Monday, 10 July 2017

10 Juli 2017

YOUR BODY IS A WONDERLAND






Your Body is A Wonderland – Day 10 – Heart (Perasaan). Apakah kita adalah orang-orang yang mudah dikontrol oleh perasaan? Jika jawabanya adalah YA, dibawah ini adalah beberapa hal yang dapat menolong kita agar tidak selalu dikontrol oleh perasaan (terutama perasaan negatif):
1.      Terimalah setiap hal yang Tuhan ijinkan terjadi dengan rasa syukur (ijinkan Tuhan memproses Perasaan kita). Semakin kita bisa menerima kondisi yang tidak enak/menyakitkan dalam hidup ini, penderitaan kita makin kecil, sebaliknya makin kita tidak terima, penderitaan yang kita rasakan semakin besar. Tuhan menciptakan setiap manusia punya perasaan, tapi kita tidak boleh dipimpin oleh perasaan kita. Perasaan yang dipendam dan tidak diproses akan berjujung kepada kepahitan.
2.      Apakah kita sudah menjadi bagian dari sebuah komunitas yang membangun? Orang yang mudah dikontrol oleh perasaan cenderung mempunyai perasaan negatif, biasanya juga cenderung menarik diri dari komunitas. Kita tidak sekedar perlu orang lain yang bisa menerima dan memahami perasaan kita, kita perlu berada disekitar orang-orang yang positif untuk menolong kita mengatasi perasaan yang negatif. Firman Tuhan memberitahu kita pentingnya memiliki orang lain yang bisa menolong disaat kita lemah, yang bisa memberi teguran/peringatan disaat kita salah (Pengkhobah 4:9-10). Ayat 9: “Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka.” Ayat 10: “Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!” Amin.
Minta kekuatan yang dari Tuhan agar kita dimampukan mengontrol setiap perasaan negatif kita. Mazmur 30:3, “TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.” Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Ayub 41, 42
PB: Efesus 6

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBible
#IMLoved

Madam Ossy
Senin, 10 Juli 2017. Bacaan: Rut 2:1-23. Setahun: Mazmur 88-91. Nas: Lalu datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu: ‘TUHAN kiranya menyertai kamu.’ Jawab mereka kepadanya: ‘TUHAN kiranya memberkati tuan!’ (Rut 2:4). Diberkati untuk Memberkati. Orang kaya biasanya identik dengan banyak harta, rumah mewah, kendaraan mahal, pakaian modis. Sebagian orang kaya sombong dan tidak mau bergaul dengan orang miskin. Namun, ada pula orang kaya yang berpenampilan sederhana, rendah hati, dan luwes bergaul dengan siapa saja. Alkitab mencatat Boas sebagai orang kaya yang ramah kepada orang-orang yang bekerja di ladangnya, dan mereka pun ramah kepadanya (ay. 4). Melalui sapaannya, Alkitab menunjukkan Boas adalah orang yang mengasihi Tuhan dan ingin agar orang-orang di sekitarnya merasakan berkat Tuhan. Saat melihat Rut dan mendapatkan laporan tentang Rut, perlakuan Boas kepada Rut pun penuh kasih (ay. 9). Rut, yang merasa diterima dan dikasihi, sangat bersyukur mendapat belas kasihan dari Boas (ay. 13). Karena mengerti Rut dan Naomi mengalami kesulitan secara ekonomi, Boas memerintahkan para pekerjanya tidak mengganggu Rut dan mereka malah harus secara sengaja meninggalkan sedikit onggokan jelai untuk diambil Rut (ay. 15-16). Boas menghargai usaha Rut mencari jelai dari pagi sampai petang. Jika saat ini kebetulan kita diberkati dengan kekayaan, kita dapat belajar menjadi orang kaya seperti Boas. Berlimpah harta, tetapi tidak terikat pada kekayaan. Dihormati banyak orang, tapi tidak gila hormat. Kita menunjukkan kepada dunia bahwa dengan kekayaan yang Tuhan percayakan, kita menjadi berkat bagi orang-orang yang bekerja pada kita dan orang-orang kurang mampu yang kita bantu –RTG. JADILAH ORANG KAYA YANG BERKARAKTER KRISTUS.

No comments:

Post a Comment