KEPADA orang MISKIN (SESUAI dengan KEMAMPUAN HATI TULUS & BIJAK), PASTI SAUDARA SENDIRI tidak AKAN BERKEKURANGAN, ITULAH JAMINAN DARI TUHAN (Ams 28:27). Amin. Gbu. Immanuel.

No comments:

Post a Comment