Saturday, 8 July 2017

08 Juli 2017

YOUR BODY IS A WONDERLAND






Your Body is A Wonderland – Day 8 – Heart (Heart Change/Metamorphosis #3). Amsal 4:23, “Jagalah HATImu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” Apa yang keluar dari mulut itu berasal dari HATI dan itulah yang menajiskan orang karena dari HATI itu timbul segala pikiran jahat, sumpah palsu dan hujat, pencurian, perzinahan dsbnya. Itulah gambaran dari sebuah HATI yang terpisah dari Allah, seperti bangsa Israel kuno yang harus masuk dalam pembuangan karena dosa-dosa mereka (Yehezkiel 36:23). Tetapi Janji Tuhan luar biasa buat kita semua. Yehezkiel 36:26, “Kamu akan Kuberikan HATI yang baru, dan ROH yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu HATI yang keras dan Kuberikan kepadamu HATI yang taat.” Tuhan akan mengubah (Change Specialist) HATI kita yang begitu keras, yang sudah tercemari dengan berbagai macam kejahatan dan memberi kita HATI yang baru. Hati yang bersih dan taat kepadaNya. Bagaimana keadaan HATI saudara-saudara saat ini? Apakah sudah mengalami Metamorphosis? Terima kasih Tuhan karena Engkau sudah memberikan kami HATI yang baru dan HATI yang taat, biarlah kiranya hidup yang kami jalani mencerminkan anugerahMu yang besar dan orang lain bisa melihat PERUBAHAN HATI dari hidup kami yang telah Engkau ubahkan menjadi BARU. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Ayub 36 dan 37
PB: Efesus 5:1-21

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
#HappyWeekend
#HappyWithUrFamily

Xavier Quentin Pranata
"Tuhan sanggup buat mukjizat di saat yang tepat." Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
Syalom. Selamat pagi. Renungan pagi dari Keluaran 5:1-23. TERIKAT ATAU BEBAS BERIBADAH. Keluaran 5:9 (TB), “Pekerjaan orang-orang ini harus diperberat, sehingga mereka terikat kepada pekerjaannya dan jangan mempedulikan perkataan dusta.” Janji penyertaan Tuhan tidak serta merta membuat pelayanan dan kehidupan rohani berjalan mulus. Akan ada rintangan yang mencoba menghambat, bahkan menghentikan komitmen anak Tuhan. Musa menghadap Firaun untuk meminta izin bagi Israel pergi ke padang gurun untuk beribadah (Kel 5:1). Firaun menolak permintaan itu sebab ia tidak mengenal Allah Israel (Kel 5:2). Bagi Firaun, ibadah dan pelayanan itu sama dengan perjalanan yang hanya membuang-buang waktu yang seharusnya dipakai untuk bekerja (Kel 5:3-5). Sebagai jawaban atas permintaan Musa dan Harun itu, Firaun justru makin mempersulit keadaan orang Israel. Firaun meningkatkan pengawasan dengan ketat (Kel 5:6,12-13). Ia menekan rakyat Israel dengan cara menghilangkan bahan baku namun menuntut hasil yang sama dan kualitas kerja yang tidak berkurang sama sekali (Kel 5:7-8,10-11). Dengan memperlakukan orang Israel sedemikian kejam, berat, dan tidak manusiawi, Firaun berharap akan membuat harapan Israel untuk beribadah dengan bebas pupus dan semangat mereka pergi menyembah Allah pudar (Kel 5:9). Firaun mengobarkan api kekecewaan, kesusahan melalui mandor Mesir dan Israel sebagai suatu upaya memancing reaksi orang Israel supaya menganggap Musa dan Harunlah penyebab kesusahan ini sehingga bangsa Israel sendiri berbalik menyerang Musa dan Harun (Kel 5:14-21). Keinginan kita untuk beribadah, mencari Tuhan dan kehendak-Nya dapat dan sering dirintangi dengan berbagai alasan seperti: keadaan diri yang tidak memungkinkan, keluarga yang menghambat, acara lain yang lebih menarik, keperluan lain yang lebih penting, dan juga pekerjaan yang menuntut penyelesaian. Menghadapi situasi seperti ini seharusnya membuat kita semakin membulatkan tekad mencari Tuhan tak peduli apa pun yang terjadi sebab pekerjaan tidak pernah berhenti, urusan keluarga tidak pernah ada habisnya, selalu ada acara “yang menarik”, dll. 1 Timotius 4:8 (TB,)” Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.” SELAMAT BERAKTIVITAS. SUKSES SELALU BERSAMA YESUS. JBU.

Ibu Caroline – Bandung
WANITA ADALAH SEBUAH PIANO. Renungan Pagi. “Lelaki seperti apa, menghasilkan istri seperti apa”. Seorang teman merasa istrinya semakin lama semakin egois dan kasar. Karena itu, mereka bertengkar setiap hari. Saking seringnya bertengkar, lelaki ini memiliki selingkuhan. Akhirnya, mereka bercerai dan sang suami menikah lagi dengan selingkuhannya. Sang mantan istripun tak lama kemudian menikah lagi. Mereka masih belum dikaruniai anak. Pernikahan baru keduanya masing-masing berjalan dengan sangat lancar. Tetapi setelah menikah, istri baru dari lelaki ini semakin lamapun kelembutannya semakin pudar. Rumah tangga mereka berakhir sama seperti yang dulu, sedikit sedikit bertengkar. Istri barunya bahkan tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah, teman saya terpaksa membersihkan rumah sendiri. Teman saya merasa nasib dia tidak baik, mengapa ia selalu memilih istri yang kurang baik, setiap hari ia mengeluh. Sampai suatu hari, di suatu acara makan malam ia secara kebetulan bertemu dengan suami baru mantan istrinya. Pada awalnya kedua lelaki ini tidak berbicara apa-apa, tetapi setelah saling menyapa merekapun minum bersama. Akhirnya teman saya tak bisa menahan diri lagi dan bertanya bagaimana keadaan rumah tangga mereka. Suami baru mantan istrinya ini tidak tampan, tetapi sangat teliti dalam berbicara. Ia berkata, “Istri saya adalah wanita yang sangat hebat, sangat perhatian dan lembut, ia mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tanpa mengeluh. Juga sangat menyayangi saya, ia selalu bersikap baik ke orang tua, saudara, dan teman-teman saya. Saatnya jujur dia akan jujur, saatnya butuh perhatian, dia akan memberi perhatian penuh. Wanita seperti ini, sudah sedikit sekali.” Teman saya setelah mendengarnya merasa bingung dan berpikir apa dia memang sebaik itu??? Mengapa dulu dia sama sekali tidak menyadarinya??? Pasti ini semua cuma bualan suami baru istrinya ini untuk membuat saya bingung. Tak lama kemudian, kebetulan sekali, teman saya pergi berbelanja ke supermarket dan melihat mantan istri dan suami barunya sedang berbelanja. Ia bersembunyi di samping dan memperhatikan, akhirnya ia menyadari pasangan itu benar-benar bahagia. Kebahagian itu bisa ia lihat dari senyuman mantan istrinya yang selalu bermekaran. Juga bisa dilihat dari pelukan lembut yang diberikan oleh lelaki di sampingnya itu. Sebenarnya, di bermacam situasi, istri berubah menjadi malaikat atau berubah menjadi nenek sihir, semua tergantung pada lelaki. Didetik wanita memutuskan untuk menikah, ia juga memutuskan untuk menjalani hidup dengan baik bersama suaminya. Walaupun dalam pernikahan, kesabaran merupakan suatu kebajikan, tetapi jika ada cinta maka ada toleransi. Saat Anda merasa tidak puas dengan wanita Anda, wanita pun tidak peduli lagi. Jadi, jika Anda menginginkan wanita baik seperti malaikat, terlebih dahulu perlakukan dia sebagai malaikat. Karena semua wanita di dunia yang sudah menjadi “istri seseorang” memiliki potensi menjadi malaikat. Saat Anda bisa melakukannya dengan baik, Anda akan menyadari bahwa perubahan sikap Anda dapat membentuk sesosok malaikat yang sempurna. Cinta wanita muncul karena kasih sayang pria. Kebencian wanita muncul karena kebohongan pria. Keluhan wanita muncul karena kedinginan pria. Kebahagiaan wanita muncul karena kehangatan pria. Kecantikan wanita muncul karena dimanjakan pria. Kerusakan wanita adalah hutang pria. Wanita adalah sebuah piano, jika bertemu dengan seorang pianis handal, suara yang dihasilkan adalah lagu kelas dunia, jika dimainkan oleh orang biasa, maka akan menghasilkan lagu pop. Tetapi apabila dimainkan oleh orang sembarangan, pasti tidak akan membentuk sebuah lagu. SELAMAT PAGI. TUHAN MEMBERKATI.

WM Stars
NO EXCUSE. “Sembilan puluh persen dari kegagalan berasal dari orang-orang yang memiliki kebiasaan membuat alasan-alasan” - George Washington Carver. Semakin kita sibuk dan merasa tak mempunyai cukup waktu, akan membuat diri kita terdesak. Sebagai akibatnya untuk menyelesaikan tugas-tugas yang menumpuk maka kecenderungannya adalah menunda pekerjaan yang ada. Semua kita diberikan waktu yang sama 24 jam sehari. Persoalannya bukan bagaimana membaginya tetapi untuk siapa kita memberikan waktu kita. Pertama-tama sediakan waktu untuk Tuhan dan kemudian kepada orang-orang penting yang untuk mereka kita perlu menjalin hubungan lebih serius. Mari kita yakini dengan Tuhan anda akan mampu membangun hidupmu menuju keberhasilan. Pengkhotbah 5:4 (5-3) “Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu.” Ayub 42:2 “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” Efesus 5:15-16 “Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”

Madam Ossy
RENUNGAN PAGI: Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan (Matius 6:7). Doa itu sebenarnya merupakan sarana komunikasi antara manusia dengan penciptanya, seperti seorang anak yang berkomunikasi dengan bapanya, sebenarnya tidak sulit, sesuatu yang sehari-hari kita lakukan, namun tetap saja banyak orang yang tidak bisa diminta untuk memimpin doa, banyak juga yang berpikir bahwa berdoa itu memerlukan untaian kata-kata yang indah. Berdoa jangan bertele-tele, panjang lebar, supaya orang lain tahu bahwa doanya hebat dan dahsyat, padahal yang terpenting dalam doa adalah mengungkapkan isi hati kita dengan tulus kepada Bapa di sorga. Doa juga bukan mantera, yang simsalabim, permintaan kita langsung dipenuhi, doa itu menyerahkan segala sesuatu kepada kehendak Bapa kita. Doa kita biasanya kita akhiri “dalam nama Tuhan Yesus”, itu juga bukan kata-kata mantera, namun memberi arti bahwa kita menyelaraskan hidup kita sesuai dengan hidup Tuhan Yesus dan menempatkan kehendak kita sesuai dengan kehendak Tuhan Yesus. Oleh karena itu, doa bukanlah upaya memaksa Tuhan untuk memenuhi apa yang kita mau, tetapi sebaliknya, kitalah yang harus memahami bahwa Dia punya kehendak dan apabila kita menyerahkan sepenuhnya segala kehiduoan kita kepada-Nya, maka Dia mengetahui apa yang terbaik buat kita dan Dia akan memberikannya kepada kita. Doa kita seringkali berisi “maunya” kita, bukan maunya Tuhan, mungkin karena kita memang malas memahami dan mencari apa yang menjadi kehendak Tuhan, kita tidak pernah membuka Alkitab dan membaca serta merenungkannya. Ingatlah, doa kita yang terkabul, itu bukan karena hebatnya perkataan kita, dalam doa kita, tetapi semata-mata karena Tuhan berkemurahan atas kita. Selamat pagi, Tuhan Yesus memberkati.

Ibu Caroline – Bandung
Copas From Suzette Hattingh Today 30.6.17:
Today is a very sad day for our nation Germany, today the government agreed that homosexual and lesbian marriage is legal and have the same status and legal rights like a normal marriage! This will bring a even greater curse on our land! This mean they can have children and adopt children like any other family! We are getting closer and closer to the end time, like the days of Noah. This info was send to me from the NIGAT BIBLE GROUP (I HAVE NOT PROOFED ALL THE INFO YET BUT EVEN SO SHOCKING). Where is the world going?
1.      Burning Bibles is openly witnessed in Uganda. Adultery is allowed in South Africa, man or woman no longer has the right to repudiate the other because of adultery.
2.      The United States confirmed that for all countries in the world to build good relations with the great power, these countries must practice homosexual marriage (woman + woman = 1 or Man + man = 1).
3.      Germany had just signed the law which declares that there is no more incest, that is to say: Brother and Sisters can get married, Mum with her son and Dad with his daughter.
4.      The City of Miami is now proclaiming a City of public sex which means that on the road, church, market, football field etc if you need sex you can have it en route without having any problem.
5.      Canada allows bestiality (sex with Animals).
6.      In Spain: pornographic films are allowed in high school and universities.
7.      The authorization of the prostitution of minors, Marg Luker declares that any young girl at the age of 10 feels sexual pleasure and no one should defend that person from discovering how her body works.
8.      Finally, the US has opened the church of satanic publicly!
Dear brothers and sisters, the end is near, the departure in the Glory approach. The Lord Jesus is coming soon! MARANATHA. Christians are being distracted,and the devil wants to take maximum number of souls with him in order to stop them from divine mercy. Why do we sleep in church but stay awake in the bars? Why is it so hard to talk about God but so easy to make gossip? Why is it so easy to ignore God's WORD. TIME TO PRAY FOR OUR MARRIAGES... SATAN IS OUT TO DESTROY!God bless you... Amen!!!

Debby Vania
“Motivasi hati”. Kualitas rohani seseorang tidak ditentukan dari status atau jabatan sebagai Pendeta, Gembala, Penginjil, Dosen Teologia, Rektor Teologia, Ketua Sinode, Pengurus Sinode, Mahasiswa Teologia (S.Th., M.Th., bahkan Doktor Teologia), Diaken Gereja, Majelis Gereja dan jabatan-jabatan lain. Bukan diukur seberapa lama kita menjadi orang “Kristen” atau seberapa sering kita melayani Tuhan. Tapi kualitas rohani seseorang ditentukan dari MOTIVASI HATI-nya dalam mengikut dan melayani Tuhan Yesus Kristus. Banyak kejatuhan terjadi di dalam gereja baik karena harta, tahta maupun pria/wanita. Banyak orang Kristen silau dengan kemegahan yang ditawarkan dunia sehingga murtad dari panggilannya sebagai HAMBA TUHAN. Menggunakan Trade Mark “Hamba Tuhan” tetapi motivasi untuk kepentingan diri sendiri dan untuk kepuasan diri, bahkan banyak yang saling menjatuhkan sesama hamba Tuhan. Banyak orang Kristen bahkan hamba Tuhan tanpa sadar menjadi budak dunia. Lebih takut kehilangan jabatan dan fasilitas gereja daripada takut kepada Tuhan. Tidak lebih baik dari Yudas iskariot, tidak lebih baik dari ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Sudah terlalu banyak hamba-hamba Tuhan “gadungan”! Waspadalah! Firman Tuhan berkata: “Engkau tidak dingin dan tidak panas, alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!” Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku! (Wahyu 3:15-16). Saudaraku yang dikasihi di dalam Tuhan, Tidak ada seorangpun yang tahu apa motivasi kita melayani Tuhan tetapi bagi Tuhan tidak ada yang tersembunyi. Motivasi yang salah tidak akan membuat anda bertahan lama. Mari kita mengintropeksi diri kita masing-masing, apakah selama ini motivasi kita sudah benar atau kita sudah mulai menyimpang (menyesatkan) diri dari panggilan karena kedudukan, kekayaan, ketenaran dan lain sebagainya. Hidup di dunia hanya sementara, pikul salib dan sangkal diri! Carilah (arahkan) dan pikirkanlah (fokus) perkara diatas bukan di bumi (Kolose 3:1-2). Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu (1 Tim 4:16a). Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak (1 Kor 9:27). “Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya” (Wahyu 22:12). Lakukan apa yang benar di mata Tuhan bukan dimata manusia! Tuhan Yesus memberkati!

No comments:

Post a Comment