SURVIVAL
VS REVIVAL
Survival
x Revival Day 24 – BANGKIT dalam KESATUAN (4).
Efesus 4:3, “Dan
berusahalah MEMELIHARA KESATUAN Roh oleh ikatan damai sejahtera.”
Rasul Paulus mengajak kita untuk “Keep
The Unity”.
Kata BERUSAHA dalam bahasa aslinya adalah spoudazo
yang artinya berusaha dengan seluruh kekuatan. Mengusahakan yang
terbaik/memiliki keinginan yang kuat untuk menciptakan kesatuan.
Sedangkan kata MEMELIHARA atau terreo
artinya: berjaga-jaga dengan tujuan untuk melindungi. Kita tidak
diminta untuk menciptakan KESATUAN tetapi (memelihara): MENJAGA apa
yang Tuhan telah lakukan saat IA menciptakn manusia yang baru,
menjadi SATU dengan Kristus. Serangkaian nasihat Rasul Paulus agar
kita bangkit dalam KESATUAN:
Efesus
2:15-16, “15sebab
dengan mati- Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat
dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya
menjadi SATU manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu
mengadakan damai sejahtera, 16dan
untuk memperdamaikan keduanya, di dalam SATU tubuh, dengan Allah oleh
salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.”
1 Kor 1:10, “Tetapi
aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus
Kristus, supaya kamu SEIA SEKATA dan jangan ada perpecahan di antara
kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu ERAT BERSATU dan SEHATI SEPIKIR.”
2 Kor 13:11, “Akhirnya,
saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya
SEMPURNA. Terimalah segala nasihatku! SEHATI SEPIKIR lah kamu, dan
hiduplah dalam DAMAI SEJAHTERA; maka Allah, SUMBER KASIH dan DAMAI
SEJAHTERA akan menyertai kamu!”
Amin .
Sudahkah kita BANGKIT memelihara KESATUAN diantara saudara-saudara
seiman kita dalam pelayanan? Dengan rekan-rekan sekerja di
market place
kita? Bahkan dimanapun kita berada, adakah memelihara KESATUAN itu
sudah kita usahakan/kita jaga? Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SurvivalXRevivalSeries
Note:
Jangan
lewatkan pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Yosua 16, 17, 18
PB:
Kisah Para Rasul 21:27-40
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
WM
Stars
ANTUSIASME.
“Engkau semuda keyakinanmu, setua keraguanmu; Semuda kepercayaan
dirimu, setua ketakutanmu; Semuda harapanmu, setua keputusasaanmu.
Usia dapat mengerutkan kulit, tapi mengabaikan antusiasme akan
mengerutkan jiwa.” - Dale Carnegie. Pemeriksaan dokter menyatakan
bahwa kondisi mata ayahnya tidak akan bisa melihat lagi. Lalu
Bramwell memberitahu William Booth, ayahnya, mengenai kondisi
matanya. Respon William Booth atas pemeriksaan itu, sambil memegang
erat tangan anaknya, katanya pada Bramwell: “Anakku Aku telah
melakukan apa yang bisa aku perbuat bagi Allah dan bagi orang lain
dengan mataku. Sekarang aku harus melakukan bagi Allah dan
orang-orang tanpa mataku.” Kalau saat ini anda mengalami patah
semangat dalam menghadapi cobaan hidup, mari kuatkan hati dan tetap
percaya bahwa -”Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah
pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia.
Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu
dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan
memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat
menanggungnya.” 1 Korintus 10:13 (TB)
2
Korintus 4:8-9, 16-18
8
Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis
akal, namun tidak putus asa;
9
kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan,
namun tidak binasa.
16
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah
kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari
sehari ke sehari.
17
Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami
kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari
pada penderitaan kami.
18
Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak
kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak
kelihatan adalah kekal.
Pengkhotbah
9:10 – Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan,
kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan,
pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana
engkau akan pergi.
Ibu
Caroline – Bandung
Orang
yang dekat dengan Tuhan bukan berarti tak ada air mata, orang yang
taat pada Tuhan bukan berarti tak ada kekurangan... Orang yang tekun
berdoa bukan berarti tidak ada masa-masa sulit tetapi orang tersebut
akan selalu dalam penyertaan Tuhan dalam pergumulan pasti ada
harapan! Karena Tuhan selalu punya waktu yang tepat untuk memberikan
yang terbaik!! Kuatkan hatimu, masalah yang engkau hadapi saat ini
ada supaya engkau dapat belajar dari hal itu dan bertumbuh semakin
kuat dalam hubunganmu dengan Tuhan. Ingatlah sebesar apapun masalahmu
Tuhan masih lebih besar dari masalahmu. Jadi janganlah kuatir akan
hidupmu karena engkau punya Tuhan yang hebat dan setia menyertaimu
sampai akhir jaman. Jalani kehidupan dengan penuh kesungguhan hadapi
kenyataan dengan penuh kesabaran maka yang akan kita dapat adalah
kebahagiaan. Ada beribu cobaan menerpamu tapi ada berjuta jalan
keluar bersama Tuhan. Apapun keadaanmu percayalah ada Tangan Kuat
yang tidak terlihat yang menopangmu. Berdoalah... Tuhan dapat
melakukan segala hal dalam sekejap dari apa yang dapat kita lakukan
seumur hidup ☀ Selamat pagi... Selamat berkarya dalam berkat
Tuhan... Have a beautiful day. God bless you.
Madam
Ossy
Jumat,
24 Maret 2017. Bacaan: Matius 25:14-30. Setahun: Hakim-Hakim 6-7.
Nas: Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali
lubang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya (Matius
25:18). Menghargai yang Tuhan Berikan. Teman saya menerapkan cara
yang unik untuk menghargai mobil yang Tuhan berikan kepadanya. Selain
untuk keperluan pekerjaan dan keluarga, ia memakai mobilnya yang
sederhana untuk keperluan antar-jemput anggota jemaat untuk
beribadah. Rupanya Tuhan memberkati kesetiaan dan kerelaan hatinya,
dengan memberikan mobil berkapasitas lebih besar, agar dapat melayani
lebih banyak orang. Hamba penerima dua dan lima talenta menghargai
pemberian tuannya dengan mempergunakan talenta yang mereka terima,
lalu menyerahkan hasilnya kembali kepada tuannya. Berbeda dengan
hamba penerima satu talenta. Alasan takut dan persepsi yang keliru
terhadap tuannya, membuatnya memilih memendam talenta yang seharusnya
ia jalankan. Talenta yang dikembangkan akhirnya berlipat ganda,
sedangkan talenta yang dikubur tak berguna. Akhirnya, satu talenta
yang tidak terpakai diambil, lalu diserahkan kepada hamba yang
menghasilkan sepuluh talenta. Hamba penerima satu talenta itu dihukum
karena dianggap tidak berguna dalam kerajaan tuannya. Menggunakan
talenta yang Tuhan anugerahkan tidak terbatas hanya untuk pelayanan
di gereja, sebab talenta berbicara mengenai pemberian dan kepercayaan
dari Tuhan. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghargai
pemberian Tuhan. Mari lihat pemberian yang Tuhan sedang “titipkan”
kepada kita, bisa berupa kendaraan bermotor, kemampuan menulis, modal
usaha, pekerjaan, dan masih banyak lagi. Sudahkah kita menghargai
pemberian Tuhan dengan memaksimalkannya untuk memuliakan Dia? --GHJ.
APA PUN PEMBERIAN TUHAN YANG TIDAK KITA HARGAI, CEPAT ATAU LAMBAT
AKAN DIAMBIL KEMBALI OLEH-NYA.
Ibu
Sinta – CL 3
Firman
Tuhan pagi ini sangat menginspirasi kita untuk memelihara bahkan
meningkatkan kesatuan yang sudah ada. Bersatu kita menjadi kuat,
segala hal yang dilakukan bersama-sama akan terasa lebih ringan.
Bahkan juga semakin tampak indah. Thank you Cik, selamat pagi,
selamat beraktivitas. JBU all too...
Xavier
Quentin Pranata
“Ke
mana pun kita pergi, asal hati masih melekat di rumah, yakinlah Tuhan
beri proteksi.” Xavier Quentin Pranata.
GNCC
It's
Friday... Satu kali ada seorang yang bertanya kepada ibu Theresa:
“apa yang harus aku lakukan untuk menolong dunia ini dan
menyelamatkannya?” Dengan tersenyum ibu Theresa berkata: “go home
and love your wife” (pulang dan cintai istrimu).
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
HIDUP
TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS. Θ BUTUH batu kerikil supaya kita
BERHATI-HATI... Θ BUTUH semak berduri supaya kita WASPADA... Θ
BUTUH Pesimpangan supaya kita BIJAKSANA dalam MEMILIH... Θ BUTUH
Petunjuk jalan supaya kita punya HARAPAN tentang arah masa depan...
Hidup Butuh MASALAH supaya kita tahu kita punya KEKUATAN... BUTUH
Pengorbanan supaya kita tahu cara BEKERJA KERAS... BUTUH airmata
supaya kita tahu MERENDAHKAN HATI... BUTUH dicela supaya kita tahu
bagaimana cara MENGHARGAI... BUTUH tertawa & senyum supaya kita
tahu MENGUCAP SYUKUR... BUTUH Orang lain supaya kita tahu kita TAK
SENDIRI... Jangan selesaikan MASALAH dengan mengeluh, berkeluh kesah,
dan marah-marah, selesaikan saja dengan sabar, bersyukur, dan jangan
lupa TERSENYUM. Teruslah MELANGKAH walau mendapat RINTANGAN, jangan
takut... Saat tidak ada lagi tembok untuk bersandar, masih ada lutut
untuk berlutut. Perbuatan baik yang paling sempurna adalah perbuatan
baik yang tidak terlihat, Namun... dapat dirasakan hingga jauh ke
dalam relung hati. Jangan menghitung apa yang hilang, namun hitunglah
apa yang tersisa. Sekecil apapun penghasilan kita, pasti akan cukup
bila digunakan untuk Kebutuhan Hidup. Sebesar apapun penghasilan
kita, pasti akan kurang bila digunakan untuk Gaya Hidup. Tidak
selamanya kata-kata yang indah itu benar, juga tidak selamanya
kata-kata yang menyakitkan itu salah. Hidup ini terlalu singkat,
lepaskan mereka yang menyakitimu, sayangi mereka yang peduli padamu.
Dan berjuanglah untuk mereka yang berarti bagimu. Bertemanlah dengan
semua orang, tapi bergaullah dengan orang yang berintegritas dan
mempunyai nilai hidup yang benar, karena pergaulan akan mempengaruhi
cara kita hidup dan masa depan kita. “Jika engkau tawar hati pada
masa kesesakan, kecillah kekuatanmu” (Amsal 24:10).

No comments:
Post a Comment