Wednesday, 12 November 2014

12 November 2014 - Terima Kasih Tuhan untuk Tujuan Dalam Hidupku


Efesus 2:10, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” 

Kita adalah buatan Allah artinya kita adalah hasil karya seni yang terindah & paling unggul ketika seseorang percaya pada Kristus, Allah menciptakan ia dalam Kristus (Efesus 2:10). Allah menciptakan sedemikian indah karena ada Sebuah TUJUAN yang IA ingin capai melalui   kita   yaitu   untuk  menjadikan  kita

DUTA Kasih KaruniaNya. Terima kasih Tuhan karena aku dijadikan indah, dijadikan DUTA Kasih KaruniaMU.

Respon 1
“Sumber daya kita kembali penuh saat kita bersaat teduh.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 2
Efesus 2:10, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Tuhan menciptakan setiap kita dengan tujuan yaitu “melakukan pekerjaan baik yang sudah disiapkan Tuhan”. Jadi hidup kita ini nggak bisa berjalan semau-mau kita sendiri. Tuhan sudah menentukan kita harus seperti apa. Sering kita bertanya “pekerjaan apa yang dipersiapkan Tuhan untuk aku?” Mungkin sampai saat ini kita masih bingung tapi  ijinkan  Roh  Kudus  menuntun  kita menemukannya. Kadang pekerjaan yang dimak-sud Tuhan itu menurut kita terlalu berat, tapi janjiNYa, Dia tidak akan pernah meninggal-kan kita (Yes 41:10). Bersyukur pada Tuhan buat penyertaanNYA yang sempurna dalam hidup kita, membuat segala sesuatu indah pada waktuNYA.


Respon 3
SAAT TEDUH. Selasa, 12 Nov 2014. Jangan Lupakan Tuhan. Hati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Allahmu, de-ngan tidak berpegang pada perintah, peraturan dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepa-damu pada hari ini. (Ulangan 8:11) Pernahkah Anda memperoleh sesuatu yang tampaknya mustahil? Mungkin itu pemenuhan kebutuhan finansial, kesembuhan secara ajaib, atau solusi atas masalah yang rumit. Biasanya sesaat setelah mengalaminya, hati kita akan meluap dengan sukacita, takjub, dan bersyukur. Teta-pi,  berapa lamakah ucapan syukur itu bertahan? Perubahan seperti apakah yang terjadi dalam hidup kita melaluinya? Bangsa Israel mendapatkan sesuatu yang rasanya mustahil: Tuhan membebaskan mereka dari perbudakan di Mesir. Lalu Dia membawa mereka mengembara di padang gurun selama empat puluh tahun demi merendahkan hati mereka dan membuat mereka berpegang pada perin-tah-Nya (ay. 2). Pada akhirnya Dia membawa mereka untuk masuk ke tanah perjanjian yang penuh dengan kelimpahan (ay. 7-10). Tuhan tahu, selalu ada kecenderungan melupakan diri-Nya saat bangsa Israel hidup dalam kenyamanan dan kelancaran. Oleh karena itu, Dia perlu memperingatkan mereka (ay. 12-13). Melupakan Tuhan bukan hanya tidak lagi mengakui keberadaan-Nya, tetapi juga berarti tidak lagi hidup menurut perintah-Nya dan menjadi tinggi hati dengan menganggap segala yang mereka peroleh sebagai hasil kerja keras mereka (ay. 12, 14). Apakah saat ini kita sedang dipenuhi dengan ucapan syukur karena memperoleh sesuatu yang seper-tinya mustahil? Merasakan kenyamanan karena terpenuhi kebutuhan kita? Berhati-hatilah agar jangan tinggi hati dan melupakan Tuhan Sang Pemberi dengan tidak lagi hidup sesuai dengan perintah-Nya. KENYAMA-NAN HIDUP KIRANYA TIDAK MEN-JADI-KAN KITA TERLENA, MELAIN-KAN SEMAKIN GIAT DAN PENUH SUKACITA MELAYANI TUHAN. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.


Respon 4
Maz 19:9, Firman TUHAN itu tepat dan mur-ni, menyukakan hati, membuat mata bercaha-ya! Woow.. Ayoo baca, dengar, lakukan firman-NYA. Pasti hati senang, mata dan muka berseri-seri. Awet muda ya! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.


JESUS BLESS



No comments:

Post a Comment