YOUR BODY IS A WONDERLAND
Your Body is A Wonderland – Day 26 – Heart/Iman (Hidup
Melalui Percaya). Habakuk
2:4, “Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya,
tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.” Melanjutkan
pembahasan kita hari ini. Dibagian yang ke 2: Iman yang merupakan anugerah.
Ketika manusia membusungkan dadanya dan hanya percaya kepada dirinya sendiri,
kondisi seperti ini akan mematikan diri sendiri. Habakuk bersyukur karena ia
bisa melihat dengan iman yang sejati, itu adalah ANUGERAH yang besar yang Allah
karuniakan kepadanya. Pengenalan kita akan Allah dan pecaya sepenuhnya
kepadaNya adalah ANUGERAH yang terbesar yang IA berikan kepada kita. Kalau kita
tidak punya iman yang sejati bagaimanapun juga kita tidak akan bisa melihat dan
hidup secara benar. Jadi kalau kita bisa melihat kebenaran, itu adalah ANUGERAH
Allah (Matius 13:10-13) dan Rasul Paulus juga dengan tegas menyatakan bahwa
kalau kita bisa diselamatkan melalui IMAN. Itu adalah Anugerah Allah (Efesus
2:8-9). Amin. Hidup ini adalah Anugerah, hidup ini adalah Kesempatan. Dan hidup
ini untuk Melayani Tuhan, jangan sia-siakan, hidup yang Tuhan beri, hidup ini
hanya anugerah. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Mazmur 40-42
PB: 2 Tes 3
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Xavier Quentin Pranata
“Kebersamaan yang paling solid adalah sehati dan sepikir
dalam perbedaan.” Xavier Quentin Pranata.
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 26 Juli 2017. BIARLAH HIDUPMU BERCAHAYA.
Bacaan: Matius 5:13-16. 'Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan
orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang
di surga” (Matius 5:16). Kisah “Bocah dan Perampok” ini sungguh menyentuh.
Moore adalah seorang dokter terkenal di Perancis. Sebelumnya, dia menjadi
narapidana karena melukai lelaki yang berkhianat dengan pacarnya. Pada waktu
itu hidupnya seketika berubah, dari seorang mahasiswa menjadi seorang
narapidana. Setelah keluar dari penjara, ia sulit mendapatkan pekerjaan. Karena
sering dihina, ia lalu memutuskan menjadi perampok. Moore berniat merampok di
sebuah rumah yang hanya ada Kay, seorang anak kecil buta. Moore mencongkel
pintu, dan Kay bertanya, “Siapa itu?” Jawab Moore, “Saya teman papamu, dia
memberikan kunci kepadaku.” Kay sangat gembira dan mengajak Moore bermain tanpa
curiga. Kay bermain piano dan mereka bercakap-cakap. Moore tidak jadi merampok,
dia sangat malu pada Kay. Tidak seperti dirinya, hanya karena hinaan, ia
melakukan kejahatan. Moore terkesan pada Kay. Walau matanya buta, tetapi
hatinya sangat terang. Kay mengajarkan banyak hal dan membuka pintu hatinya.
Moore kembali menyelesaikan kuliahnya di kedokteran, dan kemudian mengoperasi
mata Kay hingga bisa melihat. Kay memberi kepercayaan diri kepada Moore yang
kecewa. Kay tidak menyia-nyiakan hidupnya. Kehidupannya justru memberi
inspirasi. Maukah kita menjadi seorang yang penuh cinta sehingga menyadarkan
orang untuk kembali ke jalan yang benar? Maukah kita berbagi semangat sehingga
orang yang hilang harapan mau bangkit kembali? Biarlah terangmu bercahaya,
supaya orang melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga.
BIARLAH PERBUATAN BAIKMU MENJADI TERANG YANG MEMULIAKAN TUHAN. Selamat pagi.
Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Mazmur 39-42
dan 2 Tesalonika 3.
Bp. Sadrak Soewargo – Citraland
BERMEGAH DALAM KESENGSARAAN.
Roma 5:2, “Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman
kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita
bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.”
Roma 5:3, “Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah
juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu
menimbulkan ketekunan.”
Roma 5:4, “dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji
menimbulkan pengharapan.”
Roma 5:5, “Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih
Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah
dikaruniakan kepada kita.”
Bermegah dalam pengharapan, bermegah dalam kesengsaraan
itulah yang TUHAN inginkan dari kita setelah Dia menebus semua dosa yang kita
miliki, dosa yang melekat dalam diri kita. Perubahan dalam diri bukanlah suatu
hal yang mudah, tetapi penuh dengan perjuangan, butuh ketekunan dan komitmen
yang kuat, akan tetapi pada akhirnya akan membentuk daya tahan yang luar biasa
dalam menghadapi setiap godaan dan cobaan. TUHAN tidak membiarkan kita berjuang
sendiri, Dia sudah siap sedia menerima setiap panggilan dan permintaan tolong
dari kita.
Bagaimana mungkin kita bermegah dalam kesengsaraan bukankah
suatu hal yang terbalik, dalam masa susah dan sulit kita biasanya menjadi
rendah diri, tidak punya keberanian tampil, cenderung merenung mengurung diri
dan menyesali setiap kesulitan yang ada. Itulah kecenderungan pribadi yang
belum memperoleh kasih dan karunia yang dari TUHAN,selalu mengandalkan diri
sendiri dan lupa bahwa Dia sudah didepan pintu dan menunggu panggilan dari
kita. Hanya mereka yang menemui-Nya lah yang akan mampu bermegah dalam setiap
problem yang dimiliki. TUHAN maha kasih, TUHAN maha tahu dan TUHAN selalu
peduli atas setiap kondisi dalam diri pribadi yang percaya dan menaruh harapan
pada DIA. Tuhan Yesus, terima kasih atas kesedian-Mu menjaga, mendukung,
penyembuh dan pemulih dalam setiap perkara. Engkau begitu baik, amin. Jesus
Loves You. Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 23-24.
#Jesus #Jesusloveyou #saatteduh #firmanTuhan
#bermegahdalamkesengsaraan
Anda diberkati - Like Page FB #Jesusloveyou1006
Anda peduli, Menabur benih - Share kepada teman
Madam Ossy
Rabu, 26 Juli 2017. Bacaan: Matius 5:13-16. Setahun: Amsal
28-31. Nas: “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya
mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga”
(Matius 5:16). Biarlah Hidupmu Bercahaya. Kisah “Bocah dan Perampok” ini
sungguh menyentuh. Moore adalah seorang dokter terkenal di Perancis.
Sebelumnya, dia menjadi narapidana karena melukai lelaki yang berkhianat dengan
pacarnya. Pada waktu itu hidupnya seketika berubah, dari seorang mahasiswa
menjadi seorang narapidana. Setelah keluar dari penjara, ia sulit mendapatkan
pekerjaan. Karena sering dihina, ia lalu memutuskan menjadi perampok. Moore
berniat merampok di sebuah rumah yang hanya ada Kay, seorang anak kecil buta.
Moore mencongkel pintu, dan Kay bertanya, “Siapa itu?” Jawab Moore, “Saya teman
papamu, dia memberikan kunci kepadaku.” Kay sangat gembira dan mengajak Moore
bermain tanpa curiga. Kay bermain piano dan mereka bercakap-cakap. Moore tidak
jadi merampok, dia sangat malu pada Kay. Tidak seperti dirinya, hanya karena
hinaan, ia melakukan kejahatan. Moore terkesan pada Kay. Walau matanya buta,
tetapi hatinya sangat terang. Kay mengajarkan banyak hal dan membuka pintu
hatinya. Moore kembali menyelesaikan kuliahnya di kedokteran, dan kemudian
mengoperasi mata Kay hingga bisa melihat. Kay memberi kepercayaan diri kepada
Moore yang kecewa. Kay tidak menyia-nyiakan hidupnya. Kehidupannya justru
memberi inspirasi. Maukah kita menjadi seorang yang penuh cinta sehingga
menyadarkan orang untuk kembali ke jalan yang benar? Maukah kita berbagi
semangat sehingga orang yang hilang harapan mau bangkit kembali? Biarlah
terangmu bercahaya, supaya orang melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan
Bapamu yang di surga –JB. BIARLAH PERBUATAN BAIKMU MENJADI TERANG YANG MEMULIAKAN
TUHAN.

No comments:
Post a Comment