Saturday, 11 February 2017

11 Februari 2017

RICH FAMILY POOR FAMILY SERIES




Rich Family Poor Family Day 11.
F = Father
A = And
M = Mother
I = I (ai)
L = Love
                         Y = You
Bahagia dan Panjang Umur. Efesus 6:2-3, 2Hormatilah ayahmu dan ibumu-- ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: 3supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.” Ada banyak perintah yang ditulis di alkitab, tetapi perintah untuk menghormati orang tua secara khusus disertai janji supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Upah bahagia & panjang umur ini adalah upah yang Allah sediakan bagi kita di bumi bukan pada saat kita berada di surga. Pada intinya takut akan Tuhan/hormat akan Tuhan harus kita ajarkan kepada anak-anak kita yaitu dengan memelihara perintahNya dengan mentaati orang tua akan membawa kekayaan, kehormatan dan kehidupan (Amsal 22:4). Kolose 3:20, “Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.” Amin. Daud hormat pada perintah orang tua, menggembalakan domba walaupun seluruh kakak-kakaknya nyaman di rumah, akhirnya Daud menjadi Raja. Rut hormat kepada Naomi, ibu mertuanya dengan mendampingi dan mencari nafkah baginya. Akhirnya Ruth menjadi istri Boas, terjamin hidupnya, termasuk dalam garis silisilah Mesias. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFPoorFSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini: 
PL: Imamat 11 & 12
PB: Matius 26:1-25
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

#HappyWeekend
#HappyWithUrFam

Xavier Quentin Pranata
Ada orang yang siap menang tapi tidak siap kalah. Kekalahan bisa jadi kemenangan kalau kita menjadikannya pengalaman.” Xavier Quentin Pranata.

GNCC
Amsal 4:23 – Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. KETIKA HATIMU BERUBAH MAKA DUNIAMU AKAN IKUT BERUBAH Have a great weekend! #gncc #ariseshine #edisihati

Ibu Caroline – Bandung
Sabtu, 11 Februari 2017. Bacaan: Lukas 7:36-50. Setahun: Imamat 26-27. Nas: Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih (Lukas 7:47). Sadar akan Dosa. Seorang perempuan yang memiliki reputasi buruk datang ke hadapan Yesus, tersungkur sambil menangis. Air matanya mengalir membasahi kaki-Nya. Kemudian, ia menyekanya dengan rambutnya. Ia menciumi kaki Yesus serta meminyakinya dengan minyak wangi yang telah dibawanya dalam buli-buli pualam. Kebanyakan orang menganggap tindakannya itu berlebihan. Tetapi, ia merasa tindakan itu sepadan dengan kasih yang telah dialaminya. Kesadarannya akan keberdosaannya dan kerinduannya untuk meninggalkan dosa membuatnya mencari Yesus. Ia sadar dirinya membutuhkan pertolongan Tuhan. Ia datang untuk bertobat dan melayani Yesus secara total. Ia tak peduli pada cibiran orang Farisi yang menganggapnya tidak layak berada di antara mereka. Kebulatan tekadnya untuk datang kepada Tuhan lebih besar daripada rasa malu yang harus ditanggungnya. Dan, Yesus mampu melihat kasih dan ketulusan hatinya melalui sikap dan tindakannya. Kesadaran atas keberdosaan memengaruhi besarnya pernyataan kasih kepada Tuhan. Orang yang merasa sedikit diampuni, sedikit pula kasihnya. Sebaliknya, orang yang merasa banyak diampuni akan menyatakan kasih yang besar pula. Sesungguhnya, semua manusia berdosa dan berutang. Tidak ada seorang pun yang sanggup membayar utang itu. Tidak ada yang layak di hadapan-Nya. Hanya anugerah-Nya yang melayakkan kita untuk beroleh keselamatan. Marilah kita menyadari dosa kita di hadapan Tuhan, meminta pengampunan-Nya, dan menyatakan syukur dengan melayani-Nya dengan segenap hati –EBL. KESADARAN AKAN KEBERDOSAAN MEMENGARUHI PERNYATAAN KASIH KITA KEPADA TUHAN.

No comments:

Post a Comment