YOUR BODY IS A WONDERLAND
Your Body is A Wonderland – Day 15 – Heart (Perasaan
Iri Hati). Baca: 1 Samuel 18:5-15. Ayat 9: “Sejak hari itu maka Saul selalu mendengki
Daud.” Kita semua pasti pernah mempunyai perasaan iri hati. Raja Saul
ditelan oleh rasa hati ketika pujian yang diterima Daud melebihi pujian yang
diterimanya. Saul membunuh beribu-ribu musuh, tetapi Daud berpuluh-puluh ribu
(1 Sam 18:7, BIS). Saul menjadi sangat marah dan sejak hari itu ia iri hati
kepada Daud (ayat 9). Begitu murkanya Saul sehingga ia berusaha membunuh Daud!
Membanding-bandingkan diri adalah tindakan yang keliru dan merusak diri
sendiri. Orang lain akan selalu memiliki sesuatu yang kita tidak miliki atau
punya pengalaman yang berbeda dengan apa yang kita alami. Sesungguhnya, Tuhan
itu sudah memberkati kita masing-masing, hidup kita saat ini dan janji kekal
kepada semua orang yang percaya kepadaNya, mengandalkan pertolonganNya dan
menunjukkan Ucapan Syukur dapat menolong kita mengatasi perasaan iri hati.
Apakah kita masih punya perasaan iri hati? Tuhan menciptakan semua manusia
punya perasaan, tetapi kita tidak boleh dipimpin oleh perasaan kita!
Bersyukurlah kepadaNya senantiasa, maka perasaan Iri Hati itu tidak akan
mendominasi hati kita! Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Mazmur 13-15
PB: Kolose 1
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
#HappyWeekend
#HappyWithUrFam
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Sabtu, 15 Juli 2017. TERNYATA ADA MAUNYA.
Bacaan: Yosua 24:1-14. Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah
kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia (Yosua 24:14). Seorang anak yang biasanya
malas membantu orang tua tiba-tiba menjadi sangat rajin. Ia membantu ibunya
mencuci piring setelah makan, memberi pijatan di pundak ayahnya, menyapu
lantai, dan membereskan barang-barang yang berantakan di rumah. Kedua orang
tuanya heran, sekaligus kegirangan. Malam harinya, si anak menemui kedua orang
tuanya dan meminta uang jajan tambahan karena ada mainan baru yang ingin dia
beli. Duh, ternyata ada maunya! Bukankah kadang kita seperti anak kecil itu?
Kita rajin berdoa, membaca Alkitab, datang ke gereja, ikut persekutuan, ikut
pelayanan ini-itu, ikut perkunjungan, tetapi sebenarnya kita melakukannya
karena mengharapkan berkat dari Tuhan. Kita bukan melakukannya dengan tulus
hati, melainkan mengharapkan suatu keuntungan pribadi dari ibadah tersebut.
Pada akhir hidupnya, Yosua memberikan pesan yang sangat penting kepada bangsa
Israel untuk beribadah kepada Tuhan dengan tulus dan ikhlas. Sebelum
mengucapkan hal ini, Yosua terlebih dahulu menceritakan tentang karya dan kasih
Tuhan yang luar biasa, dimulai dari masa Abraham, Ishak, Yakub, Musa hingga
bangsa Israel mendiami tanah perjanjian. Yosua menceritakan semua itu karena ia
ingin bangsa Israel beribadah kepada Tuhan bukan karena suatu pamrih, melainkan
karena bersyukur atas kasih Tuhan yang begitu luar biasa dalam kehidupan
mereka. Pesan kepada bangsa Israel ini juga berlaku bagi kita. Kiranya kita
beribadah sebagai ungkapan syukur atas kebaikan Tuhan dan untuk memberkati
sesama. IBADAH YANG TULUS IKHLAS DILANDASI OLEH KESADARAN AKAN KEBAIKAN TUHAN DAN
KERINDUAN UNTUK MEMBERKATI SESAMA. Selamat pagi. Enjoy your weekend. Tuhan
Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Mazmur 13-15 dan Kolose 1.
WM Stars
SUKSES DALAM PERNIKAHAN. Sukses dalam pernikahan adalah
lebih dari sekedar menemukan pasangan yang tepat, melainkan penentuan sukses
pernikahan adalah menjadi pasangan yang tepat. Jadi dalam pernikahan yang
terpenting bukanlah memperoleh kecocokan pasangan bagi diri kita, namun upaya
mencocokkan diri dengan pasangan kitalah yang terpenting. Untuk itu diperlukan
pemahaman bahwa memang pernikahan dirancang di sorga, tetapi pemeliharaan harus
dilakukan di bumi. Kalau Anda mengharapkan terwujudnya pernikahan yang bahagia,
maka Andalah yang harus memulai mengusahakan dari diri sendiri, bukan menuntut
dari orang lain. Efesus 5:33, “Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing
berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah
menghormati suaminya.” Kolose 3:14-15, “14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah
kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. 15 Hendaklah
damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah
dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.”
Deby Vania – Hwa Ind, Malang
CHANGE YOUR WORD TO CHANGE YOUR WORLD. Beberapa waktu yang lalu,
sebuah video berjudul “change your word to change your world” sempat ramai
dibicarakan di dunia maya. Video itu bercerita tentang seorang pria buta yang
duduk mengemis dengan potongan kardus bertuliskan “I’m blind. Please help (Saya
buta. Bantulah saya).” Sekian lama pengemis buta ini duduk di sana, hanya
sedikit yang tergerak hatinya untuk memberi sedekah. Sampai seorang perempuan
datang menghampirinya dan mengganti kalimat tulisan di kardus dengan “It’s a
beautiful day and I can’t see it (hari ini begitu indah dan aku tidak bisa
melihatnya)”. Beberapa saat kemudian, tiap orang yang melintas dan membaca
tulisan itu, memberi uang kepadanya. Hal apa yang membuatnya jadi berbeda?
Jawabannya adalah kata-kata yang dituliskan di kardus itu. Sobatku... Dalam Alkitab,
Raja Salomo yang penuh hikmat berkata bhw tiap perkataan yang kita ucapkan akan
berdampak pada kehidupan kita. Perkataan iman mendorong kita untuk melakukan
hal positif. Sebaliknya, perkataan yang pesimis dapat membawa kita kepada
hal-hal yang negatif. Anda mungkin berkata, “Gaya bicara saya memang seperti
ini. Sulit bagi saya untuk berubah.” Anda masih bisa merubahnya. dalam buku
“Change your thinking, Change your life”. Brian Tracy berkata, “Tiap perkataan
berasal dari informasi di dalam pikiran. Perkataan baik atau buruk tergantung
dari informasi apa yang sering dikonsumsi oleh pikiran.” Informasi yang Anda
masukkan ke dalam pikiran Anda akan mempengaruhi apa yang keluar melalui
perkataan Anda. Isilah pikiran Anda dengan Firman Tuhan, agar firman itu
mengubah pikiran, perkataan dan juga tindakan Anda. Apa yang keluar dari mulut
kita adalah cerminan dari apa yang ada dalam pikiran kita. Amsal 18:21, “Hidup
dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.”
Today is beautiful day. Jesus bless all of you
WM Stars
AKU BERHARGA. Aku berharga nggak sih? Ini pertanyaan yang
saya baca di media sosial. Pertanyaan datang dari seorang anak kepada mamanya.
Kalau perhiasan emas yang mahal harganya pasti mama tidak rela menitipkannya ke
pembantu. Katanya aku anaknya lebih berharga dari harta manapun. Tetapi mengapa
dititipkan sama pembantu? Lalu anak yang kritis bertanya: “Aku berharga nggak,
sih?” Engkau berharga di mata Tuhan. Sebab Tuhan mau berkorban, mati di kayu
salib, untuk menebus dosa-dosamu dan dosa kita semua. Supaya hidup yang sia-sia
akan menjadi ciptaan baru yang dapat memberi makna dan memberi pertolongan bagi
orang lain.
Yesaya 53:3-5
3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh
kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga
orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan.
4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya,
dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul
dan ditindas Allah.
5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia
diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan
bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
1 Petrus 1:18-19
18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara
hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan
barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus
yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.
1 Petrus 2:24
Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di
kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran.
Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

No comments:
Post a Comment