SURVIVAL
VS REVIVAL
Survival
x Revival Day 25 – BANGKIT dengan SATU IMAN (5).
Efesus 4:4-6, “4satu
tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu
pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, 5satu
Tuhan, SATU IMAN, satu baptisan, 6atu
Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua
dan di dalam semua.”
Setiap orang percaya mempunyai SATU IMAN/satu kepercayaan yang
terkandung didalamnya. Yakni kepercayaan didalam Yesus Kristus Tuhan
yang telah datang, mati, bangkit dan naik ke surga untuk menyediakan
tempat bagi kita semua yang percaya kepadaNya. Mungkin anak-anak
Tuhan bisa memiliki perbedaan dalam Interprestasi dan kebiasaan di
gereja, tetapi kita semua memiliki SATU IMAN pada Kristus .
Yudas 1:3, “Saudara-saudaraku
yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis
kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong
untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu TETAP
BERJUANG untuk mempertahankan IMAN yang telah disampaikan kepada
orang-orang kudus.”
Amin. Salah satu tujuan SATU IMAN/Kesatuan IMAN dalam gereja Tuhan
adalah supaya jemaat dapat bertumbuh dengan baik. Setelah kemarin
kita membangun karakter (rendah hati, lemah lembut, dll) kita
mengerti bahwa Allah sendiri yang memperSATUkan, maka kita akan
bertumbuh menjadi seseorang yang tangguh yang pada akhirnya dapat
membangun tubuh Kristus. Amin. Sudahkah kita BANGKIT dengan Satu
IMAN?
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SurvivalXRevivalSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Yosua 19 ,20, 21
PB:
Kisah Para Rasul 22
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
#HappyWeekend
#HappyWithUrFam
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
MENJADI
MANUSIA YANG DAHSYAT. Ada seorang pemuda yang diramal bakalan hidup
susah, cita-citanya tak akan tercapai, usaha pun bisa bangkrut, tak
bisa punya keturunan, benar-benar hidupnya sangat susah &
menderita sekali. Dia tak percaya ramalan tersebut & memutuskan
pergi mencari seorang untuk berkonsultasi. Akhirnya dia berkonsultasi
dengan Seorang Tua Bijak & memberikan nasihat: “BUATLAH 1000
KEBAIKAN, MAKA AKAN BERUBAH LEBIH BAIK.” Akhirnya dia melakukan
saran tersebut, karena seseorang memang HARUS BERBUAT KEBAIKAN.
Berbulan-bulan dia kerjakan Kebaikan yang dia bisa. Dia membantu
orang angkut barang, memberi makan yang lapar, menyeberangkan orang
di sungai, & berbagai kebaikan lainnya. Akan tetapi ketika
dihitungan baru 700an berbuat kebaikan, kok hidupnya sudah berubah
total menjadi jauh lebih baik, bahkan sangat BAIK & MAKMUR. Dia
kembali lagi berkonsultasi ke Orang Tua Bijak tersebut. Orang Tua
Bijak tersebut berkata, “Tidak mungkin, harus 1000x baru bisa. Coba
ditelusuri lagi...” Begitu ditelusuri satu-satu, sampailah dia pada
hitungan 1 amal dimana pemuda ini pernah membangun JEMBATAN, agar
orang-orang bisa gampang menyebrangi sungai tersebut. Ternyata
JEMBATAN yang dia bangun itu bukan hanya 1x kebaikan, tapi setiap
orang yang melintas jembatan tersebut dihitung sebagai 1x kebaikan.
Marilah kita mengubah nasib menjadi lebih baik dengan MEMULAI BERBUAT
BAIK terhadap orang banyak setiap harinya. INGATLAH, ketika kita
berbuat jahat, keberuntungan sudah menjauh & maut seolah sudah
mengetuk pintu. Sebaliknya ketika KEBAIKAN ditabur, maut pun seolah
menjauh & KESEJAHTERAAN akan makin mendekati kita. Hidup ini
Hanya Sekali, HIDUPLAH dengan KEBAIKAN-KEBAIKAN, JADILAH MANUSIA yang
DAHSYAT!!! TUJUAN UTAMA KITA DALAM HIDUP INI ADALAH UNTUK MEMBANTU
ORANG LAIN, & JIKA KITA TAK DAPAT MEMBANTU MEREKA, SETIDAKNYA
JANGANLAH MENYAKITI MEREKA. “Sedapat-dapatnya, kalau hal itu
bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!”
(Roma 12:18). God bless you all.
Ibu
Caroline – Bandung
Sabtu,
25 Maret 2017. Bacaan: Markus 1:1-8. Setahun: Hakim-Hakim 8-9. Nas:
Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah
jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya (Markus 1:3). Sang
Suara. Far East Broadcasting Company (FEBC) mewartakan Injil melalui
siaran radio, termasuk menjangkau Indonesia. Pada 7 September 2016
yang lalu mereka menayangkan video kesaksian Pak Freddy. Telah 5
tahun 7 bulan ia mengalami kebutaan. Kegelapan, rasa sepi dan putus
asa membuatnya bertekad untuk bunuh diri. Tepat di saat kritis,
siaran radio FEBC terdengar. Hatinya tersentuh. Pak Freddy bersaksi,
imannya dikuatkan kembali oleh suara dari kotak elektronik mungil di
kamarnya itu. Sosok Yohanes Pembaptis adalah sosok yang unik. Masa
pelayanannya amat singkat. Padang gurun yang sepi menjadi
habitatnya.Pekerjaan dan dirinya tidak menonjol karena segera setelah
penampilannya, Yesus Kristus-Sang Mesias-memasuki panggung sejarah
keselamatan dunia.Yohanes bukan siapa-siapa dibandingkan Pria dari
Nazaret itu (ay. 7-8). Dirinya hanyalah “suara” yang mengantar
kedatangan Yesus, Sang Putera Allah. Manusia masa kini amat
mengutamakan penampilan. Pelayanan pun maunya tampil dan diakui
publik. Padahal Tuhan tidak demikian. Dia juga memakai banyak
peran-peran 'tersembunyi' yang memberkati orang tanpa gembar-gembor.
Cukup suara teduh yang menyentuh di saat paling menentukan. Jadi,
jangan kecil hati karena pelayanan Anda tak nampak di mata
manusia-yang terpenting Tuhan memakainya –PAD. SUARA TUHAN BERGEMA
MELALUI PELAYANAN-PELAYANAN SEDERHANA YANG DILAKUKAN DENGAN
KERENDAH-HATIAN.

No comments:
Post a Comment