Friday, 12 August 2016

12 Agustus 2016

INFLUENCED






Yohanes 4:24-42. Setiap kita memilki BENIH dalam bentuk DNA/kode genetika yang merupakan peta dari karakteristik yang diturunkan oleh orang tua kita. Dalam DNA terkandung sebuah potensi kehidupan dan dalam benih terkandung BUAH yang akan dihasilkan. Demikian pula dalam kehidupan kita ada BENIH ILAHI yang siap menghasilkan buah-buah yang luar biasa. Setiap kita itu dirancang untuk “diberkati dan menjadi berkat”. Amin. Perempuan Samaria ini diberkati melalui percakapannya dengan Tuhan Yesus di sumur Yakub, setelah ia mengalami berkat Tuhan maka ia siap memberkati saudara-saudaranya (baca ayat: 39-42). Berkat kita yang terbesar adalah hubungan kita yang sudah dipulihkan dengan Tuhan  dan mendapatkan keselamatan kekal, setelah itu biarlah kita mau menjadi berkat/menajdi dampak yang baik/dampak yang positif bagi orang-orang yang ada disekitar kita bahwa ada keselamatan kekal bagi mereka yang percaya. Amin.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Pengkotbah 3:11 – TUHAN membuat segala sesuatu indah pada waktunya! Percayai, pertolongan-NYA ajaib selalu tepat pada waktunya. Tidak pernah terlambat! Mulai besok (13-17/8) KIRIMAN AYAT LIBUR sebab pelayanan di Taiwan! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry Malang.

Tante Elisabeth – NTT
Amin, amin, amin! THE KINGDOM MANDATE, Every Domain, Every Generation, Every Nation In Our Nation. Yesaya 9:5-6. 1) Wonderful (keajaiban). Kita harus memmbuat orang lain Wonderful-Keajaiban, karena hidup kita Wonderful, gaya hidup kita indah & karakter yang indah. Bujang Elisa begitu ketakutan tapi Elisa berdoa kepada Tuhan bukakan mata bujangnya, mujizat terjadi, Tuhan tidak ingin kita sendiri menerima setiap dimensi Tuhan. (2 Raja-Raja 6:1-19) Elisa bernubuat yang membuat musuh menjadi ketakutan. Ayat 12-13 mengatakan bagaimana Elisa punya kapasitas untuk dapat membuka mata bunangnya melihat tentara Allah, kita sebagai putra Allah mempunyai kuasa kapasitas untuk membuka mata orang lain, apa yang kita lihat tidak bisa dilihat orang lain sekarang kita dapat membantu orang lain untuk dapat melihat apa yang kita lihat, apabila kita adalah hamba Allah terhubung dengan akurat di sorga maka kita membawa orang-orang di kota & bangsa untuk dapat melihat apa yang sedang & akan Tuhan kerjakan di bumi. Apa yang kita jamah, orang lain juga bisa jamah itu adalah adalah putra sejati. Yesus berkata didalam kitab Yohanes pasal 17, Yesus berdoa untuk generasi yang akan datang. Tuhan membawa kepada kita kepada setiap generasi, setiap domain, maka kita harus memiliki kapasitas yang besar untuk dapat melakukan hal-hal yang besar membawa pengaruh atas setiap domain. Tuhan tidak ingin kita menjadi seperti Yudas, dalam gerejaNya harus ada kebersamaan, kita harus bisa melihat terobosan yang terjadi dalam rumahNya. Dalam wonderful membuat orang lain menjadi sempurna, komplit. Negarawan tidak memikirkan bagi dirinya sendiri, negarawan memikirkan masa depan, membangun generasi berikut, tidak hidup bagi diri sendiri. Buat hidup orang lain menjadi kepenuhan Tuhan. Ada generasi yang dibangkitkan Tuhan, kita tidak sendiri. Happy Friday. JBU all.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Jumat, 12 Agustus 2016. Kunci Membuka Pintu Mujizat. “Demikianlah ketiga pasukan itu bersama-sama meniup sangkakala, dan memecahkan buyung dengan memegang obor di tangan kirinya dan sangkakala di tangan kanannya untuk ditiup, serta berseru: ‘Pedang demi TUHAN dan demi Gideon!‘ Sementara itu tinggallah mereka berdiri, masing-masing di tempatnya, sekeliling perkemahan itu, tetapi seluruh tentara musuh menjadi kacau balau, berteriak-teriak dan melarikan diri” (Hakim-Hakim 7:20-21). Semua mengakui tentang pentingnya sebuah kunci, yang dimaknai secara harfiah ataupun analog berarti sebagai sesuatu yang mampu membuka hal yang tertutup atau sengaja ditutup. Sebuah pintu gerbang yang besar dan sekaligus sangat kokoh akan dengan mudah dibuka jika kita mempunyai benda kecil untuk membukanya, yaitu kunci. Setiap orang percaya menginginkan kehidupan yang berhasil, mengalami mujizat yang Tuhan kerjakan dalam hidupnya. Tetapi sering kali mujizat tidak terjadi, sehingga orang pertanya-tanya apa yang menjadi masalahnya. Dalam kisah kehidupan Gideon yang berhasil mengalahkan orang Midian, Alkitab menunjukkan sebuah kunci keberhasilan dalam kehidupan Gideon dan bangsa Israel adalah ketaatan kepada kehendak Tuhan. Mujizat Tuhan pasti akan terjadi dalam kehidupan kita ketika kita hidup dalam ketaatan kepadaNya. Bersyukur kepada Tuhan karena menyediakan mujizat ketika kita mentaati kehendakNya. Selamat pagi. Happy Friday. Tuhan Yesus memberkati.

Xavier Quentin Pranata
“Pria seringkali mencintai wanita yang cantik, padahal wanita itu menjadi cantik saat dicintai.” Xavier Quentin Pranata.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
Sukacita dan bersorak sorai ketika keadaan kita sedang baik adalah hal yang wajar bukan? Namun apakah ketika kita sedang terpuruk dan menghadapi permasalahan kita masih bisa bersukacita dan bersorak sorai? Memang perjalanan hidup ini tidaklah mudah, begitu banyak pergumulan yang harus kita hadapi, namun bukan berarti kita harus kehilangan sukacita dan tenggelam di dalamnya. Kita punya TUHAN yang hebat dan setia. Ia tidak pernah meninggalkan kita berjalan sendirian. Oleh sebab itu mengucap SYUKUR-lah karna kasih ALLAH yang tidak berkesudahan dan JANJI-NYA yang selalu digenapi dalam kehidupan kita. Mazmur 138:7 – Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku. God bless you.

No comments:

Post a Comment