RICH
FAMILY POOR FAMILY SERIES
Rich
Family Poor Family – Day 24.
F =
Father
A =
And
M =
Mother
I =
I
(ai)
L =
Love
Y =
You
Under
Pressure (5).
Kolose 3:16, “Hendaklah
perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu,
sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan
yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian
rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.”
Ayat 17: “Dan
segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan,
lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap
syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”
Dalam setiap Pertandingan pasti ada aturan-aturan yang diberlakukan,
demikian juga dalam “pertandingan hidup kita” ada undang-undang
yang perlu ada dalam setiap keluarga kita. Setiap keluarga PERLU
Tuhan sebagai Penuntun/Nahkoda dalam perjalanan hidup kita. Beribadah
bersama, berdoa bersama/mezbah keluarga bersama dengan anak-anak
kita, baca alkitab, berdoa dan memuji bersama PERLU dalam setiap
keluarga karena disitulah PERKATAAN KRISTUS DIAM dengan segala
kekayaanNya. Amin. Bersyukurlah untuk setiap keluarga yang sudah
Tuhan titipkan buat kita semua, jangan biarkan tekanan menyerang kita
dan kita menyerah. Percayalah ada Good
Moves, Good Steps karena Good move on Pressure makes Diamond.
Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#RichFPoorFSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Bilangan 7&8
PB:
Kisah Para Rasul 5:1-25
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Xavier
Quentin Pranata
“Ketimbang
MEMBICARAKAN pasangan lebih baik BERBICARA dengannya.” Xavier
Quentin Pranata.
Ibu
Caroline – Bandung
Jumat,
24 Februari 2017. Bacaan: Mazmur 119:73-80. Setahun: Bilangan 26-27.
Nas: Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku
pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu (Mazmur
119:73). Tangan Tuhan. Kita menggunakan tangan untuk berbagai hal.
Kita menggunakan tangan untuk bersalaman, untuk memegang sesuatu,
untuk memeluk anak-anak kita, untuk mengajar mereka. Tanpa tangan,
kehidupan akan terasa sukar. Tanpa tangan, kita tidak akan bisa
menunjukkan kasih sayang seperti sekarang, tidak bisa bekerja sebaik
sekarang atau berkomunikasi se-ekspresif sekarang. Banyak hal dalam
kehidupan direngkuh dengan tangan kita. Banyak kali Alkitab
mengilustrasikan karya Tuhan melalui tangan-Nya. Dari tangan-Nya,
kita mengenal semua pekerjaan-Nya (Maz 28:4-5); dengan tangan
kebapaan-Nya, hidup kita diangkat-Nya (Maz 37:4). Allah juga
menyatakan amarah-Nya dengan tangan-Nya (Maz 75:9). Ia bahkan
membentuk diri kita dengan tangan-Nya (Maz 119:73). Allah sangat
sibuk dengan tangan-Nya untuk menopang, menuntun, memelihara,
mengasihi, dan bahkan mendisiplin kita. Mungkin semua yang dilakukan
Allah digambarkan seperti ini, karena kita sangat tergantung pada
tangan kita. Bukan tanpa alasan mengapa Allah memberikan dua tangan
untuk kita. Kedua tangan kita adalah alat yang dirancang-Nya bukan
sekadar untuk bekerja, tetapi juga untuk menyampaikan pesan kasih.
Dengan tangan kita, Dia ingin kita menggunakannya dengan cara yang
lembut untuk membelai, membesarkan hati, membimbing, dan
membangkitkan semangat orang lain. Tangan kita mengungkapkan apa yang
ada di hati kita. Gunakan kedua tangan kita hari ini untuk
melaksanakan rencana Kristus bagi sesama kita –SYS. TAK HANYA UNTUK
BEKERJA, TANGAN KITA DIPAKAI ALLAH UNTUK MENYAMPAIKAN PESAN KASIH
BAGI SESAMA.

No comments:
Post a Comment