RICH
FAMILY POOR FAMILY SERIES
Rich
Family Poor Family – Day 22.
F =
Father
A =
And
M =
Mother
I =
I
(ai)
L =
Love
Y =
You
Under
Pressure (3).
Kolose 3:14-15, “14Dan
di atas semuanya itu: kenakanlah KASIH, sebagai pengikat yang
mempersatukan dan menyempurnakan. 15Hendaklah
keputusan-keputusanmu ditentukan oleh kedamaian yang diberikan
Kristus didalam hatimu, sebab Allah memanggil kalian untuk menjadi
anggota 1 tubuh, supaya kalian hidup dalam kedamaian dalam Kristus
itu, hendaklah kalian berterima kasih”
(BIS). Kata KENAKAN = diselimuti/dimampukan. Seringkali kita
mengatakan bahwa sabar itu ada batasnya, mengampuni itu tidak mudah.
Pagi hari ini Firman Tuhan mengingatkan kita semua, kita memang punya
keterbatasan untuk sabar (secara manusiawi) tetapi kalau kita adalah
anak-anak Tuhan & KASIH-Nya ada didalam hati dan hidup kita,
PASTI kita DIMAMPUKAN untuk Sabar dan Suka Mengampuni. Maukah kita
Sabar dan Suka Mengampuni dalam menghadapi pasangan/anak/orang
tua/sesama kita yang mungkin seringkali membuat kita tidak sabaran?
Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFPoorFSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Bilangan 3&4
PB:
Kisah Para Rasul 4:1-22
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Tante
Elisabeth – NTT
Ya
amin, amin, amin. Ya betul sekali nak Siu Siang, kalau kita sudah
berada dalam kesatuan dalam Kristus, pasti kita berbeda seluruh
pikiran kita, kehendak kita telah menggambarkan karakter Kristus, dan
untuk mengikuti perintah, kehendak, rencana, rancangan-rancangan
Tuhan, untuk kita terapkan didalam kehidupan sehari-hari kita rasanya
mudah saja, oleh sebab itu kita sebagai anak harus tinggal dalam satu
rumah, satu tujuan, untuk destiny Tuhan. Dan kita tetap menjaga kuasa
Roh itu. Thank you nak Siu Siang, l love God, love people, love the
BIBLE. Good morning .
Ibu
Caroline – Bandung
Amsal
18:14, “Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya,
tetapi siapa yang akan memulihkan semangat yang patah?” Beragam
persoalan bisa menimpa siapa saja. Entah orang kaya atau miskin, tua
atau muda, setiap orang selama hidup di dunia ini selalu berhadapan
dengan berbagai persoalan. Setiap orang, terlepas dari status sosial,
pendidikan, profesinya, dan bahkan sebagai hamba Tuhanpun tidak
terluput dari yang namanya pergumulan atau persoalan. Manusia harus
berhadapan dengan masalah selama hidup di dunia ini. Setiap orang
tentunya memiliki persoalan yang berbeda-beda. Kita tidak boleh
menyerah, walau badai apapun yang sedang menerpa. Sebab pencobaan
yang kita alami tidak pernah melebihi kekuatan kita, seperti yang
disebutkan dalam Firman Tuhan. “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami
ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan
manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan
kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan
memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya”
1 Kor 10:13. Allah itu baik. Dia sahabat kita, dalam segala susah Dia
selalu datang menghibur. Biasanya ada beberapa hambatan-hambatan
dalam meraih sebuah keberhasilan adalah antara lain, sikap yang putus
asa, patah semangat, menyerah, keinginan untuk mundur, dan lain
sebagainya. Kalau sikap seperti ini dibiarkan akan membuat seseorang
itu menjadi frustrasi, dan tetap tinggal dalam masalahnya.
Dalam menghadapi setiap masalah, kita membutuhkan sebuah semangat
untuk berjuang dan bangkit, dengan pertolongan Tuhan agar kita sampai
pada tujuan yang diinginkan. Kalau kita berani bertindak lakukan
sesuatu kebenaran, Tuhan pasti menolong, jadi jangan takut, hadapilah
setiap persoalan, jangan lari, Tuhan memberi kekuatan agar kita dapat
meraih keberhasil. Gbu.

No comments:
Post a Comment