Thursday, 6 November 2014

6 November 2014 - Thank You untuk Pasangan Hidup


Thank you untuk setiap pasangan hidup kita masing-masing yang telah membawa cahaya dalam kehidupan, Istri Idaman (Amsal 31:10-31) & suami pujaan (Efesus 5:21-33). Ucapkan syukur untuk pasangan hidup kita, apapun keadaannya J. Terimalah seperti saat kita menerimanya di awal pernikahan kita. Thank you buat suami tercinta, thank you buat istri tersayang.



Respon 1
SAAT TEDUH. Kamis, 6 November 2014. Terberkati. Akulah Allah ayahmu Abraham; janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau; Aku akan memberkati engkau dan membuat banyak keturunanmu karena Abraham, hamba-Ku itu. (Kejadian 26:24) Ketika berkat Tuhan mendatangi kita dengan limpahnya, tentu hidup kita menjadi lebih nyaman. Akan tetapi, berkat yang melimpah mempunyai konsekuensinya sendiri. Misalnya, banyak godaan yang akan datang. Banyak teman yang datang dengan berbagai motif dan membawa pengaruh buruk. Kesombongan juga gampang datang menghampiri kita. Karena kepatuhannya kepada Allah, Ishak tetap tinggal di Kanaan dan tidak pergi ke Mesir ketika terjadi kelaparan. Ia menetap di Gerar, daerah orang Filistin. Di situ Allah memberkati Ishak secara luar biasa sehingga ia mendapat hasil panen seratus kali lipat. Ia menjadi  sangat  kaya. Abimelekh, raja orang Filistin, merasa terancam dan menutup sumur milik Ishak, dan akhirnya mengusir Ishak. 

Karena tidak mau cari ebut, Ishak menyingkir. Namun kemudian sikap Abimelekh berubah karena ia melihat penyertaan Tuhan atas Ishak. Baginya, akan lebih menguntungkan jika menjadikan Ishak sebagai sekutu daripada sebagai musuh. Abimelekh pun mengajak Ishak mengikat perjanjian. Ini peneguhan dari penyertaan dan berkat Tuhan atas Ishak. Beragam reaksi orang ketika melihat berkat Tuhan atas hidup kita. Ada yang merasa iri, ada juga yang ingin menarik manfaat dari kita. Tetaplah bersyukur. Semua itu tidak lain wujud pemeliharaan Tuhan atas hidup kita. Kita juga mengingat bahwa berkat itu bukan untuk dinikmati sendiri. Tuhan menghendaki kita menjadi berkat bagi sebanyak mungkin orang. BERKAT AKAN BERARTI MANA KALA MENJADI BERKAT BAGI ORANG LAIN Selamat Pagi… Maaf kesiangan. Tuhan Yesus memberkati.


Respon 2
Ya... Bagaimanapun suami kita dan dalam keadaan apapun dia, dia adalah pasangan hidup kita, kita harus terima kenyataan itu. Tuhan telah menjadikan kita bersatu dengan suami kita. Kalau dulu saya pernah menyesali menikah dengan dia, tapi sejak saya kenal dan mengerti siapa Tuhan kita, pikiran itu saya musnahkan. Thank you Cik and Jbu all too.

Respon 3
Shalom. Pagi Siu. Amin... Siu. Thank you YESUS untuk seorang suami. Thank you untuk segala kebaikannya. Thank you untuk tanggung jawab sebagai kepala keluarga yang menjadi tulang punggung keluarga, bekerja banting tulang tidak mengenal lelah mencukupi kebutuhan keluarga. Thank you JESUS untuk berkatMU yang KAU beri di dunia plastik. Sehingga kami boleh memiliki rumah 34 yang saya pernah impikan. Juga bisa membiayai Fei-Fei untuk S2 diluar negeri

yang Fei-Fei inginkan, cita-citakan. Thank you untuk kesehatan, BAPA disepanjang hidupnya. Tolong dia BAPA supaya jiwanya boleh diselamatkan dan mengenal ENGKAU.

Respon 4
Thank you menginspirasiku pagi ini. Untuk saya, thank you buat suami yang kukasihi... BAPA, biarlah hamba boleh jadi istri terbaik yang boleh jadi penolong buat dia. Amin. Thank you.

Respon 5
“Ketentraman sejati terjadi bukan karena tidak ada musuh, tetapi karena ada damai di hati.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 6
MINDSET / PENJARA PIKIRAN. Pada suatu ketika ada seekor belalang yang berhasil keluar dari sebuah kotak yang lama mengu-rungnya. Dengan gembira dia melompat-lompat kesana kemari menikmati kebebasannya. Di perjalanan dia bertemu dengan belalang lain, dia sangat terkejut tatkala dia melihat bahwa belalang itu bisa melompat jauh lebih tinggi dan lebih jauh darinya. Dengan pena-saran dia bertanya, “Aneh.., mengapa kamu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?” Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan, “Dimana-kah kamu tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melaku-kan seperti yang aku barusan lakukan.” Seketika itu si belalang tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membatasi lompatannya sehingga tidak bisa sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas. Berapa sering kita sebagai manusia, tanpa sadar juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dll. Semua itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mengkerdilkan potensi diri kita. Seringkali kita mempercayai mentah-mentah apa yang orang voniskan pada kita tanpa berpikir dalam-dalam apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri. Tahukah, bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dengan tali yang rapuh yang terikat pada pancang kecil? Gajah tersebut merasa bahwa dirinya tidak bisa bebas jika ada “sesuatu” yang mengikat kakinya, padahal “sesuatu” itu bisa jadi hanya seutas tali kecil yang rapuh… “I think anything is possible if you have the MINDSET and the will and desire to do it and put the time in.” -- Roger Clemens. Have a 'Can Do Spirit/Mindset' & 'Brave Heart to leave the Comfort Zone' if you really want to change! Happy Thursday.

JESUS BLESS



No comments:

Post a Comment