YOUR BODY IS A WONDERLAND
Your Body is A Wonderland – Day 7 – Heart (Heart
Change/Metamorphosis #2). Kualitas
hidup kita ditentukan oleh Komitmen HATI kita. Melanjutkan pembahasan kita yang
kemarin: Sudah lama ikut Tuhan, tapi tidak pernah mengalami perubahan? Apa yang
harus kita lakukan agar terjadi perubahan? Terutama untuk hal-hal yang
berkaitan dengan Spiritualitas kita. Punyailah KOMITMEN dari HATI.
1.
Gaya
hidup MENGUTAMAKAN Tuhan.
Sudahkah kita punya komitmen untuk setia beribadah secara konsisten di hari
Minggu? Apakah kita masih bermalasa-malasan saat akan beribadah? Saat HATI kita
MENGUTAMAKAN Tuhan maka Tuhan Yesus yang akan menjadi PENGUBAH hidup kita.
2.
Bagian
PERTAMA dalam hari kita untuk Tuhan. Sudahkah kita punya WAKTU untuk bertemu dengan DIA secara
KONSISTEN/secara rutin setiap hari? Apakah kita sudah ngobrol (doa) bahkan
meminta petunjukNya (baca firman) seperti layaknya kita ingin bertemu dengan
pimpinan/atasan atau bahkan orang-orang yang berkuasa diatas kita? Di mana kita
ingin mendengar nasihatNya? BimbinganNya?
3.
Mengutamakan
Tuhan dalan Keuangan. “Dimana
Hartamu berada Disitu HATIMU berada” (Matius 6:21).
Adakah kita setia dan taat dalam perkara kecil? Menabur
untuk pekerjaan Tuhan? Mengembalikan milik Tuhan melalui gereja lokal tempat
kita bertumbuh dan diberkati? Memberi Persembahan untuk Tuhan melalui investasi
iman kita? Dsbnya. Karena Yesus adalah Spesialis PENGUBAH kehidupan kita,
maka IA mudah untuk MEMETHAMORPHOSIS HATI kita. BERKOMITMENLAH atau punyailah
gaya hidup MENGUTAMAKAN Tuhan, punyailah WAKTU untuk bersama DIA secara rutin
dan setialah dalam perkara keuangan, maka IA yang akan menjadi PENGUBAH hidup
kita. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Ayub 34 dan 35
PB: Efesus 4
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Madam Ossy
Jumat, 7 Juli 2017. Bacaan: Mazmur 4. Setahun: Mazmur 72-77.
Nas: Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya
Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman (Mazmur 4:9). Pasrah.
Awal Juni 2016, saya berada di pesawat Cathay Air, dalam penerbangan pulang ke
tanah air. Saya menikmati penerbangan selama 22 jam itu-bisa makan, minum,
bahkan tidur dengan santai. Mengapa? Sebab saya percayakan sepenuhnya
perjalanan saya kepada pilot yang mengendalikan pesawat, teknisi yang
bertanggung jawab merawat dan menjaga keselamatan penumpang, serta kru pesawat
yang melayani para penumpang dengan baik. Ya, saya tenang karena percaya dan
pasrah sepenuhnya. Saya pun bisa menikmati seluruh perjalanan sembari menulis
naskah ini, walau saya tidak melihat pilot, teknisi, operator pengendali sistem
penerbangan, yang sibuk bekerja mengantar saya pulang ke Indonesia. Firman
Tuhan hari ini mengajak kita untuk menyerahkan hidup dengan segala risiko,
tantangan, serta hambatan yang akan kita hadapi di masa depan. Sebab, Tuhan
sudah, sedang, dan akan mengendalikan hidup serta masa depan kita. Sekalipun
kita tidak melihat secara fisik kehadiran Tuhan, tetapi percaya dan berserah
sepenuhnya adalah kunci utama menjalani perjuangan hidup dengan tenang dan
nyaman. Kalau pada pilot dan operator penerbangan saja kita bisa pasrah, betapa
bodohnya jika kita tidak mampu memasrahkan hidup kepada Tuhan, Sang Pencipta
dan Pemelihara setia hidup kita. Bukankah kekhawatiran tak menambah sehasta pun
pada umur kita? Ayo berhenti khawatir agar kita lebih produktif berkarya bagi
kemuliaan-Nya. Sambutlah setiap hari dengan antusiasme, sebab Tuhan sang
kekasih jiwa pasti memelihara –SST. AMAN DAN NYAMANLAH JIWAKU, SEBAB TUHANLAH
PENJAGAMU DIA TAKKAN TERLELAP, WALAU SEDETIK PUN.
Xavier Quentin Pranata
“Sifat pelupa yang baik adalah melupakan hal-hal yang
menyakitkan karena Tuhan itu baik.” Xavier Quentin Pranata.
GNCC
Semakin kita mengenal Tuhan - Semakin kita mengenal KASIH
Dan ANUGERAHNYA. #gncc

No comments:
Post a Comment