Wednesday, 22 February 2017

22 Februari 2017

RICH FAMILY POOR FAMILY SERIES




Rich Family Poor Family – Day 22.
F = Father
A = And
M = Mother
I = I (ai)
L = Love
                         Y = You
Under Pressure (3). Kolose 3:14-15, 14Dan di atas semuanya itu: kenakanlah KASIH, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. 15Hendaklah keputusan-keputusanmu ditentukan oleh kedamaian yang diberikan Kristus didalam hatimu, sebab Allah memanggil kalian untuk menjadi anggota 1 tubuh, supaya kalian hidup dalam kedamaian dalam Kristus itu, hendaklah kalian berterima kasih” (BIS). Kata KENAKAN = diselimuti/dimampukan. Seringkali kita mengatakan bahwa sabar itu ada batasnya, mengampuni itu tidak mudah. Pagi hari ini Firman Tuhan mengingatkan kita semua, kita memang punya keterbatasan untuk sabar (secara manusiawi) tetapi kalau kita adalah anak-anak Tuhan & KASIH-Nya ada didalam hati dan hidup kita, PASTI kita DIMAMPUKAN untuk Sabar dan Suka Mengampuni. Maukah kita Sabar dan Suka Mengampuni dalam menghadapi pasangan/anak/orang tua/sesama kita yang mungkin seringkali membuat kita tidak sabaran? Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFPoorFSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini: 
PL: Bilangan 3&4
PB: Kisah Para Rasul 4:1-22
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Tante Elisabeth – NTT
Ya amin, amin, amin. Ya betul sekali nak Siu Siang, kalau kita sudah berada dalam kesatuan dalam Kristus, pasti kita berbeda seluruh pikiran kita, kehendak kita telah menggambarkan karakter Kristus, dan untuk mengikuti perintah, kehendak, rencana, rancangan-rancangan Tuhan, untuk kita terapkan didalam kehidupan sehari-hari kita rasanya mudah saja, oleh sebab itu kita sebagai anak harus tinggal dalam satu rumah, satu tujuan, untuk destiny Tuhan. Dan kita tetap menjaga kuasa Roh itu. Thank you nak Siu Siang, l love God, love people, love the BIBLE. Good morning .

Ibu Caroline – Bandung
Amsal 18:14, “Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa yang akan memulihkan semangat yang patah?” Beragam persoalan bisa menimpa siapa saja. Entah orang kaya atau miskin, tua atau muda, setiap orang selama hidup di dunia ini selalu berhadapan dengan berbagai persoalan. Setiap orang, terlepas dari status sosial, pendidikan, profesinya, dan bahkan sebagai hamba Tuhanpun tidak terluput dari yang namanya pergumulan atau persoalan. Manusia harus berhadapan dengan masalah selama hidup di dunia ini. Setiap orang tentunya memiliki persoalan yang berbeda-beda. Kita tidak boleh menyerah, walau badai apapun yang sedang menerpa. Sebab pencobaan yang kita alami tidak pernah melebihi kekuatan kita, seperti yang disebutkan dalam Firman Tuhan. “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya” 1 Kor 10:13. Allah itu baik. Dia sahabat kita, dalam segala susah Dia selalu datang menghibur. Biasanya ada beberapa hambatan-hambatan dalam meraih sebuah keberhasilan adalah antara lain, sikap yang putus asa, patah semangat, menyerah, keinginan untuk mundur, dan lain sebagainya. Kalau sikap seperti ini dibiarkan akan membuat seseorang itu  menjadi frustrasi, dan tetap tinggal dalam masalahnya. Dalam menghadapi setiap masalah, kita membutuhkan sebuah semangat untuk berjuang dan bangkit, dengan pertolongan Tuhan agar kita sampai pada tujuan yang diinginkan. Kalau kita berani bertindak lakukan sesuatu kebenaran, Tuhan pasti menolong, jadi jangan takut, hadapilah setiap persoalan, jangan lari, Tuhan memberi kekuatan agar kita dapat meraih keberhasil. Gbu.

No comments:

Post a Comment