RICH
FAMILY POOR FAMILY SERIES
Rich
Family Poor Family Day 11.
F =
Father
A =
And
M =
Mother
I =
I
(ai)
L =
Love
Y =
You
Bahagia
dan Panjang Umur. Efesus
6:2-3, “2Hormatilah
ayahmu dan ibumu-- ini adalah suatu perintah yang penting, seperti
yang nyata dari janji ini: 3supaya
kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.”
Ada banyak perintah yang ditulis di alkitab, tetapi perintah untuk
menghormati orang tua secara khusus disertai janji supaya
kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.
Upah bahagia & panjang umur ini adalah upah yang Allah sediakan
bagi kita di bumi bukan pada saat kita berada di surga. Pada intinya
takut akan Tuhan/hormat akan Tuhan harus kita ajarkan kepada
anak-anak kita yaitu dengan memelihara perintahNya dengan mentaati
orang tua akan membawa kekayaan, kehormatan dan kehidupan (Amsal
22:4). Kolose 3:20, “Hai
anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang
indah di dalam Tuhan.”
Amin. Daud hormat pada perintah orang tua, menggembalakan domba
walaupun seluruh kakak-kakaknya nyaman di rumah, akhirnya Daud
menjadi Raja. Rut hormat kepada Naomi, ibu mertuanya dengan
mendampingi dan mencari nafkah baginya. Akhirnya Ruth menjadi istri
Boas, terjamin hidupnya, termasuk dalam garis silisilah Mesias. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFPoorFSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Imamat 11 & 12
PB:
Matius 26:1-25
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
#HappyWeekend
#HappyWithUrFam
Xavier
Quentin Pranata
“Ada
orang yang siap menang tapi tidak siap kalah. Kekalahan bisa jadi
kemenangan kalau kita menjadikannya pengalaman.” Xavier Quentin
Pranata.
GNCC
Amsal
4:23 – Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari
situlah terpancar kehidupan. KETIKA HATIMU BERUBAH MAKA DUNIAMU AKAN
IKUT BERUBAH Have a great weekend! #gncc #ariseshine #edisihati
Ibu
Caroline – Bandung
Sabtu,
11 Februari 2017. Bacaan: Lukas 7:36-50. Setahun: Imamat 26-27. Nas:
Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah
diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang
sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih (Lukas 7:47). Sadar
akan Dosa. Seorang perempuan yang memiliki reputasi buruk datang ke
hadapan Yesus, tersungkur sambil menangis. Air matanya mengalir
membasahi kaki-Nya. Kemudian, ia menyekanya dengan rambutnya. Ia
menciumi kaki Yesus serta meminyakinya dengan minyak wangi yang telah
dibawanya dalam buli-buli pualam. Kebanyakan orang menganggap
tindakannya itu berlebihan. Tetapi, ia merasa tindakan itu sepadan
dengan kasih yang telah dialaminya. Kesadarannya akan keberdosaannya
dan kerinduannya untuk meninggalkan dosa membuatnya mencari Yesus. Ia
sadar dirinya membutuhkan pertolongan Tuhan. Ia datang untuk bertobat
dan melayani Yesus secara total. Ia tak peduli pada cibiran orang
Farisi yang menganggapnya tidak layak berada di antara mereka.
Kebulatan tekadnya untuk datang kepada Tuhan lebih besar daripada
rasa malu yang harus ditanggungnya. Dan, Yesus mampu melihat kasih
dan ketulusan hatinya melalui sikap dan tindakannya. Kesadaran atas
keberdosaan memengaruhi besarnya pernyataan kasih kepada Tuhan. Orang
yang merasa sedikit diampuni, sedikit pula kasihnya. Sebaliknya,
orang yang merasa banyak diampuni akan menyatakan kasih yang besar
pula. Sesungguhnya, semua manusia berdosa dan berutang. Tidak ada
seorang pun yang sanggup membayar utang itu. Tidak ada yang layak di
hadapan-Nya. Hanya anugerah-Nya yang melayakkan kita untuk beroleh
keselamatan. Marilah kita menyadari dosa kita di hadapan Tuhan,
meminta pengampunan-Nya, dan menyatakan syukur dengan melayani-Nya
dengan segenap hati –EBL. KESADARAN AKAN KEBERDOSAAN MEMENGARUHI
PERNYATAAN KASIH KITA KEPADA TUHAN.

No comments:
Post a Comment