Monday, 31 July 2017

31 Juli 2017

YOUR BODY IS A WONDERLAND






Your Body is A Wonderland – Day 31 – Tubuh Kristus. 1 Korintus 12:27, “Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.” Sebagai Pengikut Kristus, kita juga punya reputasi/sebutan yaitu sebagai Tubuh Kristus/Gereja. Bagaimana menjadi Tubuh Kristus/Gereja yang disukai orang? Apa yang mereka LIHAT tentang tubuh Kristus? Apakah orang lain sudah melihat ada sinar terang dalam hidup kita? Apakah kita sudah berfungsi sebagai mana “tubuh” mempunyai fungsi masing-masing? Apa yang mereka DENGAR tentang Gereja/Pengikut Kristus? Apakah kita sudah berkomitmen di gereja lokal? Apakah cara berkomunikasi gereja sudah menarik? Apakah Firman Tuhan yang disampaikan sudah menjawab kebutuhan hidup? Orang-orang di luar gereja bukan hanya membutuhkan relevansi tetapi membutuhkan ketulusan. Apakah kita sudah menjadi Gereja/Pengikut Kristus yang disukai? Kalau orang yang tidak seperti Yesus menyukai Yesus dan Yesus juga menyukai mereka, sudah seharusnya orang yang tidak seperti Yesus juga bisa menyukai Tubuh Kristus. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Mazmur 54-56
PB: 1 Tim 5

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Bp. Sadrak Soewargo – Citraland
PERSEMBAHAN UANG - BAGAIMANA MENGUKURNYA?
1 Korintus 15:58, “Karena itu, saudara-saudaraku yang terkasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.” 1 Korintus 16:1, “Tentang pengumpulan uang bagi orang-orang kudus, hendaklah kamu berbuat sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang kuberikan kepada jemaat di Galatia.” 1 Korintus 16:2, “Pada hari pertama dari tiap-tiap minggu hendaklah kamu masing-masing - sesuai dengan apa yang kamu peroleh -menyisihkan sesuatu dan menyimpannya dirumah, supaya jangan pengumpulan itu baru diadakan, kalau aku datang.” TUHAN selalu memperhatikan kehidupan pribadi antar pribadi, pada seluruh umat-Nya. Apapun yang kita lakukan TUHAN akan mencatat dan memperhitungkannya, tidak ada yang terluput dari hadapan-Nya. Teguh melakukan Firman-Nya, memberikan persembahan yang hidup secara konsisten akan memberikan dampak pada kehidupan kita nanti. Apa persembahan terbaik yang kita perlu berikan? Apakah harta paling berharga yang kita miliki saat ini? Bagaimana kita belajar dari Abraham, benarkan kita hanya perlu mempersembahkan diri saja? Ternyata bukan hanya mempersembahkan diri saja, akan tetapi kita juga perlu menyisihkan uang untuk pekerjaan-Nya. Sudahkah kita lakukan bagian ini? Bagaimana kita memilih, mengatur dan melakukan persembahan uang untuk pekerjaan TUHAN? apakah kita sudah memiliki Format dasar dan baku dalam bidang persembahan uang? Dalam pelayanannya, ternyata Paulus pun menegaskan bagaimana mempersembahkan uang untuk pekerjaan TUHAN. Dan penekanan yang Paulus berikan adalah adanya kesadaran, kemandirian dan ketulusan dari masing-masing pribadi. Jangan hanya melakukan persembahan uang pada saat ditanya, ditegur dan bahkan harus dengan diminta. Inilah salah satu Iman kita yang harus dijaga dengan teguh, jangan sampai goyah. TUHAN akan mengukur, menakar dan memberikan berlipat bagi kemakmuran hidup kita dan seluruh keluarga. Amin. Tuhan, maafkanlah kami karena seringnya berhitung dengan uang sehingga melupakan hakekat berkat yang datang dari Mu. Kuatkan Iman dan tolonglah kami agar setia menjalani peran yang telah Engkau tetapkan bagi kami. Amin. Jesus Loves You.
Bacaan Alkitab Setahun: Pengkotbah 7-12
#Jesus #Jesusloveyou #saatteduh #firmanTuhan #persembahan #uang
Anda diberkati - Like Page FB #Jesusloveyou1006
Anda peduli, menabur benih - Share kepada teman

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Senin, 31 Juli 2017. KEBIASAAN. Bacaan: Ibrani 10:19-39. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti yang dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, terlebih lagi sementara kamu melihat hari Tuhan semakin mendekat (Ibrani 10:25). Saya pernah mendengar bagaimana para biksu Shaolin bisa memegang panci yang berisi air mendidih dengan tangan telanjang tanpa merasa kesakitan. Bagaimana mereka bisa melakukannya? Ternyata rahasianya adalah mereka membiasakan tangan mereka untuk memegang panci panas. Awalnya tangan mereka melepuh. Tapi seiring semakin sering mereka melakukannya, saraf di tangan mereka pun mati, sehingga akhirnya setelah berkali-kali melakukannya tangan mereka seperti kebal terhadap panas. Tubuh manusia memang memiliki mekanisme mengingat sesuatu yang dilakukan berulang kali dan menganggapnya sebagai sesuatu yang normal. Hal yang sama berlaku dalam kehidupan rohani. Ketika kita membiasakan diri melakukan suatu kebiasaan baik maka lama kelamaan kita akan terbiasa melakukannya. Begitu pula dengan kebiasaan buruk, seperti yang dikatakan Ibrani 10:25a: Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang.... Pada awalnya mereka mungkin tidak bermaksud menjauhkan diri dari pertemuan ibadah. Tapi karena mereka membiasakan diri melakukannya, hari demi hari, minggu demi minggu, sampai bulan dan akhirnya tahun, akhirnya mereka pun benar-benar menghilang dari komunitas rohaninya. Memulai suatu kebiasaan (baik ataupun buruk) tentu membutuhkan waktu dan usaha. Tapi ketika itu sudah mendarah daging barulah kita merasakan manfaat atau kerugiannya. Karena itu tentukanlah kebiasaan apa yang akan kita kembangkan dalam diri kita hari ini. Apakah kebiasaan baik atau kebiasaan buruk? SETIAP KEBIASAAN DIMULAI DARI SATU TINDAKAN YANG BERULANG KALI. LAKUKANLAH TINDAKAN BAIK SEHINGGA TERBENTUK KEBIASAAN BAIK. Selamat pagi. Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Mazmur 54-56 dan 1 Timotius 5.

WM Stars
POWER of PRAY. Seorang wanita datang ke sebuah toko dan meminta bahan makanan agar dapat dimasak untuk anak-anaknya. Si pemilik toko bertanya kepadanya berapa uang yang dimilikinya? Wanita itu menjawab, “Suamiku tewas dalam perang, aku tidak punya apa-apa untuk diberikan kecuali DOA.” Si pemilik menjawab dengan ketus: Tuliskan doa itu! Wanita tersebut mengeluarkan secarik kertas dari dompetnya dan menyodorkan kepadanya. “Aku menulis ini kemarin malam seraya menjaga bayiku yang sakit,” kata wanita itu. Si pemilik toko dengan kasar mengambil kertas itu dan menaruhnya di sisi timbangan kunonya. Ia berkata:Aku akan memberimu bahan pangan seberat bobot kertas ini. Betapa terperanjatnya dia, tatkala ia menaruh sepotong roti di sisi lain dari timbangan tersebut, timbangan itu tidak bergerak sedikitpun... ia menambahkan sebongkah keju.., lalu sepotong daging namun timbangan itu tetap tidak bergeming. Akhirnya karena ia sudah menaruh begitu banyak bahan pangan, timbangan itu sudah tidak dapat memuat apa-apa lagi. Ia menyodorkan sebuah kantong kepada wanita itu dan berkata: Anda harus memasukkannya sendiri ke dalam kantong itu. Wanita itu pergi dengan air mata sukacita... Si pemilik toko baru tahu bahwa timbangannya rusak tepat di saat dia menaruh kertas doa wanita tersebut. Dalam ke penasaran iapun membaca apa yang ditulis wanita tersebut: “TUHAN, BERIKAN KAMI PADA HARI INI MAKANAN KAMI YANG SECUKUPNYA.” KEKUATAN DOA SANGGUP UNTUK MELAKUKAN SESUATU yang LUAR BIASA dan MENGERJAKAN PERKARA-PERKARA yang TERLIHAT MUSTAHIL. JANGAN PERNAH MENYERAH DALAM PERGUMULANMU, KARENA MUJIZAT AKAN TERJADI, SELAMA KITA TETAP BERDOA DAN PERCAYA. Selamat pagi.

No comments:

Post a Comment