Wednesday, 26 July 2017

26 Juli 2017

YOUR BODY IS A WONDERLAND






Your Body is A Wonderland – Day 26 – Heart/Iman (Hidup Melalui Percaya). Habakuk 2:4, “Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.” Melanjutkan pembahasan kita hari ini. Dibagian yang ke 2: Iman yang merupakan anugerah. Ketika manusia membusungkan dadanya dan hanya percaya kepada dirinya sendiri, kondisi seperti ini akan mematikan diri sendiri. Habakuk bersyukur karena ia bisa melihat dengan iman yang sejati, itu adalah ANUGERAH yang besar yang Allah karuniakan kepadanya. Pengenalan kita akan Allah dan pecaya sepenuhnya kepadaNya adalah ANUGERAH yang terbesar yang IA berikan kepada kita. Kalau kita tidak punya iman yang sejati bagaimanapun juga kita tidak akan bisa melihat dan hidup secara benar. Jadi kalau kita bisa melihat kebenaran, itu adalah ANUGERAH Allah (Matius 13:10-13) dan Rasul Paulus juga dengan tegas menyatakan bahwa kalau kita bisa diselamatkan melalui IMAN. Itu adalah Anugerah Allah (Efesus 2:8-9). Amin. Hidup ini adalah Anugerah, hidup ini adalah Kesempatan. Dan hidup ini untuk Melayani Tuhan, jangan sia-siakan, hidup yang Tuhan beri, hidup ini hanya anugerah. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Mazmur 40-42
PB: 2 Tes 3

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Xavier Quentin Pranata
“Kebersamaan yang paling solid adalah sehati dan sepikir dalam perbedaan.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 26 Juli 2017. BIARLAH HIDUPMU BERCAHAYA. Bacaan: Matius 5:13-16. 'Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga” (Matius 5:16). Kisah “Bocah dan Perampok” ini sungguh menyentuh. Moore adalah seorang dokter terkenal di Perancis. Sebelumnya, dia menjadi narapidana karena melukai lelaki yang berkhianat dengan pacarnya. Pada waktu itu hidupnya seketika berubah, dari seorang mahasiswa menjadi seorang narapidana. Setelah keluar dari penjara, ia sulit mendapatkan pekerjaan. Karena sering dihina, ia lalu memutuskan menjadi perampok. Moore berniat merampok di sebuah rumah yang hanya ada Kay, seorang anak kecil buta. Moore mencongkel pintu, dan Kay bertanya, “Siapa itu?” Jawab Moore, “Saya teman papamu, dia memberikan kunci kepadaku.” Kay sangat gembira dan mengajak Moore bermain tanpa curiga. Kay bermain piano dan mereka bercakap-cakap. Moore tidak jadi merampok, dia sangat malu pada Kay. Tidak seperti dirinya, hanya karena hinaan, ia melakukan kejahatan. Moore terkesan pada Kay. Walau matanya buta, tetapi hatinya sangat terang. Kay mengajarkan banyak hal dan membuka pintu hatinya. Moore kembali menyelesaikan kuliahnya di kedokteran, dan kemudian mengoperasi mata Kay hingga bisa melihat. Kay memberi kepercayaan diri kepada Moore yang kecewa. Kay tidak menyia-nyiakan hidupnya. Kehidupannya justru memberi inspirasi. Maukah kita menjadi seorang yang penuh cinta sehingga menyadarkan orang untuk kembali ke jalan yang benar? Maukah kita berbagi semangat sehingga orang yang hilang harapan mau bangkit kembali? Biarlah terangmu bercahaya, supaya orang melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga. BIARLAH PERBUATAN BAIKMU MENJADI TERANG YANG MEMULIAKAN TUHAN. Selamat pagi. Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Mazmur 39-42 dan 2 Tesalonika 3.

Bp. Sadrak Soewargo – Citraland
BERMEGAH DALAM KESENGSARAAN.
Roma 5:2, “Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.”
Roma 5:3, “Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan.”

Roma 5:4, “dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.”

Roma 5:5, “Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.”

Bermegah dalam pengharapan, bermegah dalam kesengsaraan itulah yang TUHAN inginkan dari kita setelah Dia menebus semua dosa yang kita miliki, dosa yang melekat dalam diri kita. Perubahan dalam diri bukanlah suatu hal yang mudah, tetapi penuh dengan perjuangan, butuh ketekunan dan komitmen yang kuat, akan tetapi pada akhirnya akan membentuk daya tahan yang luar biasa dalam menghadapi setiap godaan dan cobaan. TUHAN tidak membiarkan kita berjuang sendiri, Dia sudah siap sedia menerima setiap panggilan dan permintaan tolong dari kita.

Bagaimana mungkin kita bermegah dalam kesengsaraan bukankah suatu hal yang terbalik, dalam masa susah dan sulit kita biasanya menjadi rendah diri, tidak punya keberanian tampil, cenderung merenung mengurung diri dan menyesali setiap kesulitan yang ada. Itulah kecenderungan pribadi yang belum memperoleh kasih dan karunia yang dari TUHAN,selalu mengandalkan diri sendiri dan lupa bahwa Dia sudah didepan pintu dan menunggu panggilan dari kita. Hanya mereka yang menemui-Nya lah yang akan mampu bermegah dalam setiap problem yang dimiliki. TUHAN maha kasih, TUHAN maha tahu dan TUHAN selalu peduli atas setiap kondisi dalam diri pribadi yang percaya dan menaruh harapan pada DIA. Tuhan Yesus, terima kasih atas kesedian-Mu menjaga, mendukung, penyembuh dan pemulih dalam setiap perkara. Engkau begitu baik, amin. Jesus Loves You. Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 23-24.
#Jesus #Jesusloveyou #saatteduh #firmanTuhan #bermegahdalamkesengsaraan
Anda diberkati - Like Page FB #Jesusloveyou1006
Anda peduli, Menabur benih - Share kepada teman

Madam Ossy
Rabu, 26 Juli 2017. Bacaan: Matius 5:13-16. Setahun: Amsal 28-31. Nas: “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga” (Matius 5:16). Biarlah Hidupmu Bercahaya. Kisah “Bocah dan Perampok” ini sungguh menyentuh. Moore adalah seorang dokter terkenal di Perancis. Sebelumnya, dia menjadi narapidana karena melukai lelaki yang berkhianat dengan pacarnya. Pada waktu itu hidupnya seketika berubah, dari seorang mahasiswa menjadi seorang narapidana. Setelah keluar dari penjara, ia sulit mendapatkan pekerjaan. Karena sering dihina, ia lalu memutuskan menjadi perampok. Moore berniat merampok di sebuah rumah yang hanya ada Kay, seorang anak kecil buta. Moore mencongkel pintu, dan Kay bertanya, “Siapa itu?” Jawab Moore, “Saya teman papamu, dia memberikan kunci kepadaku.” Kay sangat gembira dan mengajak Moore bermain tanpa curiga. Kay bermain piano dan mereka bercakap-cakap. Moore tidak jadi merampok, dia sangat malu pada Kay. Tidak seperti dirinya, hanya karena hinaan, ia melakukan kejahatan. Moore terkesan pada Kay. Walau matanya buta, tetapi hatinya sangat terang. Kay mengajarkan banyak hal dan membuka pintu hatinya. Moore kembali menyelesaikan kuliahnya di kedokteran, dan kemudian mengoperasi mata Kay hingga bisa melihat. Kay memberi kepercayaan diri kepada Moore yang kecewa. Kay tidak menyia-nyiakan hidupnya. Kehidupannya justru memberi inspirasi. Maukah kita menjadi seorang yang penuh cinta sehingga menyadarkan orang untuk kembali ke jalan yang benar? Maukah kita berbagi semangat sehingga orang yang hilang harapan mau bangkit kembali? Biarlah terangmu bercahaya, supaya orang melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga –JB. BIARLAH PERBUATAN BAIKMU MENJADI TERANG YANG MEMULIAKAN TUHAN.

No comments:

Post a Comment