Wednesday, 17 August 2016

17 Agustus 2016

INFLUENCED






Hari ini kita memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 71. Bagaimana sikap kita dengan kondisi bagus yang ada sekarang ini? Marilah tetap melihat hal-hal baik yang ada pada bangsa ini, dan bersyukurlah untuk apa yang telah dicapai sampai saat ini. Jika masih ada hal yang buruk yang kita lihat, doakanlah. Bagi kita yang terpenting adalah apakah kita sudah merdeka secara “rohani” (2 Kor 3:17). Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Bahkan Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat Galatia mengatakan: “Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih” (Galatia 5:13). Layanilah seorang akan yang lain dengan Kasih ,itulah yang menjadi dasar bagi kita dalam mengisi Kemerdekaan ini. Berpartisipasi memperbaiki bangsa ini untuk terus memerdekakan jiwa-jiwa yang masih terbelenggu dosa. Amin.

GNCC
Ester sadar akan panggilannya. Ester diangkat oleh Tuhan untuk jadi Ratu demi menyelamatkan bangsa Israel. Demikian juga Tuhan mempromosikan kita ada tujuan illahi didalamnya yaitu untuk kerajaan Allah, bukan untuk kerajaan kita. Jangan kita malah sibuk dengan kerajaan kita sendiri ketika Tuhan angkat hidup kita. Selamat Pagi. Merdeka!!!

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 17 Agustus 2016. Titik Fokus Sejarah. Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi (Lukas 24:27). Kisah hidup-Nya dituliskan lebih dari 500 tahun sebelum Dia lahir. Kisah-Nya terdapat dalam berbagai kitab yang terbit sebelum masa hidup-Nya. Saya memiliki buku itu. Pada waktu membacanya, saya menemukan tempat yang dinubuatkan sebagai tempat kelahiran-Nya, nama keluarga-Nya, dan pekerjaan-Nya. Kitab itu menubuatkan orang itu akan menyembuhkan orang-orang sakit. Bangsa-Nya sendiri akan membenci-Nya dan salah seorang sahabat-Nya akan mengkhianati-Nya. Kitab itu menubuatkan ongkos yang harus dibayarkan kepada si penghianat dan kapan Dia akan mati. Kitab yang luar biasa ini juga menyatakan bahwa para penguasa akan membawa orang ini ke pengadilan, bahwa Dia akan dihukum mati sebagai penjahat. Namun, walaupun mati sebagai penjahat yang miskin demi kebaikan dunia kita, Dia akan dikuburkan dalam kubur orang kaya. Tentu saja, nama orang ini adalah Yesus, dan kitab sucilah yang menyatakan sejarah kehidupan-Nya terlebih dahulu. Para penulis kitab suci menuliskan semua nubuatan mengenai Yesus mulai dari 500 sampai 1000 tahun sebelum Dia dilahirkan. Nubuatan dan janji dalam Perjanjian Lama mengungkapkan kabar baik mengenai Yesus. Semua itu memberikan kepada kita keyakinan kepada Yesus. Yesus adalah pemeran utama kisah keselamatan sebagaimana diceritakan dalam kitab Perjanjian Lama dan kitab Perjanjian Baru. Semua sejarah berkisar pada kelahiran Yesus. Marilah kita menjadikan Yesus, yang adalah titik fokus sejarah, sebagai titik fokus hidup kita --Daniel Korre. DIA ADA DALAM SEJARAH DUNIA, DIA JUGA ADA DALAM SEJARAH HIDUP KITA. Selamat Pagi Indonesia. SELAMAT HARI JADI KEMERDEKAAN 71th. Indonesia Kerja Nyata. MERDEKA!!!! MERDEKA!!!! Tuhan Yesus memberkati.

Tante Elisabeth – NTT
Kita harus tahu siapa yang mempimpin kita. Yesus Kristus yang berjalan di depan kita (Kel 23:15-33). Kita harus mengerti pergerakan Tuhan sehingga kita juga melakukan hal yang sama. Keluaran 13:17-18 kita cenderung gampang menyesal dan balik ke jalan yang lama mumpung dekat, lebih suka jadi budak. Tidak suka pergi misi karena tidak mau susah. Mau jadi budak tidak mau jadi tentara. Tuhan bawa kita sejauh ini dengan segala konsekuensinya (sakit hati, mungkin kecewa, jatuh bangun, sengsara) supaya siap berperang sampai dari hati budak menjadi hati tentara. Keluaran 23:20-33. Orang yang pergi dalam pengutusan akan mengalami ini. Kita harus tahu siapa yang menuntun kita. Ada pengutusan (Yoh 5:15-21) untuk melakukan kebenaran menjadi mudah karena kita melakukannya dengan imam. Amin... JBU all.

No comments:

Post a Comment