Tuesday, 25 July 2017

25 Juli 2017

YOUR BODY IS A WONDERLAND






Your Body is A Wonderland – Day 25 – Heart/Iman (Ada Walaupun Tidak Ada). Bacaan: Habakuk 2:1-5. Hidup melalui Percaya. Pada bagian awal dari bab ini kita melihat bahwa jika Habakuk tidak sampai kepada keputusannya untuk berdiri tegak dan menantikan apa yang difirmankan Tuhan, dia akan tenggelam dalam realita yang tidak nyata. Tetapi ketika ia rela mengambil keputusan itu, maka jawaban Tuhan:
Habakuk 2:4, “Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.”
Hidup yang benar adalah hidup bersandar kepada iman yang Allah berikan kepada kita. Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari berkaitan dengan IMAN Habakuk.
(1)   Iman yang SEJATI. Ketika Allah menegaskan kepada Habakuk bahwa orang benar hidup karena percayanya, maka ini bukan kepercayaan biasa, tetapi iman / kepercayaan yang bersumber dari diriNya sendiri. Bagi sebagian orang, iman yang ia pegang adalah iman yang palsu yaitu kepercayaan kepada diri sendiri. Ketika Habakuk kembali kepada Sumber Iman yang SEJATI, sumber iman yang layak disandari dan bukan berdiri menyombongkan diri sendiri sebagai sandaran imannya.
(2)   Iman yang merupakan.....
Nantikan pembahasan selanjutnya, Besok 26 Juli. Kita harus bersyukur, tanpa Habakuk membagikan pengalaman pergumulannya, manusia akan kehilangan 1 Prinsip yang paling penting didalam iman Kristen yaitu “orang benar akan hidup oleh iman” atau oleh percayanya. Amin. Apakah hari ini kita masih HIDUP oleh PERCAYA kita kepada IMAN yang SEJATI itu?

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Mazmur 36-37
PB: 2 Tes 2

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

WM Stars
Identitas diri tergantung dari kebiasaan hidup yang dilakukan, setiap orang yang percaya Yesus wajib melatih dirinya untuk melakukan kebiasaan baik setiap hari, agar semakin hari menjadi semakin serupa dengan Kristus »IHT«. 1 Timotius 4:15 – Perhatikanlah semuanya itu, hiduplah di dalamnya supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang. Aneh tapi nyata bila ada orang Kristen yang berkata 'sudah dari sananya saya begitu', artinya orang tersebut sama dengan menyatakan dirinya tidak mungkin bisa berubah, padahal percaya kepada Yesus artinya kita menjadi ciptaan baru, yang lama harus berlalu! Memang tidak mudah mengikis sifat dan kebiasaan lama yang sudah berakar dalam diri kita, tapi tidak ada alasan sama sekali untuk kita tidak berubah, sebab dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Rendahkan hati lalu tunjukan diri kepada Tuhan, bahwa kita siap untuk mengalahkan kebiasaan buruk, ijinkan Tuhan memprosesnya melalui kejadian apa saja, baik enak maupun tidak enak. Catatlah setiap kemajuan yang kita alami, lalu doakan dan persembahkan pada Tuhan sebagai ucapan syukur bahwa hari itu kita sudah melakukan sebuah kebaikan karena bantuan Tuhan. 1 Timotius 4:16 – Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau. SELAMAT PAGI.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 25 Juli 2017. MENDAHULUKAN TUHAN. Bacaan: Hagai 1:1-11. Kamu mengharapkan banyak, tetapi hasilnya sedikit, dan ketika kamu membawanya ke rumah, Aku menghembuskannya. Oleh karena apa? demikianlah firman TUHAN semesta alam. Oleh karena rumah-Ku yang tetap menjadi reruntuhan, sedang kamu masing-masing sibuk denga (Hagai 1:9). Karena masalah dan kesibukan, kita sering kali lebih memilih untuk berfokus pada hal-hal di luar Tuhan. Pusing memikirkan solusi masalah yang terjadi, sibuk bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup, atau kita begitu aktif dalam pelayanan di gereja. Semua itu membuat kita lupa meluangkan waktu pribadi dengan Tuhan dan lupa mendahulukan Tuhan. Pengalaman semacam itu tidak jauh berbeda dari pengalaman bangsa Israel setelah mereka kembali dari pembuangan di Babel. Awalnya, mereka berencana untuk membangun Bait Allah. Namun, di tengah jalan ternyata ada musuh yang menyerang mereka (Ezr. 4-5). Selepas itu, mereka justru lebih berfokus membangun rumah mereka masing-masing dan tidak melanjutkan pembangunan Bait Allah. Tuhan tidak berkenan terhadap sikap dan perbuatan bangsa Israel tersebut. Lalu bagaimana kita bisa mendahulukan Tuhan dalam hidup kita sehari-hari? Dengan menyadari bahwa waktu, materi, dan talenta yang kita miliki semuanya berasal dari Dia. Dalam hal waktu, selain menikmati waktu teduh dengan Tuhan, kita dapat memilih pelayanan tertentu, misalnya mengunjungi warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Dalam hal materi, selain menggunakan keuangan keluarga secara bijaksana, mungkin kita dapat memberikan bantuan modal kepada sahabat yang memerlukan bantuan. Dalam hal talenta, mungkin kita dapat memberikan pelatihan gratis untuk anak-anak tidak mampu. Mari kita memikirkan cara-cara kreatif untuk memuliakan Tuhan! JANGAN SAMPAI MASALAH YANG TERJADI MEMBUAT KITA LUPA UNTUK MENDAHULUKAN TUHAN. Selamat pagi. Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Mazmur 37-38 dan 2 Tesalonika 2.

GNCC
Ketika ada dalam keadaan terjepit, Tuhan mau supaya kita belajar memutuskan apa yang benar. #gncc

Ibu Caroline – Bandung
What's the size of God? Excellent reading.
A boy asked the father: “What’s the size of God?” Then the father looked up to the sky and seeing an airplane asked the son: “What’s the size of that airplane?” The boy answered: “It’s very small.” I can barely see it. So the father took him to the airport and as they approached an airplane he asked: “And now, what is the size of this one?” The boy answered: 'Wow daddy, this is huge!” Then the father told him: “Like this is God, His size depends on how distant you are from Him.“ The closer you are to Him, the greater He will be in your life!

No comments:

Post a Comment