Friday, 26 August 2016

26 Agustus 2016

INFLUENCED






Perempuan Samaria (Yohanes 4: 1-42). Pada suatu waktu Yesus hendak memperkenalkan suatu air lain yang dapat memberi HIDUP kepada seorang perempuan yang terhilang dalam dosanya. DIA sengaja memilih untuk pergi ke suatu kota di Samaria, tempat yang tidak akan pernah dikunjungi oleh seorang rabi yang terpandang. Di kota itu Yesus berbicara kepada perempuan tersebut (Penginjilan Pribadi) tentang “AIR HIDUP”. Ayat 14: “tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” AIR HIDUP itu adalah Yesus sendiri. Mereka yang menerimaNya akan mendapat hidup yang kekal. Selain itu Yesus juga berbicara tentang orang-orang yang menerimaNya “dari dalam hatinya akan mengalir aliran AIR HIDUP” (Yoh 7:38). AIR HIDUP yang menyegarkan kita juga akan menyegarkan orang lain. Amin. Kita diberi panggilan yang istimewa untuk membawa kabar (influence) tentang Yesus kepada mereka. Kristus adalah AIR HIDUP yang sesungguhnya yang dirindukan oleh banyak orang. Amin.

Madam Ossy
Setiap kali kita melihat seseorang yang sudah layaknya buluh yang patah terkulai, mari jangan menyerah. Sumbu yang pudar nyalanya bukan berarti pasti mati. Orang yang penuh dengan kelemahan dan dosa, tidak menandakan bahwa ia tak mungkin berbalik arah. Teruslah berdoa bagi mereka, bahkan beri kesempatan pada mereka. Nantikan Tuhan mengubah hidupnya. Matius 12:20, “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang.” Sadarilah bahwa beban kehidupan akan selalu datang silih berganti. Tetapi kabar baiknya adalah, Tuhan mengerti kesulitan kita. Dia mendengar segala teriakan, rintihan dan keluh kesah kita dan sangat peduli terhadap itu semua. Yesus sendiri berkata: “Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius 11:28). God bless you.

Xavier Quentin Pranata
“Ketimbang fokus kepada sakit yang kita derita, lebih baik mengarahkan mata pada Dia yang sanggup menyembuhkannya.” Xavier Quentin Pranata.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 107:9 – Sebab dipuaskan-NYA jiwa yang dahaga dan jiwa yang lapar dikenyangkan-NYA dengan kebaikan! Bersyukur... Terima kasih YESUSku buat kebaikan-MU. Puji TUHAN! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry Malang.

No comments:

Post a Comment