Wednesday, 15 February 2017

15 Februari 2017

RICH FAMILY POOR FAMILY SERIES




Rich Family Poor Family – Day 15.
F = Father
A = And
M = Mother
I = I (ai)
L = Love
                         Y = You
Bahasa KASIH (4). Galatia 5:25, “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya.” Amin. Bahasa Kasih yang ketiga adalah HADIAH. Memberi hadiah/sesuatu itu mengajari kita untuk memberkati, pahami kebutuhan pasangan/anggota keluarga/kawan-kawan kita yang terdekat sehingga kita dapat memahami bahwa bahasa kasih yang dibutuhkannya adalah “hadiah”. Hindari untuk mengabaikan/melupakan terhadap hadiah yang kita berikan dihari-hari yang special. Aplikasikan bahasa kasih kita tidak harus mahal tetapi tetap memberikan perhatian dan memahami bahwa kebutuhan bahasa kasihnya adalah “hadiah”. Amin. Tuhan ingin mentransformasi hidup kita, baik kesehatan, spiritual, fisik, mental, emosi, keuangan, ketrampilan, termasuk kesehatan dalam MEMBANGUN HUBUNGAN. Yakobus 1:22, “Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.”

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFPoorFSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini: 
PL: Imamat 17-18
PB: Matius 27:27-44
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Xavier Quentin Pranata
Bukan menang kalah yang menentukan, tapi curang atau berserah.” Xavier Quentin Pranata.

Ibu Caroline – Bandung
Rabu, 15 Februari 2017. Bacaan: Efesus 1. Setahun: Bilangan 7. Nas: dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar (Efesus 1:17). Doa untuk Kekasih. Apakah yang Anda mohonkan ketika berdoa buat orang yang Anda kasihi? Kesehatannya? Kecukupannya? Kebahagiaannya? Atau agar dia dijauhkan dari mara bahaya? Mungkin kita mendoakan agar dia diberkati. Tapi berkat seperti apa? Mari bandingkan doa kita dengan doa rasul Paulus. Tampak sekali keunikan doa Paulus untuk jemaat Efesus yang dia kasihi. Paulus meminta agar jemaat dapat mengenal Bapa dengan benar. Padahal Paulus mengetahui bahwa jemaat Efesus telah memiliki iman dalam Yesus dan mengasihi semua orang kudus (ay. 15). Hasrat Paulus yang besar ini tentu didasarkan pada pengenalan Paulus sendiri terhadap Allah yang dia kasihi. Ada dua hal tentang Allah yang Paulus ingin jemaat ketahui dengan baik. Pertama, kemuliaan Allah. Kemuliaan itu diwujudnyatakan Allah Bapa dengan membangkitkan Putra-Nya Yesus Kristus serta mendudukkan Putra-Nya itu di sebelah kanan-Nya di surga. Di bawah kaki Yesus inilah segala penguasa dan kekuasaan ditundukkan (ps. 1 ay. 22). Kedua, kasih Kristus (ps. 3 ay. 18-19). Oleh salib Kristus, kita diperdamaikan dengan Allah. Kasih Kristus pula yang menggerakkan-Nya untuk menyerahkan diri bagi kita sebagai persembahan dan kurban yang harum bagi Allah (ps. 5 ay. 1). Pengenalan akan kemuliaan dan kasih Allah menjadi prasyarat agar kita dapat berakar dan berdasar dalam kasih. Kita pun akan beroleh kepuasan hidup (ps. 3 ay. 19). Sama seperti rasul Paulus, bila kita mengenal Kristus dengan benar, kita pun ingin agar mereka yang kita sayangi sungguh-sungguh mengenal-Nya. Doakanlah mereka! --HEM. MARI MENDOAKAN AGAR ORANG YANG KITA SAYANGI MENDAPAT KEPUASAN HIDUP KARENA MENGENAL ALLAH DENGAN BENAR.

Pdt. DR Ir Niko Nyotorahardjo
Pastor Message Februari 2017. Tahun 2017 adalah Tahun Mujizat Penuaian. Apa yang dimaksud dengan Tahun Mujizat Penuaian:
I. Penuaian Jiwa secara Mujizat atau Mujizat yang melahirkan Tuaian
II. Penuaian Berkat melalui Mujizat
III. Penuaian Mujizat
IV. adalah Menuai apa yang kita tabur secara Mujizat
Memasuki Tahun 2017, kita akan melihat atau mengalami banyak mujizat-mujizat. Supaya kita mengalami mujizat tersebut. maka kita harus perhatikan 3 hal:
1. Kalau Tuhan sudah berbicara kita harus percaya dan bertindak meski tidak masuk akal. Jangan sampai tidak percaya Mujizat
2. Untuk mengalami Mujizat ada harga yang harus dibayar
3. Kesombongan akan membuat Mujizat tidak terjadi
Puji Tuhan, kita memasuki Tahun 2017 yang luar biasa, tetapi arti yang ke V. Seperti yang disebutkan dalam Wahyu 14:14-20 itu adalah Murka Allah. Menurut kalender Ibrani kita sedang memasuki tahun 5777, yaitu Tahun Ayin Zayin. Arti dari Tahun Ayin Zayin adalah sebagai berikut:
1. Tahun Penuaian
2. Tahun Pedang
3. Tahun Pepeperangan
4. Tahun Penyembahan
Kita sedang memasuki Tahun Penuaian Jiwa yang terbesar dan terakhir sebelum Tuhan Yesus datang untuk kali kedua. Dan... ini terjadi di tengah-tengah Pedang Tuhan turun atau Murka Tuhan turun ke bumi. Ini terjadi di tengah-tengah peperangan baik secara fisik maupun rohani. Ini terjadi di tengah-tengah penyembahan umatNya. Gereja Tuhan diminta Banyak BERDOA, MEMUJI, MENYEMBAH TUHAN dalam UNITY Siang dan Malam. Pesan Tuhan bahwa kedatangan yang kedua sudah sangat sangat dekat. Tuhan menuntun kita agar banyak-banyak membaca kita WAHYU. Mengapa..??
1. Kita menemukan 7x peringatan mengenai kedatangan Tuhan Yesus yang sudah sangat dekat. “Aku datang segera”, ini diucapkan oleh Tuhan Yesus sendiri sebanyak 4x. “Waktunya sudah dekat”, ini diucapkan oleh Yohanes dan malaikat. “Waktunya sudah singkat”, ini suara dari surga. Angka 7 berbicara angka yang sempurna yang berarti sesuatu sangat serius
2. Kalau kita melihat Wahyu pasal 2 dan pasal 3 kita akan melihat pesan Tuhan Yesus untuk gerejaNya masa kini yaitu apa yang kita harus lakukan supaya kita keluar sebagai pemenang. Sebab hanya para pemenang yang masuk surga. Dalam Wahyu pasal 2 dan 3 kita akan melihat apa yang disukai oleh Tuhan Yesus sehingga kita mendapat PAHALA dan apa yang tidak disukai oleh Tuhan Yesus sehingga kita dihukum.
A. Apa yang disukai oleh Tuhan Yesus ??
1. Karena mereka tidak dapat sabar terhadap orang orang jahat. Maksudnya mereka menolak guru-guru, nabi-nabi, rasul-rasul palsu yang memutarbalikan Firman Tuhan.
2. Karena mereka menguji kehidupan dan ajaran dan penyataan para pemimpin Kristen.
3. Karena mereka bertekun dalam Iman, Kasih, Pelayanan dan penderitaan bagi Kristus.
4. Karena mereka membenci apa yang dibenci Tuhan Yesus.
5. Karena mereka menolak untuk mengikuti kebejatan moral dunia dan keduniawian dalam jemaat.
6. Karena mereka menuruti Firman Allah.
7. Karena mereka menjadi Pemenang.
B. Apa pahala yang diberikan kepada mereka yang melakukan apa yang disukai oleh Tuhan Yesus??
1. Melindungi mereka dari masa kesukaran yang akan datang menimpa seluruh dunia.
2. Akan merasakan kasih dan hadiratNya.
3. Memberikan kehidupan yang kekal bersama Allah.
C. Apa yang tidak disukai Tuhan Yesus sehingga mereka dihukum ??
1. Yang hidupnya tidak intim dengan Tuhan.
2. Yang meninggalkan iman yang alkitabiah.
3. Yang bersikap toleran terhadap para pemimpin jemaat, guru-guru dan pengerja awam yang amoral.
4. Yang mati rohani dan yang suam suam kuku.
5. Yang menggantikan kekudusan, kebenaran, hikmat rohani dengan keberhasilan secara duniawi.
D. Bagaiamana Tuhan menghukum mereka yang melakukan apa yang tidak disukai oleh Tuhan Yesus.
1. Menyingkirkan kedudukannya dari Kerajaan Allah
2. Hadirat Tuhan meninggalkan mereka sehingga
- Kehilangan Kuasa Roh Kudus.
- Kehilangan Pengertian dan Keselamatan Alkitabiah yang benar.
- Kehilangan perlindungan atas anggota anggota keluarganya dari penghancuran oleh iblis
3. Para pemimpinnya akan dihukum.

No comments:

Post a Comment