RICH
FAMILY POOR FAMILY SERIES
Rich
Family Poor Family – Day 15.
F =
Father
A =
And
M =
Mother
I =
I
(ai)
L =
Love
Y =
You
Bahasa
KASIH (4).
Galatia 5:25, “Hai
suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat
dan telah menyerahkan diri-Nya baginya.”
Amin. Bahasa Kasih yang ketiga adalah HADIAH.
Memberi hadiah/sesuatu itu mengajari kita untuk memberkati, pahami
kebutuhan pasangan/anggota keluarga/kawan-kawan kita yang terdekat
sehingga kita dapat memahami bahwa bahasa kasih yang dibutuhkannya
adalah “hadiah”. Hindari untuk mengabaikan/melupakan terhadap
hadiah yang kita berikan dihari-hari yang special. Aplikasikan bahasa
kasih kita tidak harus mahal tetapi tetap memberikan perhatian dan
memahami bahwa kebutuhan bahasa kasihnya adalah “hadiah”. Amin.
Tuhan ingin mentransformasi hidup kita, baik kesehatan, spiritual,
fisik, mental, emosi, keuangan, ketrampilan, termasuk kesehatan
dalam MEMBANGUN HUBUNGAN.
Yakobus 1:22, “Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan
bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu
diri sendiri.”
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFPoorFSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Imamat 17-18
PB:
Matius 27:27-44
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Xavier
Quentin Pranata
“Bukan
menang kalah yang menentukan, tapi curang atau berserah.” Xavier
Quentin Pranata.
Ibu
Caroline – Bandung
Rabu,
15 Februari 2017. Bacaan: Efesus 1. Setahun: Bilangan 7. Nas: dan
meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia
itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk
mengenal Dia dengan benar (Efesus 1:17). Doa untuk Kekasih. Apakah
yang Anda mohonkan ketika berdoa buat orang yang Anda kasihi?
Kesehatannya? Kecukupannya? Kebahagiaannya? Atau agar dia dijauhkan
dari mara bahaya? Mungkin kita mendoakan agar dia diberkati. Tapi
berkat seperti apa? Mari bandingkan doa kita dengan doa rasul Paulus.
Tampak sekali keunikan doa Paulus untuk jemaat Efesus yang dia
kasihi. Paulus meminta agar jemaat dapat mengenal Bapa dengan benar.
Padahal Paulus mengetahui bahwa jemaat Efesus telah memiliki iman
dalam Yesus dan mengasihi semua orang kudus (ay. 15). Hasrat Paulus
yang besar ini tentu didasarkan pada pengenalan Paulus sendiri
terhadap Allah yang dia kasihi. Ada dua hal tentang Allah yang Paulus
ingin jemaat ketahui dengan baik. Pertama, kemuliaan Allah. Kemuliaan
itu diwujudnyatakan Allah Bapa dengan membangkitkan Putra-Nya Yesus
Kristus serta mendudukkan Putra-Nya itu di sebelah kanan-Nya di
surga. Di bawah kaki Yesus inilah segala penguasa dan kekuasaan
ditundukkan (ps. 1 ay. 22). Kedua, kasih Kristus (ps. 3 ay. 18-19).
Oleh salib Kristus, kita diperdamaikan dengan Allah. Kasih Kristus
pula yang menggerakkan-Nya untuk menyerahkan diri bagi kita sebagai
persembahan dan kurban yang harum bagi Allah (ps. 5 ay. 1).
Pengenalan akan kemuliaan dan kasih Allah menjadi prasyarat agar kita
dapat berakar dan berdasar dalam kasih. Kita pun akan beroleh
kepuasan hidup (ps. 3 ay. 19). Sama seperti rasul Paulus, bila kita
mengenal Kristus dengan benar, kita pun ingin agar mereka yang kita
sayangi sungguh-sungguh mengenal-Nya. Doakanlah mereka! --HEM. MARI
MENDOAKAN AGAR ORANG YANG KITA SAYANGI MENDAPAT KEPUASAN HIDUP KARENA
MENGENAL ALLAH DENGAN BENAR.
Pdt.
DR Ir Niko Nyotorahardjo
Pastor
Message Februari 2017. Tahun 2017 adalah Tahun Mujizat Penuaian. Apa
yang dimaksud dengan Tahun Mujizat Penuaian:
I.
Penuaian Jiwa secara Mujizat atau Mujizat yang melahirkan Tuaian
II.
Penuaian Berkat melalui Mujizat
III.
Penuaian Mujizat
IV.
adalah Menuai apa yang kita tabur secara Mujizat
Memasuki
Tahun 2017, kita akan melihat atau mengalami banyak mujizat-mujizat.
Supaya kita mengalami mujizat tersebut. maka kita harus perhatikan 3
hal:
1.
Kalau Tuhan sudah berbicara kita harus percaya dan bertindak meski
tidak masuk akal. Jangan sampai tidak percaya Mujizat
2.
Untuk mengalami Mujizat ada harga yang harus dibayar
3.
Kesombongan akan membuat Mujizat tidak terjadi
Puji
Tuhan, kita memasuki Tahun 2017 yang luar biasa, tetapi arti yang ke
V. Seperti yang disebutkan dalam Wahyu 14:14-20 itu adalah Murka
Allah. Menurut kalender Ibrani kita sedang memasuki tahun 5777, yaitu
Tahun Ayin Zayin. Arti dari Tahun Ayin Zayin adalah sebagai berikut:
1.
Tahun Penuaian
2.
Tahun Pedang
3.
Tahun Pepeperangan
4.
Tahun Penyembahan
Kita
sedang memasuki Tahun Penuaian Jiwa yang terbesar dan terakhir
sebelum Tuhan Yesus datang untuk kali kedua. Dan... ini terjadi di
tengah-tengah Pedang Tuhan turun atau Murka Tuhan turun ke bumi. Ini
terjadi di tengah-tengah peperangan baik secara fisik maupun rohani.
Ini terjadi di tengah-tengah penyembahan umatNya. Gereja Tuhan
diminta Banyak BERDOA, MEMUJI, MENYEMBAH TUHAN dalam UNITY Siang dan
Malam. Pesan Tuhan bahwa kedatangan yang kedua sudah sangat sangat
dekat. Tuhan menuntun kita agar banyak-banyak membaca kita WAHYU.
Mengapa..??
1.
Kita menemukan 7x peringatan mengenai kedatangan Tuhan Yesus yang
sudah sangat dekat. “Aku datang segera”, ini diucapkan oleh Tuhan
Yesus sendiri sebanyak 4x. “Waktunya sudah dekat”, ini diucapkan
oleh Yohanes dan malaikat. “Waktunya sudah singkat”, ini suara
dari surga. Angka 7 berbicara angka yang sempurna yang berarti
sesuatu sangat serius
2.
Kalau kita melihat Wahyu pasal 2 dan pasal 3 kita akan melihat pesan
Tuhan Yesus untuk gerejaNya masa kini yaitu apa yang kita harus
lakukan supaya kita keluar sebagai pemenang. Sebab hanya para
pemenang yang masuk surga. Dalam Wahyu pasal 2 dan 3 kita akan
melihat apa yang disukai oleh Tuhan Yesus sehingga kita mendapat
PAHALA dan apa yang tidak disukai oleh Tuhan Yesus sehingga kita
dihukum.
A.
Apa yang disukai oleh Tuhan Yesus ??
1.
Karena mereka tidak dapat sabar terhadap orang orang jahat. Maksudnya
mereka menolak guru-guru, nabi-nabi, rasul-rasul palsu yang
memutarbalikan Firman Tuhan.
2.
Karena mereka menguji kehidupan dan ajaran dan penyataan para
pemimpin Kristen.
3.
Karena mereka bertekun dalam Iman, Kasih, Pelayanan dan penderitaan
bagi Kristus.
4.
Karena mereka membenci apa yang dibenci Tuhan Yesus.
5.
Karena mereka menolak untuk mengikuti kebejatan moral dunia dan
keduniawian dalam jemaat.
6.
Karena mereka menuruti Firman Allah.
7.
Karena mereka menjadi Pemenang.
B.
Apa pahala yang diberikan kepada mereka yang melakukan apa yang
disukai oleh Tuhan Yesus??
1.
Melindungi mereka dari masa kesukaran yang akan datang menimpa
seluruh dunia.
2.
Akan merasakan kasih dan hadiratNya.
3.
Memberikan kehidupan yang kekal bersama Allah.
C.
Apa yang tidak disukai Tuhan Yesus sehingga mereka dihukum ??
1.
Yang hidupnya tidak intim dengan Tuhan.
2.
Yang meninggalkan iman yang alkitabiah.
3.
Yang bersikap toleran terhadap para pemimpin jemaat, guru-guru dan
pengerja awam yang amoral.
4.
Yang mati rohani dan yang suam suam kuku.
5.
Yang menggantikan kekudusan, kebenaran, hikmat rohani dengan
keberhasilan secara duniawi.
D.
Bagaiamana Tuhan menghukum mereka yang melakukan apa yang tidak
disukai oleh Tuhan Yesus.
1.
Menyingkirkan kedudukannya dari Kerajaan Allah
2.
Hadirat Tuhan meninggalkan mereka sehingga
-
Kehilangan Kuasa Roh Kudus.
-
Kehilangan Pengertian dan Keselamatan Alkitabiah yang benar.
-
Kehilangan perlindungan atas anggota anggota keluarganya dari
penghancuran oleh iblis
3.
Para pemimpinnya akan dihukum.

No comments:
Post a Comment