INFLUENCED
Hari ini kita
memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 71. Bagaimana sikap kita dengan
kondisi bagus yang ada sekarang ini? Marilah tetap melihat hal-hal baik yang
ada pada bangsa ini, dan bersyukurlah untuk apa yang telah dicapai sampai saat
ini. Jika masih ada hal yang buruk yang kita lihat, doakanlah. Bagi kita yang
terpenting adalah apakah kita sudah merdeka secara “rohani” (2 Kor 3:17). Sebab
Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Bahkan
Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat Galatia mengatakan: “Saudara-saudara,
memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan
kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan
layanilah seorang akan yang lain oleh kasih” (Galatia 5:13). Layanilah seorang
akan yang lain dengan Kasih ,itulah yang menjadi dasar bagi kita dalam mengisi
Kemerdekaan ini. Berpartisipasi memperbaiki bangsa ini untuk terus memerdekakan
jiwa-jiwa yang masih terbelenggu dosa. Amin.
GNCC
Ester sadar akan
panggilannya. Ester diangkat oleh Tuhan untuk jadi Ratu demi menyelamatkan
bangsa Israel. Demikian juga Tuhan mempromosikan kita ada tujuan illahi didalamnya
yaitu untuk kerajaan Allah, bukan untuk kerajaan kita. Jangan kita malah sibuk
dengan kerajaan kita sendiri ketika Tuhan angkat hidup kita. Selamat Pagi.
Merdeka!!!
Madam
Ossy
SAAT TEDUH.
Rabu, 17 Agustus 2016. Titik Fokus Sejarah. Lalu Ia menjelaskan kepada mereka
apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab
Musa dan segala kitab nabi-nabi (Lukas 24:27). Kisah hidup-Nya dituliskan lebih
dari 500 tahun sebelum Dia lahir. Kisah-Nya terdapat dalam berbagai kitab yang
terbit sebelum masa hidup-Nya. Saya memiliki buku itu. Pada waktu membacanya,
saya menemukan tempat yang dinubuatkan sebagai tempat kelahiran-Nya, nama
keluarga-Nya, dan pekerjaan-Nya. Kitab itu menubuatkan orang itu akan
menyembuhkan orang-orang sakit. Bangsa-Nya sendiri akan membenci-Nya dan salah
seorang sahabat-Nya akan mengkhianati-Nya. Kitab itu menubuatkan ongkos yang
harus dibayarkan kepada si penghianat dan kapan Dia akan mati. Kitab yang luar
biasa ini juga menyatakan bahwa para penguasa akan membawa orang ini ke
pengadilan, bahwa Dia akan dihukum mati sebagai penjahat. Namun, walaupun mati
sebagai penjahat yang miskin demi kebaikan dunia kita, Dia akan dikuburkan
dalam kubur orang kaya. Tentu saja, nama orang ini adalah Yesus, dan kitab
sucilah yang menyatakan sejarah kehidupan-Nya terlebih dahulu. Para penulis
kitab suci menuliskan semua nubuatan mengenai Yesus mulai dari 500 sampai 1000
tahun sebelum Dia dilahirkan. Nubuatan dan janji dalam Perjanjian Lama
mengungkapkan kabar baik mengenai Yesus. Semua itu memberikan kepada kita
keyakinan kepada Yesus. Yesus adalah pemeran utama kisah keselamatan
sebagaimana diceritakan dalam kitab Perjanjian Lama dan kitab Perjanjian Baru.
Semua sejarah berkisar pada kelahiran Yesus. Marilah kita menjadikan Yesus,
yang adalah titik fokus sejarah, sebagai titik fokus hidup kita --Daniel Korre.
DIA ADA DALAM SEJARAH DUNIA, DIA JUGA ADA DALAM SEJARAH HIDUP KITA. Selamat
Pagi Indonesia. SELAMAT HARI JADI KEMERDEKAAN 71th. Indonesia Kerja
Nyata. MERDEKA!!!! MERDEKA!!!! Tuhan Yesus memberkati.
Tante
Elisabeth – NTT
Kita harus tahu
siapa yang mempimpin kita. Yesus Kristus yang berjalan di depan kita (Kel
23:15-33). Kita harus mengerti pergerakan Tuhan sehingga kita juga melakukan
hal yang sama. Keluaran 13:17-18 kita cenderung gampang menyesal dan balik ke
jalan yang lama mumpung dekat, lebih suka jadi budak. Tidak suka pergi misi
karena tidak mau susah. Mau jadi budak tidak mau jadi tentara. Tuhan bawa kita
sejauh ini dengan segala konsekuensinya (sakit hati, mungkin kecewa, jatuh
bangun, sengsara) supaya siap berperang sampai dari hati budak menjadi hati
tentara. Keluaran 23:20-33. Orang yang pergi dalam pengutusan akan mengalami
ini. Kita harus tahu siapa yang menuntun kita. Ada pengutusan (Yoh 5:15-21)
untuk melakukan kebenaran menjadi mudah karena kita melakukannya dengan imam.
Amin... JBU all.

No comments:
Post a Comment