YOUR BODY IS A WONDERLAND
Your Body is A Wonderland – Day 10 – Heart (Perasaan).
Apakah kita adalah orang-orang
yang mudah dikontrol oleh perasaan? Jika jawabanya adalah YA, dibawah ini
adalah beberapa hal yang dapat menolong kita agar tidak selalu dikontrol oleh
perasaan (terutama perasaan negatif):
1.
Terimalah
setiap hal yang Tuhan ijinkan terjadi dengan rasa syukur (ijinkan Tuhan
memproses Perasaan kita). Semakin kita bisa menerima kondisi yang tidak
enak/menyakitkan dalam hidup ini, penderitaan kita makin kecil, sebaliknya
makin kita tidak terima, penderitaan yang kita rasakan semakin besar. Tuhan
menciptakan setiap manusia punya perasaan, tapi kita tidak boleh dipimpin oleh
perasaan kita. Perasaan yang dipendam dan tidak diproses akan berjujung kepada
kepahitan.
2.
Apakah
kita sudah menjadi bagian dari sebuah komunitas yang membangun? Orang yang
mudah dikontrol oleh perasaan cenderung mempunyai perasaan negatif, biasanya
juga cenderung menarik diri dari komunitas. Kita tidak sekedar perlu orang lain
yang bisa menerima dan memahami perasaan kita, kita perlu berada disekitar
orang-orang yang positif untuk menolong kita mengatasi perasaan yang negatif.
Firman Tuhan memberitahu kita pentingnya memiliki orang lain yang bisa menolong
disaat kita lemah, yang bisa memberi teguran/peringatan disaat kita salah
(Pengkhobah 4:9-10). Ayat 9: “Berdua lebih baik dari pada seorang diri,
karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka.” Ayat 10: “Karena
kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang
jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!” Amin.
Minta kekuatan yang dari Tuhan agar kita dimampukan
mengontrol setiap perasaan negatif kita. Mazmur 30:3, “TUHAN, Allahku,
kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.”
Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Ayub 41, 42
PB: Efesus 6
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBible
#IMLoved
Madam Ossy
Senin, 10 Juli 2017. Bacaan: Rut 2:1-23. Setahun: Mazmur
88-91. Nas: Lalu datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada
penyabit-penyabit itu: ‘TUHAN kiranya menyertai kamu.’ Jawab mereka kepadanya: ‘TUHAN
kiranya memberkati tuan!’ (Rut 2:4). Diberkati untuk Memberkati. Orang kaya
biasanya identik dengan banyak harta, rumah mewah, kendaraan mahal, pakaian
modis. Sebagian orang kaya sombong dan tidak mau bergaul dengan orang miskin.
Namun, ada pula orang kaya yang berpenampilan sederhana, rendah hati, dan luwes
bergaul dengan siapa saja. Alkitab mencatat Boas sebagai orang kaya yang ramah
kepada orang-orang yang bekerja di ladangnya, dan mereka pun ramah kepadanya
(ay. 4). Melalui sapaannya, Alkitab menunjukkan Boas adalah orang yang
mengasihi Tuhan dan ingin agar orang-orang di sekitarnya merasakan berkat
Tuhan. Saat melihat Rut dan mendapatkan laporan tentang Rut, perlakuan Boas
kepada Rut pun penuh kasih (ay. 9). Rut, yang merasa diterima dan dikasihi,
sangat bersyukur mendapat belas kasihan dari Boas (ay. 13). Karena mengerti Rut
dan Naomi mengalami kesulitan secara ekonomi, Boas memerintahkan para
pekerjanya tidak mengganggu Rut dan mereka malah harus secara sengaja
meninggalkan sedikit onggokan jelai untuk diambil Rut (ay. 15-16). Boas
menghargai usaha Rut mencari jelai dari pagi sampai petang. Jika saat ini
kebetulan kita diberkati dengan kekayaan, kita dapat belajar menjadi orang kaya
seperti Boas. Berlimpah harta, tetapi tidak terikat pada kekayaan. Dihormati
banyak orang, tapi tidak gila hormat. Kita menunjukkan kepada dunia bahwa
dengan kekayaan yang Tuhan percayakan, kita menjadi berkat bagi orang-orang
yang bekerja pada kita dan orang-orang kurang mampu yang kita bantu –RTG.
JADILAH ORANG KAYA YANG BERKARAKTER KRISTUS.

No comments:
Post a Comment