Wednesday, 19 July 2017

19 Juli 2017

YOUR BODY IS A WONDERLAND






Your Body is A Wonderland – Day 19 – Heart (Iman yang Benar). Bacaan: Roma 4:16-25. Cara Tuhan dalam berhubungan dengan Abraham juga menjadi cara Allah dalam berhubungan dengan kita. Rasul Paulus mengulangi bahwa pembenaran Abraham tidak diperoleh karena usahanya tetapi berdasarkan IMAN (16-17). Imannya adalah TELADAN bagi kita. Objek imannya adalah janji Allah (ayat 18). Kekuatan iman (19-20) terlihat nyata ketika Abraham percaya meskipun seakan mustahil bagi Sarah untuk memberikan anak bagi Abraham karena keduanya sudah lanjut usia. Pusat dari imannya terletak pada kesanggupan Allah untuk melaksanakan apa yang dijanjikanNya (ayat 21). Abraham tidak bimbang karena Ia percaya kuasa Allah. Berkat yang diterima Abraham adalah kebenaran, diperhitungkan kepadanya oleh iman sebagai anugerah (ayat 22). Semuanya ini dicatat bukan untuk kepentingan Abraham tetapi untuk kepentingan kita (ayat 23-25). Sama seperti Abraham percaya pada janji Allah, demikian juga kita harus percaya pada karya Kristus sebagai dasar bagi Pembenaran kita. Ayat 25: mengingatkan kita bahwa Yesus mati karena dosa kita. KebangkitanNya adalah semacam penegasan dari Allah bahwa karya Yesus dikayu salib telah diterima. Oleh karenanya pembenaran kita sudah terjamin. Amin. Hidup Abraham begitu luar biasa diberkati, ia pernah mengalami aniaya tetapi Allah memberkatinya. Abraham adalah Bapa Teladan dan Panutan kita. Amin. Miliki iman yang benar seperti Bapa Abraham.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Mazmur 23-25
PB: 1 Tes 1

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 19 Juli 2017. MENJADI SALURAN BERKAT. Bacaan: Kejadian 20:1-18. Lalu Abraham berdoa kepada Allah, dan Allah menyembuhkan Abimelekh dan isterinya dan budak-budaknya perempuan, sehingga mereka melahirkan anak (Kejadian 20:17). Ada sebuah lagu rohani berjudul “Jadikan Aku Saluran Berkat”. Saya yakin setiap orang percaya mengamini lirik lagu tersebut. Pertanyaannya, bagaimana caranya agar kita dapat menjadi saluran berkat? Dalam bacaan hari ini, kita bertemu dengan Abraham. Allah berjanji kepada Abraham bahwa ia akan menjadi saluran berkat bagi segala bangsa (Kej. 12:3). Akan tetapi, Abraham hampir saja gagal menjadi saluran berkat. Terlebih lagi, Abraham hampir saja membawa petaka bagi sebuah bangsa (ay. 4, 9)! Peristiwa itu nyaris terjadi gara-gara Abraham tidak berkata dengan sejujur-jujurnya. Ia tidak mengakui Sara sebagai istrinya, hanya sebagai saudaranya (ay. 12-13). Hal ini membuat Abimelekh hampir saja berbuat dosa dengan mengambil istri orang lain (ay. 3). Kedatangan Abraham bukannya membawa berkat, malah mendatangkan petaka. Akan tetapi, Tuhan tidak tinggal diam. Tuhan turut campur tangan, mencegah Abimelekh jatuh ke dalam dosa dan menimpakan kepada dirinya sendiri dosa yang besar (ay. 6, 9). Tuhan berinisiatif memberi tahu Abimelekh dan mengarahkan Abimelekh untuk berdamai dengan Abraham. Barulah kemudian Abraham menjadi saluran berkat dengan berdoa bagi Abimelekh (ay. 17-18). Ada dua pelajaran dari kisah ini. Pertama, menjadi saluran berkat berarti kita perlu melakukan hal yang benar di mata Tuhan. Kedua, kita hanya bisa menjadi saluran berkat melalui campur tangan dan keterlibatan Tuhan. Kiranya kisah ini memampukan kita menjadi saluran berkat bagi sesama. MENJADI SALURAN BERKAT DICAPAI MELALUI INTEGRITAS DAN ANUGERAH TUHAN SEMATA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Mazmur 23-25 dan 1 Tesalonika 1.

No comments:

Post a Comment