Di dunia ini banyak orang yang mencari keuntungan diri sendiri dari hubungan mereka dengan sesama, tetapi kita sebagai anak-anak Tuhan. Sudahkah kita menjadi pribadi yang mengutamakan apa yang dapat kita berikan kepada sahabat-sahabat kita dikala mereka susah?? Jadilah seorang sahabat yang baik tidak hanya dimasa senang tetapi dimasa susah sekalipun kita ada bagi mereka. Amsal 17:17, “Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.” Terima kasih Tuhan untuk sahabat dimasa susah yang sudah mengasihi, memberi & melayani dengan kasih Tuhan. #Thank you rekan-rekan di Perusahaan Wings Group #Thank you teman-teman di komsel Citraland #Thank you sudah menjadi bagian dimasa susah dalam kehidupanku #Thank You
Respon 1
Maz 77:15, ENGKAUlah ALLAH yang melakukan KEAJAIBAN; ENGKAU
telah menyatakan kuasa-MU diantara bangsa-bangsa! Ajaib KAU TUHAN, KAU sungguh
heran. Ayoo puji, besarkan, agungkan, muliakan DIA! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA
Malang.
Respon 2
Memulai hari bersama Yesus. Menikmati setiap detik dan
peristiwa bersama Yesus. Membuat setiap saat kenangan tak terlupakan bersama
Yesus. Setiap hari adalah hari kemenangan. Karena... Ratapan 3:22-23, “Tak
berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap
pagi; besar kesetiaan-Mu!”
Respon 3
SAAT TEDUH. Kamis, 27 Nov
2014. Penyalahgunaan Kuasa. Kata Izebel, isterinya, kepadanya: Bukankah engkau sekarang yang memegang kuasa raja
atas Israel? (1 Raja-raja 21:7a). Kekuasaan. Didambakan oleh banyak orang.
Orang berjuang, saling berebut, dan saling menjatuhkan demi memperoleh
kekuasaan, berapa pun biayanya. Mereka rela mengeluarkan banyak uang, tenaga,
dan waktu, menggunakan cara-cara curang. Tidak jarang orang minta pertolongan
orang pintar, paranormal, atau menjalani ritual gaib. Mengapa? Karena orang
beranggapan bahwa dengan memegang kuasa ia akan berhak bertindak apa saja tanpa
ada yang mengalang-alangi. Seperti itu juga pendapat Izebel ketika suaminya,
Ahab, ingin memiliki kebun anggur Nabot, namun si pemilik kebun tidak mau
menyerahkannya. Ia berkata, "Bukankah engkau sekarang yang memegang kuasa
raja atas Israel?” (ay. 7a). Dengan kekuasaan suaminya, dengan licik dan keji,
ia meren-canakan dan memerintahkan pembunuhan atas Nabot
demi memuaskan nafsu serakah sang suami (ay. 11-13). Pada awalnya semua itu berjalan
mulus dan tidak menimbulkan dampak apa-apa. Akan tetapi, Allah yang Maha
Melihat tidak tinggal diam. Nasib tragis menanti Izebel. Menurut firman Tuhan,
anjing akan memakan Izebel di tembok luar Yizreel (ay. 23). Banyak pejabat
negara yang meng-gunakan wewenang dan kekuasaannya untuk memperkaya diri dengan
korupsi. Padahal, kekuasaan yang dimiliki setiap orang itu berasal dari Tuhan
(Roma 13:4) dan seharus-nya didayagunakan untuk kesejahteraan bersama. Sedikit
atau banyak, kita masing-masing juga mempunyai wewenang dan ke-kuasaan yang
kelak harus kita pertanggung-jawabkan di hadapan Allah, Sang Pemberi kuasa. KEKUASAAN
BUKAN UNTUK ME-MUASKAN AMBISI KITA, MELAINKAN UNTUK MEMPERMULIAKAN NAMA-NYA.
Amazing Grace. Selamat Pagi. Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati selalu.
Respon 4
Syalom. Amin... “karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan
ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan.”
(Filipi 2:2). Terima kasih ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN selalu
member-kati.
Respon 5
“The most important thing in life is to live the life to its
fullness.” Xavier Quentin Pranata.
No comments:
Post a Comment