Wednesday, 5 July 2017

05 Juli 2017

YOUR BODY IS A WONDERLAND






Your Body is A Wonderland – Day 5 – Heart (Hati yang Mengampuni #2). Semakin kita menyadari betapa besar kita TELAH DIAMPUNI oleh Tuhan, semakin mudah bagi kita untuk MENGAMPUNI orang lain. Bagaimana caranya?
(1)   Saat orang lain menyakiti kita anggap sebagai ALAT ditangan Tuhan sedang MEMBENTUK kita menjadi seseorang/pribadi yang lebih baik.
(2)   Berpikirlah bahwa ada keuntungan bagi kita yaitu KARAKTER yang Tuhan ingin bangun dalam hidup kita yang bisa terwujud setelah peristiwa ini.
(3)   Menyadari bahwa disakiti, tersinggung, salah paham adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.
(4)   Pikirkan bahwa dosa kita yang sangat besar, yang tersembunyi dan tak seorangpun tahu, TELAH DIAMPUNI oleh Tuhan.
Semakin kita menyadari betapa besar kita TELAH DIAMPUNI oleh Tuhan, semakin mudah bagi kita untuk mengampuni orang lain. Efesus 4:32, “Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan SALING MENGAMPUNI, sebagaimana Allah di dalam Kristus TELAH MENGAMPUNI kamu.” Amin. Bagaimana dengan kita? Apakah kita adalah orang yang suka memberikan maaf/mengampuni seperti Tuhan sudah mengampuni kita terlebih dulu? Salah satu kunci BERKAT adalah kalau kita BISA MENGAMPUNI. Mazmur 133:1-3, 1Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara DIAM BERSAMA dengan RUKUN! 2Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. 3Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung- gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN MEMERINTAHKAN BERKAT, KEHIDUPAN untuk selama-lamanya.” Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Ayub 30-31
PB: Efesus 2

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Ibu Caroline – Bandung
MENJADI PRIBADI YANG LUAR BIASA. Banyak yang ingin setajam *PISAU* tapi enggan *DIASAH*. Banyak yang ingin seharum *DUPA* tapi enggan untuk *DIBAKAR*. Banyak yang ingin secemerlang *EMAS* tapi enggan untuk *DILEBUR*. Banyak yang ingin sekuat *BAJA* tapi enggan *DITEMPA*. Ketahuilah bahwa orang yang hebat tidak dihasilkan melalui Kemudahan, Kesenangan, Ketenangan. Mereka dibentuk melalui Kesukaran, Tantangan, dan Airmata. Ketika kita mengalami pembentukan melalui Kesukaran, Tantangan dan sesuatu yang sangat berat, ingatlah *TUHAN* taat pada setiap pembetukan-NYA dan pahamilah bahwa *TUHAN SEDANG MEMPERSIAPKAN KITA UNTUK MENJADI ORANG yang LUAR BIASA*. *BAGI KEMULIAAN-NYA DI BENTUK SAMPAI INDAH DALAM PANDANGAN-NYA*. “Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya” (Yeremia 18:4). “Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu— yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya” (1 Petrus 1:7). God bless you.

Madam Ossy
Rabu, 5 Juli 2017. Bacaan: Kisah Para Rasul 2:1-40. Setahun: Mazmur 60-66. Nas: Jadi, seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus (Kisah Para Rasul 2:36). Kualitas Seorang Murid. Sebuah perusahaan setidaknya akan memerhatikan beberapa hal dalam merekrut seorang karyawan. Setidaknya terdapat tujuh hal, yaitu: kapabilitas, kapasitas, kreativitas, karakter, kredibilitas, komitmen, dan kompatibilitas calon karyawan. Para calon karyawan harus memenuhi syarat-syarat tersebut untuk dapat diterima. Jika perusahaan lebih senang mencari karyawan yang berkualitas dan siap kerja, berbeda dengan Yesus. Dia justru lebih memilih murid-murid yang belum memenuhi syarat sebagai murid yang berkualitas. Bukan hanya ketika pertama kali Yesus memilih mereka, namun juga ketika dimuridkan oleh Yesus, bahkan hingga akhirnya Yesus mati dan bangkit kembali. Tidak ada tanda-tanda mereka telah memenuhi kriteria sebagai murid yang berkualitas. Salah satunya adalah Petrus. Mungkin Yesus sengaja memilih orang-orang biasa agar bisa Dia pakai secara luar biasa. Semuanya menjadi berubah ketika Roh Kudus memenuhi mereka. Kuasa Tuhan mengubah hidup mereka. Petrus, murid yang pernah menyangkal Yesus karena ketakutannya, berubah menjadi seorang yang begitu berani memberitakan Kabar Baik kepada begitu banyak orang, sehingga 3.000 orang bertobat dan dibaptis (Kis. 2:41). Begitu pula para murid yang lain. Mereka dipakai secara luar biasa oleh Roh Kudus dalam memberitakan Kabar Baik. Mungkin kita merasa tidak memiliki kualitas seorang murid yang baik. Kita merasa tidak layak menjadi murid-Nya. Namun, seperti Tuhan sanggup mengubah Petrus dan para murid lain dengan cara yang ajaib, begitu pula Dia sanggup mengubah kita sebagai murid-Nya –SPP. TUHAN DAPAT MEMAKAI SIAPA SAJA UNTUK MENJADI MURID-NYA, BAHKAN YANG NAMPAK BURUK DI MATA DUNIA.

Xavier Quentin Pranata
“Pandang tugas sebagai aras kehidupan untuk yang di atas.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:

Post a Comment