Friday, 21 November 2014

21 November 2014 - Terima Kasih Tuhan untuk PK, PKS, Tim Inti & semua anggota Komsel Citraland CL 1-8.


Terima kasih Tuhan anugerahMU besar untuk Komsel Citraland sehingga kami diberi  hikmat,  pengertian yang BENAR tentang apa tujuan kami berkomunitas sel

Kolose 1:9, “Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna.” 

Terima kasih kalau kami boleh BERTUMBUH bersama-sama bahkan komunitas ini boleh terus BERMULTIPLIKASI bahkan menjadi INSPIRASI bagi komunitas sel yang lain. 

Kolose 1:10, “sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah.” 

Terima kasih Tuhan, komuni-tas sel ini boleh menjadi tempat BERBAGI, tempat CURHAT yang AMAN bahkan kami BERDOA bersama-sama, SALING ME-NGUATKAN satu dengan yang lain

Kolose  1:11,  “dan  dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar.” 

Terima kasih Tuhan Engkau akan memakai kami terus DIMURIDKAN & MEMURIDKAN dalam komunitas sel ini bahkan berkat-berkatMu SUDAH ENGKAU SEDIAKAN bagi kami. 

Kolose 1:12, “dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk menda-pat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.” 

Amin. #Thank you God buat semuanya J #Thank you PK, PKS, Tim Inti & semua anak-anak rohani di Komunitas Sel Citraland 1-8 #AOC# #MyChurchMyhome.

Respon 1
Jumat, 21 November 2014. Bacaan: Daniel 9:1-19. Setahun: Roma 8-10. Nats: Ya Allah-ku, arahkanlah telinga-Mu dan dengarlah, bukalah mata-Mu dan lihatlah kebinasaan kami dan kota yang disebut dengan nama-Mu, sebab kami menyampaikan doa permohonan kami ke hadapan-Mu bukan berdasarkan jasa-jasa kami, tetapi berdasarkan kasih sayang (Daniel 9:18). TAK TINGGAL DIAM. Siapa yang tidak bersukacita mendapatkan janji pemulihan di tengah ketidakberdayaan? Ketika Anda sakit parah dan dokter menyatakan bahwa satu minggu lagi Anda dipastikan pulih total. Ketika usaha Anda mengalami kebangkrutan, namun rekan bisnis menjamin tidak sampai satu bulan semua kerugian Anda akan teratasi. Ketika anak Anda memilih untuk meninggalkan Tuhan, namun akhirnya kembali lagi. Setelah mempelajari kitab Nabi Yeremia yang berisi peringatan kepada orang Israel, Daniel menyadari alasan Allah membuang Israel ke Babel. Yeremia menubuatkan pembuangan itu akan berlangsung selama tujuh puluh tahun. Barulah kemudian bangsa Israel dipulihkan.

Tetapi, Daniel tak hanya berdiam diri me-nantikan masa pemulihan itu. Ia memanjatkan doa kepada Allah dan berpuasa. Dalam doanya, Daniel mengakui kebesaran Allah, kasih setia-Nya, dan kemurahan-Nya kepada orang yang mengasihi dan menaati-Nya. Ia juga mengaku dosa, menyamakan dirinya dengan umat Israel yang telah berdosa dan memberontak terhadap Allah. Ia memohon ampun kepada Tuhan bagi raja-raja, pemimpin-pemimpin, dan seluruh umat Israel. Apakah kita memiliki kepedulian yang sama dengan Daniel? Apakah kita menyediakan waktu khusus untuk berdoa, mengaku dosa, dan memohon anugerah serta belas kasih Tuhan bagi sesama kita yang mengalami pergumulan hidup, para pemimpin, serta bangsa kita supaya pertobatan dan kebangkitan rohani terjadi? --Endang Budi Lestari. JANGAN HANYA BERDIAM. BERDOALAH KEPADA TUHAN SUPAYA PEMULIHAN TERJADI BAGI BANYAK ORANG.



Respon 2
SAAT TEDUH. Jumat, 21 Nov 2014. Berbohong. Mungkin ayahku akan meraba aku; maka nanti ia akan menyangka bahwa aku mau memperolok-olokkan dia; dengan demikian aku akan mendatangkan kutuk atas diriku dan bukan berkat. (Kejadian 27:12) Bayangkan Anda sedang dihadapkan pada situasi yang pelik. Seorang anggota keluarga sakit keras dan dalam kondisi koma. Ibunya sudah tua renta dan sakit jantung. Haruskah sang ibu diberi tahu, atau ia cukup dibohongi bahwa anaknya baik-baik saja? Kebanyakan orang akan memilih berbohong demi kebaikan daripada menanggung risiko tinggi. Ribka tahu persis berkat kesulungan dari Tuhan diperuntukkan bagi Yakub, anaknya yang bungsu, bukan bagi si sulung Esau (25:23). Namun, Ishak—suaminya yang sudah tua dan rabun—akan memberikan berkat itu kepada Esau (27:1-4). Ribka pun mengatur siasat. Ia meminta   Yakub   membohongi  ayahnya  dengan mengaku sebagai Esau dan menyodor-kan gulai kambing masakan Ribka demi mendapatkan berkat dari Ishak (ay. 5-29). 

Ketika Esau mengetahuinya, ia menangis dan mendendam pada Yakub. Sekalipun dilakukan demi kebaikan, kebohongan tetaplah dusta yang mengingkari kebenaran. Alasan utama orang melakukannya adalah karena ia tidak percaya atau kurang beriman bahwa Allah berdaulat penuh. Bahwa Tuhan sanggup me-wujudkan rencana-Nya sekalipun itu tampak mustahil bagi manusia. Relakah seseorang yang beriman tetap berpegang pada kebenaran dan tunduk pada kehendak Allah? Sekalipun ada kemungkinan ia akan menghadapi konsekuensi cukup berat dari keputusannya? Atau, ia akan menganggap “bohong putih” demi kebaikan itu normal, padahal ia hanya melakukannya demi menutupi kegalauan hati yang tidak berani berserah pada pemeliharaan Allah? DASAR “KEBOHONGAN DEMI KEBAIKAN”  ADALAH  HATI YANG KURANG PERCAYA SEPENUHNYA KEPA-DA ALLAH. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.


Respon 3
Kolose 1:9-12 adalah ekspresi ucapan syukur kita buat para PKS yang luar biasa dan anggota-anggota komsel untuk senantiasa diberi hikmat, berbuah, dikuatkan dan makin kuat, dan hadiah yang disediakan Tuhan buat setiap kita. Terima kasih Tuhan buat komsel, PKS dan anak-anak komsel, yang sudah mau bersama-sama belajar dan bertumbuh menjadi orang-orang kesukaannya Tuhan.

Respon 4
Rasa takut bisa datang dalam hidup kita, tetapi jangan biarkan rasa takut menguasai dan memimpin hidup kita. 2 Timotius 1:7, “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membang-kitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.”

JESUS BLESS





No comments:

Post a Comment