Saturday, 25 March 2017

25 Maret 2017

SURVIVAL VS REVIVAL




Survival x Revival Day 25 – BANGKIT dengan SATU IMAN (5). Efesus 4:4-6, 4satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, 5satu Tuhan, SATU IMAN, satu baptisan, 6atu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.” Setiap orang percaya mempunyai SATU IMAN/satu kepercayaan yang terkandung didalamnya. Yakni kepercayaan didalam Yesus Kristus Tuhan yang telah datang, mati, bangkit dan naik ke surga untuk menyediakan tempat bagi kita semua yang percaya kepadaNya. Mungkin anak-anak Tuhan bisa memiliki perbedaan dalam Interprestasi dan kebiasaan di gereja, tetapi kita semua memiliki SATU IMAN pada Kristus . Yudas 1:3, “Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu TETAP BERJUANG untuk mempertahankan IMAN yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.” Amin. Salah satu tujuan SATU IMAN/Kesatuan IMAN dalam gereja Tuhan adalah supaya jemaat dapat bertumbuh dengan baik. Setelah kemarin kita membangun karakter (rendah hati, lemah lembut, dll) kita mengerti bahwa Allah sendiri yang memperSATUkan, maka kita akan bertumbuh menjadi seseorang yang tangguh yang pada akhirnya dapat membangun tubuh Kristus. Amin. Sudahkah kita BANGKIT dengan Satu IMAN?

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SurvivalXRevivalSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yosua 19 ,20, 21
PB: Kisah Para Rasul 22
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
#HappyWeekend
#HappyWithUrFam

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
MENJADI MANUSIA YANG DAHSYAT. Ada seorang pemuda yang diramal bakalan hidup susah, cita-citanya tak akan tercapai, usaha pun bisa bangkrut, tak bisa punya keturunan, benar-benar hidupnya sangat susah & menderita sekali. Dia tak percaya ramalan tersebut & memutuskan pergi mencari seorang untuk berkonsultasi. Akhirnya dia berkonsultasi dengan Seorang Tua Bijak & memberikan nasihat: “BUATLAH 1000 KEBAIKAN, MAKA AKAN BERUBAH LEBIH BAIK.” Akhirnya dia melakukan saran tersebut, karena seseorang memang HARUS BERBUAT KEBAIKAN. Berbulan-bulan dia kerjakan Kebaikan yang dia bisa. Dia membantu orang angkut barang, memberi makan yang lapar, menyeberangkan orang di sungai, & berbagai kebaikan lainnya. Akan tetapi ketika dihitungan baru 700an berbuat kebaikan, kok hidupnya sudah berubah total menjadi jauh lebih baik, bahkan sangat BAIK & MAKMUR. Dia kembali lagi berkonsultasi ke Orang Tua Bijak tersebut. Orang Tua Bijak tersebut berkata, “Tidak mungkin, harus 1000x baru bisa. Coba ditelusuri lagi...” Begitu ditelusuri satu-satu, sampailah dia pada hitungan 1 amal dimana pemuda ini pernah membangun JEMBATAN, agar orang-orang bisa gampang menyebrangi sungai tersebut. Ternyata JEMBATAN yang dia bangun itu bukan hanya 1x kebaikan, tapi setiap orang yang melintas jembatan tersebut dihitung sebagai 1x kebaikan. Marilah kita mengubah nasib menjadi lebih baik dengan MEMULAI BERBUAT BAIK terhadap orang banyak setiap harinya. INGATLAH, ketika kita berbuat jahat, keberuntungan sudah menjauh & maut seolah sudah mengetuk pintu. Sebaliknya ketika KEBAIKAN ditabur, maut pun seolah menjauh & KESEJAHTERAAN akan makin mendekati kita. Hidup ini Hanya Sekali, HIDUPLAH dengan KEBAIKAN-KEBAIKAN, JADILAH MANUSIA yang DAHSYAT!!! TUJUAN UTAMA KITA DALAM HIDUP INI ADALAH UNTUK MEMBANTU ORANG LAIN, & JIKA KITA TAK DAPAT MEMBANTU MEREKA, SETIDAKNYA JANGANLAH MENYAKITI MEREKA. “Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!” (Roma 12:18). God bless you all.

Ibu Caroline – Bandung
Sabtu, 25 Maret 2017. Bacaan: Markus 1:1-8. Setahun: Hakim-Hakim 8-9. Nas: Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya (Markus 1:3). Sang Suara. Far East Broadcasting Company (FEBC) mewartakan Injil melalui siaran radio, termasuk menjangkau Indonesia. Pada 7 September 2016 yang lalu mereka menayangkan video kesaksian Pak Freddy. Telah 5 tahun 7 bulan ia mengalami kebutaan. Kegelapan, rasa sepi dan putus asa membuatnya bertekad untuk bunuh diri. Tepat di saat kritis, siaran radio FEBC terdengar. Hatinya tersentuh. Pak Freddy bersaksi, imannya dikuatkan kembali oleh suara dari kotak elektronik mungil di kamarnya itu. Sosok Yohanes Pembaptis adalah sosok yang unik. Masa pelayanannya amat singkat. Padang gurun yang sepi menjadi habitatnya.Pekerjaan dan dirinya tidak menonjol karena segera setelah penampilannya, Yesus Kristus-Sang Mesias-memasuki panggung sejarah keselamatan dunia.Yohanes bukan siapa-siapa dibandingkan Pria dari Nazaret itu (ay. 7-8). Dirinya hanyalah “suara” yang mengantar kedatangan Yesus, Sang Putera Allah. Manusia masa kini amat mengutamakan penampilan. Pelayanan pun maunya tampil dan diakui publik. Padahal Tuhan tidak demikian. Dia juga memakai banyak peran-peran 'tersembunyi' yang memberkati orang tanpa gembar-gembor. Cukup suara teduh yang menyentuh di saat paling menentukan. Jadi, jangan kecil hati karena pelayanan Anda tak nampak di mata manusia-yang terpenting Tuhan memakainya –PAD. SUARA TUHAN BERGEMA MELALUI PELAYANAN-PELAYANAN SEDERHANA YANG DILAKUKAN DENGAN KERENDAH-HATIAN.

No comments:

Post a Comment