YOUR BODY IS A WONDERLAND
Your Body is A Wonderland – Day 31 – Tubuh Kristus. 1 Korintus 12:27, “Kamu semua adalah
tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.” Sebagai Pengikut
Kristus, kita juga punya reputasi/sebutan yaitu sebagai Tubuh Kristus/Gereja.
Bagaimana menjadi Tubuh Kristus/Gereja yang disukai orang? Apa yang mereka
LIHAT tentang tubuh Kristus? Apakah orang lain sudah melihat ada sinar terang
dalam hidup kita? Apakah kita sudah berfungsi sebagai mana “tubuh”
mempunyai fungsi masing-masing? Apa yang mereka DENGAR tentang Gereja/Pengikut
Kristus? Apakah kita sudah berkomitmen di gereja lokal? Apakah cara
berkomunikasi gereja sudah menarik? Apakah Firman Tuhan yang disampaikan sudah
menjawab kebutuhan hidup? Orang-orang di luar gereja bukan hanya membutuhkan
relevansi tetapi membutuhkan ketulusan. Apakah kita sudah menjadi
Gereja/Pengikut Kristus yang disukai? Kalau orang yang tidak seperti Yesus
menyukai Yesus dan Yesus juga menyukai mereka, sudah seharusnya orang yang
tidak seperti Yesus juga bisa menyukai Tubuh Kristus. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Mazmur 54-56
PB: 1 Tim 5
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Bp. Sadrak Soewargo – Citraland
PERSEMBAHAN UANG - BAGAIMANA MENGUKURNYA?
1 Korintus 15:58, “Karena itu, saudara-saudaraku yang
terkasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan
Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu
tidak sia-sia.” 1 Korintus 16:1, “Tentang pengumpulan uang bagi orang-orang
kudus, hendaklah kamu berbuat sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang kuberikan
kepada jemaat di Galatia.” 1 Korintus 16:2, “Pada hari pertama dari tiap-tiap
minggu hendaklah kamu masing-masing - sesuai dengan apa yang kamu peroleh
-menyisihkan sesuatu dan menyimpannya dirumah, supaya jangan pengumpulan itu
baru diadakan, kalau aku datang.” TUHAN selalu memperhatikan kehidupan pribadi
antar pribadi, pada seluruh umat-Nya. Apapun yang kita lakukan TUHAN akan
mencatat dan memperhitungkannya, tidak ada yang terluput dari hadapan-Nya.
Teguh melakukan Firman-Nya, memberikan persembahan yang hidup secara konsisten
akan memberikan dampak pada kehidupan kita nanti. Apa persembahan terbaik yang
kita perlu berikan? Apakah harta paling berharga yang kita miliki saat ini?
Bagaimana kita belajar dari Abraham, benarkan kita hanya perlu mempersembahkan
diri saja? Ternyata bukan hanya mempersembahkan diri saja, akan tetapi kita
juga perlu menyisihkan uang untuk pekerjaan-Nya. Sudahkah kita lakukan bagian
ini? Bagaimana kita memilih, mengatur dan melakukan persembahan uang untuk
pekerjaan TUHAN? apakah kita sudah memiliki Format dasar dan baku dalam bidang
persembahan uang? Dalam pelayanannya, ternyata Paulus pun menegaskan bagaimana
mempersembahkan uang untuk pekerjaan TUHAN. Dan penekanan yang Paulus berikan
adalah adanya kesadaran, kemandirian dan ketulusan dari masing-masing pribadi.
Jangan hanya melakukan persembahan uang pada saat ditanya, ditegur dan bahkan
harus dengan diminta. Inilah salah satu Iman kita yang harus dijaga dengan
teguh, jangan sampai goyah. TUHAN akan mengukur, menakar dan memberikan
berlipat bagi kemakmuran hidup kita dan seluruh keluarga. Amin. Tuhan,
maafkanlah kami karena seringnya berhitung dengan uang sehingga melupakan
hakekat berkat yang datang dari Mu. Kuatkan Iman dan tolonglah kami agar setia
menjalani peran yang telah Engkau tetapkan bagi kami. Amin. Jesus Loves You.
Bacaan Alkitab Setahun: Pengkotbah 7-12
#Jesus #Jesusloveyou #saatteduh #firmanTuhan #persembahan
#uang
Anda diberkati - Like Page FB #Jesusloveyou1006
Anda peduli, menabur benih - Share kepada teman
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Senin, 31 Juli 2017. KEBIASAAN. Bacaan: Ibrani
10:19-39. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita,
seperti yang dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling
menasihati, terlebih lagi sementara kamu melihat hari Tuhan semakin mendekat
(Ibrani 10:25). Saya pernah mendengar bagaimana para biksu Shaolin bisa
memegang panci yang berisi air mendidih dengan tangan telanjang tanpa merasa
kesakitan. Bagaimana mereka bisa melakukannya? Ternyata rahasianya adalah
mereka membiasakan tangan mereka untuk memegang panci panas. Awalnya tangan
mereka melepuh. Tapi seiring semakin sering mereka melakukannya, saraf di
tangan mereka pun mati, sehingga akhirnya setelah berkali-kali melakukannya
tangan mereka seperti kebal terhadap panas. Tubuh manusia memang memiliki
mekanisme mengingat sesuatu yang dilakukan berulang kali dan menganggapnya
sebagai sesuatu yang normal. Hal yang sama berlaku dalam kehidupan rohani.
Ketika kita membiasakan diri melakukan suatu kebiasaan baik maka lama kelamaan
kita akan terbiasa melakukannya. Begitu pula dengan kebiasaan buruk, seperti
yang dikatakan Ibrani 10:25a: Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan
ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang.... Pada awalnya mereka
mungkin tidak bermaksud menjauhkan diri dari pertemuan ibadah. Tapi karena
mereka membiasakan diri melakukannya, hari demi hari, minggu demi minggu,
sampai bulan dan akhirnya tahun, akhirnya mereka pun benar-benar menghilang
dari komunitas rohaninya. Memulai suatu kebiasaan (baik ataupun buruk) tentu
membutuhkan waktu dan usaha. Tapi ketika itu sudah mendarah daging barulah kita
merasakan manfaat atau kerugiannya. Karena itu tentukanlah kebiasaan apa yang
akan kita kembangkan dalam diri kita hari ini. Apakah kebiasaan baik atau
kebiasaan buruk? SETIAP KEBIASAAN DIMULAI DARI SATU TINDAKAN YANG BERULANG
KALI. LAKUKANLAH TINDAKAN BAIK SEHINGGA TERBENTUK KEBIASAAN BAIK. Selamat pagi.
Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Mazmur 54-56
dan 1 Timotius 5.
WM Stars
POWER of PRAY. Seorang wanita datang ke sebuah toko dan
meminta bahan makanan agar dapat dimasak untuk anak-anaknya. Si pemilik toko bertanya
kepadanya berapa uang yang dimilikinya? Wanita itu menjawab, “Suamiku tewas
dalam perang, aku tidak punya apa-apa untuk diberikan kecuali DOA.” Si pemilik
menjawab dengan ketus: Tuliskan doa itu! Wanita tersebut mengeluarkan secarik
kertas dari dompetnya dan menyodorkan kepadanya. “Aku menulis ini kemarin malam
seraya menjaga bayiku yang sakit,” kata wanita itu. Si pemilik toko dengan
kasar mengambil kertas itu dan menaruhnya di sisi timbangan kunonya. Ia
berkata:Aku akan memberimu bahan pangan seberat bobot kertas ini. Betapa
terperanjatnya dia, tatkala ia menaruh sepotong roti di sisi lain dari
timbangan tersebut, timbangan itu tidak bergerak sedikitpun... ia menambahkan
sebongkah keju.., lalu sepotong daging namun timbangan itu tetap tidak bergeming.
Akhirnya karena ia sudah menaruh begitu banyak bahan pangan, timbangan itu
sudah tidak dapat memuat apa-apa lagi. Ia menyodorkan sebuah kantong kepada
wanita itu dan berkata: Anda harus memasukkannya sendiri ke dalam kantong itu.
Wanita itu pergi dengan air mata sukacita... Si pemilik toko baru tahu bahwa
timbangannya rusak tepat di saat dia menaruh kertas doa wanita tersebut. Dalam
ke penasaran iapun membaca apa yang ditulis wanita tersebut: “TUHAN, BERIKAN
KAMI PADA HARI INI MAKANAN KAMI YANG SECUKUPNYA.” KEKUATAN DOA SANGGUP UNTUK
MELAKUKAN SESUATU yang LUAR BIASA dan MENGERJAKAN PERKARA-PERKARA yang TERLIHAT
MUSTAHIL. JANGAN PERNAH MENYERAH DALAM PERGUMULANMU, KARENA MUJIZAT AKAN
TERJADI, SELAMA KITA TETAP BERDOA DAN PERCAYA. Selamat pagi.

No comments:
Post a Comment