Friday, 24 February 2017

24 Februari 2017

RICH FAMILY POOR FAMILY SERIES




Rich Family Poor Family – Day 24.
F = Father
A = And
M = Mother
I = I (ai)
L = Love
                         Y = You
Under Pressure (5). Kolose 3:16, “Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.” Ayat 17: “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.” Dalam setiap Pertandingan pasti ada aturan-aturan yang diberlakukan, demikian juga dalam “pertandingan hidup kita” ada undang-undang yang perlu ada dalam setiap keluarga kita. Setiap keluarga PERLU Tuhan sebagai Penuntun/Nahkoda dalam perjalanan hidup kita. Beribadah bersama, berdoa bersama/mezbah keluarga bersama dengan anak-anak kita, baca alkitab, berdoa dan memuji bersama PERLU dalam setiap keluarga karena disitulah PERKATAAN KRISTUS DIAM dengan segala kekayaanNya. Amin. Bersyukurlah untuk setiap keluarga yang sudah Tuhan titipkan buat kita semua, jangan biarkan tekanan menyerang kita dan kita menyerah. Percayalah ada Good Moves, Good Steps karena Good move on Pressure makes Diamond. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFPoorFSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Bilangan 7&8
PB: Kisah Para Rasul 5:1-25
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Xavier Quentin Pranata
Ketimbang MEMBICARAKAN pasangan lebih baik BERBICARA dengannya.” Xavier Quentin Pranata.

Ibu Caroline – Bandung
Jumat, 24 Februari 2017. Bacaan: Mazmur 119:73-80. Setahun: Bilangan 26-27. Nas: Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu (Mazmur 119:73). Tangan Tuhan. Kita menggunakan tangan untuk berbagai hal. Kita menggunakan tangan untuk bersalaman, untuk memegang sesuatu, untuk memeluk anak-anak kita, untuk mengajar mereka. Tanpa tangan, kehidupan akan terasa sukar. Tanpa tangan, kita tidak akan bisa menunjukkan kasih sayang seperti sekarang, tidak bisa bekerja sebaik sekarang atau berkomunikasi se-ekspresif sekarang. Banyak hal dalam kehidupan direngkuh dengan tangan kita. Banyak kali Alkitab mengilustrasikan karya Tuhan melalui tangan-Nya. Dari tangan-Nya, kita mengenal semua pekerjaan-Nya (Maz 28:4-5); dengan tangan kebapaan-Nya, hidup kita diangkat-Nya (Maz 37:4). Allah juga menyatakan amarah-Nya dengan tangan-Nya (Maz 75:9). Ia bahkan membentuk diri kita dengan tangan-Nya (Maz 119:73). Allah sangat sibuk dengan tangan-Nya untuk menopang, menuntun, memelihara, mengasihi, dan bahkan mendisiplin kita. Mungkin semua yang dilakukan Allah digambarkan seperti ini, karena kita sangat tergantung pada tangan kita. Bukan tanpa alasan mengapa Allah memberikan dua tangan untuk kita. Kedua tangan kita adalah alat yang dirancang-Nya bukan sekadar untuk bekerja, tetapi juga untuk menyampaikan pesan kasih. Dengan tangan kita, Dia ingin kita menggunakannya dengan cara yang lembut untuk membelai, membesarkan hati, membimbing, dan membangkitkan semangat orang lain. Tangan kita mengungkapkan apa yang ada di hati kita. Gunakan kedua tangan kita hari ini untuk melaksanakan rencana Kristus bagi sesama kita –SYS. TAK HANYA UNTUK BEKERJA, TANGAN KITA DIPAKAI ALLAH UNTUK MENYAMPAIKAN PESAN KASIH BAGI SESAMA.

No comments:

Post a Comment