RICH
FAMILY POOR FAMILY SERIES
Rich
Family Poor Family – Day 26.
F =
Father
A =
And
M =
Mother
I =
I
(ai)
L =
Love
Y =
You
Menggunakan
WAKTU.
Efesus 5:15-17, “15Karena
itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah
seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, 16dan
PERGUNAKAN WAKTU yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. 17Sebab
itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti
kehendak Tuhan.”
Kita tidak ingin sekedar hidup mengalir begitu saja, tetapi kita
ingin mencapai sesuatu dalam hidup, beprestasi dalam sekolah, sukses
dalam karier, membangun Rumah Tangga yang bahagia, dll. Tetapi itu
semua hanya terjadi bila kita dapat memanfaatkan WAKTU dengan
bijaksana dan hal yang paling bijaksana adalah memanfaatkan WAKTU
kita untuk hidup bagi Tuhan dan melayaniNya. WAKTU adalah Modal Utama
bahkan lebih dari uang. Dengan WAKTU kita bisa menghasilkan uang
tetapi dengan uang kita tidak bisa membeli WAKTU. WAKTU dapat membuat
keluarga kita bahagia, dengan menyimpan waktu/Quality
Time
bersama sama. Tetapi WAKTU dapat pula membuat keluarga berantakan
bila kita tidak tahu bagaimana menggunakan WAKTU bersama-sama dengan
keluarga. WAKTU bisa menjadi modal utama, tetapi bisa juga menjadi
kerugian kita yang terbesar, tergantung bagaimana kita
“menggunakannya”. “PERGUNAKAN” (ayat 16) dalam bahasa
aslinya: exagoraso
yang artinya: membeli/menebus. Jadi jangan biarkan WAKTU berlalu
begitu saja tanpa membuatnya menjadi “milik” kita yang kita
manfaatkan sebaik-baiknya. Dengan banyaknya tantangan dalam setiap
keluarga tentang bagaimana kita harus mempergunakan WAKTU kita dengan
bijaksana (karena hari-hari ini menjadi hari-hari yang jahat, ayat
16). Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita mempergunakan WAKTU kita
bersama-sama dengan keluarga kita masing-masing? Mazmur 90:12,
“Ajarlah
kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati
yang bijaksana.”
Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFPoorFSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Bilangan 12-14
PB:
Kisah Para Rasul 6
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
#HappySunday
Xavier
Quentin Pranata
“Orang
yang tidak betah diam di rumah ada 2 kemungkinan: penghuni lain parah
atau dia yang bikin gerah.” Xavier Quentin Pranata.
Ibu
Caroline – Bandung
Minggu,
26 Februari 2017. Bacaan: Markus 1:35-39. Setahun: Bilangan 30-31.
Nas: Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi
keluar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana (Markus
1:35). Macan Tutul. Dalam gerakan lambat tampak rekaman video seekor
macan tutul sedang berlari kencang. Kedua pasang kakinya bergerak
lincah, berjejak kokoh. Terlihat tubuhnya melesat kian cepat.
Tercatat kecepatannya berlari, 102 kilometer per jam. Menyaksikan
tayangan singkat itu, terbisik dalam hati saya- “Cocok sekali
melukiskan kehidupan masa kini yang lajunya amat cepat!” Injil
Markus menggambarkan cepatnya laju aktivitas Yesus Kristus. Kata
“segera” sering menghiasi pelbagai kegiatan yang dilakukan-Nya.
Dari waktu ke waktu Dia terus bergerak. Terus berpindah. Dicari.
Dibutuhkan. Dikejar-kejar. Sibuk. Namun satu hal tak pernah
diabaikan-Nya: berdoa. Justru karena cepatnya hidup yang dijalani,
Dia sengaja menyelipkan waktu sejenak untuk bersendiri dengan
Bapa-Nya. Itu sebabnya Dia tidak terjebak oleh kemauan publik. Dia
melayani kehendak Bapa-Nya (ay. 38). Anda sibuk? Aktivitasmu padat?
Waktumu terasa singkat? Semua bergulir dengan cepat? Begitulah hidup
ini. Kita dituntut serba cepat. Cepat rebut peluang. Cepat ambil
keputusan. Cepat berhasil. Semua harus cepat. Waspadalah, jangan
sampai laju-cepat kehidupan ini menggilasmu sehingga Anda cuma jadi
korban rutinitas. Tetaplah selipkan waktu bersendiri dengan Bapa,
agar Anda tidak kehilangan fondasi iman dan visi hidupmu –PAD.
UNTUK MENJADI TEGUH DALAM IMAN ANDA PERLU MELUANGKAN WAKTU TEDUH
BERSAMA TUHAN.

No comments:
Post a Comment